Tampak dalam gambar siswa-siswi SMP-SMA Advent Purwodadi dengan semangat dan antusias menyambut lewatnya orang nomor 1 Indonesia Presiden RI tepat pada puku 14.35 WIB. Selamat jalan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
Senin, 13 Oktober 2008
AKHIRNYA LEWAT JUGA.......
Tampak dalam gambar siswa-siswi SMP-SMA Advent Purwodadi dengan semangat dan antusias menyambut lewatnya orang nomor 1 Indonesia Presiden RI tepat pada puku 14.35 WIB. Selamat jalan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
CUAPEEEEEEK DEEH NUNGGU PRESIDEN RI LEWAT........
TERSENYUM............
Betapa indahnya kalau semua orang tersenyum, maka dunia dan sekitarnya tentunya akan suasana berbeda.
PELAJARAN TERSENYUM
Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah. Kelas terakhir yang saya ambil adalah sosiologi. Dosen kami adalah seorang yang sangat inspiratif dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhirnya diberi nama "Tersenyum". Seluruh mahasiswa diminta untuk pergi keluar dan tersenyum kepada tiga orang dan mendokumentasikan reaksi mereka.
Saya adalah seorang yang mudah bersahabat, selalu tersenyum pada setiap orang, dan menyapa "hallo". Saya pikir, tugas ini sangatlah mudah. Segera setelah menerima tugas itu, saya bersama suami dan anak bungsu saya pergi ke restoran McDonald's. Waktu itu pagi di bulan Maret yang sangat dingin dan kering.
Kami berdiri dalam antrian menunggu untuk dilayani. Tiba-tiba semua orang di sekitar kami menyingkir, bahkan suami saya ikut menyingkir. Saya tidak bergerak sama sekali. Suatu perasaan panik menguasai diri saya. Saya berbalik untuk melihat mengapa mereka semua menyingkir. Ketika itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang sangat menyengat. Tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma.
Ketika saya memandang laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri dekat dengan saya, ia "tersenyum". Matanya berwarna biru langit indah seakan berharap untuk dapat diterima. "Good day," katanya sambil menghitung beberapa koin yang telah ia kumpulkan. Lelaki yang kedua berdiri di belakang temannya. Tangan bergerak-gerak aneh. Saya menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita keterbelakangan mental. Sedangkan lelaki bermata biru adalah penolongnya. Saya menahan haru ketika berdiri di sana bersama mereka. Wanita muda di counter menanyai pesanan lelaki itu. Yang lalu dijawabnya, "Kopi saja, nona" karena hanya itulah yang mampu mereka beli. Asal tahu saja, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, kita harus membeli sesuatu. Ia hanya ingin menghangatkan badan.
Kemudian saya benar-benar merasakan desakan yang sedemikian kuat sehingga saya hampir saja merengkuh dan memeluk lelaki kecil bermata biru itu. Tetapi saya menyadari bahwa semua mata di restoran menatap saya, menilai semua tindakan saya. Saya tersenyum dan berkata pada wanita di belakang counter untuk memberikan pada saya dua paket makan pagi lagi dalam nampan terpisah.
Kemudian saya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu sebagai tempat istirahatnya. Saya meletakkan nampan itu di atas meja. Saya menyentuh tangan tangan dingin lelaki bermata biru itu. Ia melihat ke arah saya, dengan air mata berlinang ia berkata "Terima kasih."
Saya menepuk tangannya dan berkata, "Saya tidak melakukannya untukmu. Tuhan berada di sini bekerja melalui diriku untuk memberimu harapan." Saya mulai menangis ketika saya berjalan meninggalkannya dan bergabung dengan suami dan anak saya. Ketika saya duduk, suami saya tersenyum dan berkata, "Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan kamu kepadaku, Sayang. Untuk memberiku harapan." Kami saling berpegangan tangan. Saat itu kami tahu bahwa hanya karena rahmat-Nyalah kami dapat memberikan sesuatu pada orang lain. Hari itu, cahaya kasih Tuhan yang murni dan indah ditunjukkan pada saya.
--------
Saya kembali ke kampus, pada hari terakhir kuliah, dengan cerita ini di tangan. Saya menyerahkan "proyek" itu dan dosen membacanya. Kemudian ia memandang saya dan berkata, "Bolehkan saya membagikan ceritamu kepada yang lain?" Saya mengangguk perlahan. Kemudian ia meminta perhatian dari kelas. Ia mulai membaca dan saat itu saya tahu bahwa kami, sebagai manusia dan bagian dari Tuhan, membagikan pengalaman ini untuk menyembuhkan dan untuk disembuhkan.
Dengan caraku sendiri saya telah menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap jiwa yang menghadiri ruang kelas di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang pernah saya pelajari : "Penerimaan Tanpa Syarat". Banyak cinta dan kasih sayang yang dikirimkan kepada setiap orang yang mungkin membaca cerita ini dan mempelajari bagaimana untuk "Mencintai Sesama Dan Memanfaatkan Benda-Benda - Bukannya Mencintai Benda Dan Memanfaatkan Sesama."
SENYUM ITU BERKAT
Rp. 100.000 VS Rp.100
Duit seratus ketemu dengan duit seratus ribu, dan terjadilah percakapan di bawah ini.
Duit Seratus: Hai kawan, kemana saja sampeyan kok lama nggak ketemu?
Duit 100 ribu: Iya nih, gue akhir-akhir ini sibuk banget, jalan-jalan ke mal, luar negeri, nonton bola di Italia, ke kasino di Las Vegas, golf, dan besok saya mau ke Swiss diBank, enak-adem di ruang penyimpanan uang di sana ketemu teman-teman dari luar negeri.
"eh, lalu bagaimana dengan pengalaman kamu?" tanya duit 100 ribuan pada duit seratus.
"Yah, beginilah kalau jadi orang kecil, kamu tahu sendirilah.....parkir, tempat ibadah, parkir, tempat ibadah....."
Duit seratus ketemu dengan duit seratus ribu, dan terjadilah percakapan di bawah ini.
Duit Seratus: Hai kawan, kemana saja sampeyan kok lama nggak ketemu?
Duit 100 ribu: Iya nih, gue akhir-akhir ini sibuk banget, jalan-jalan ke mal, luar negeri, nonton bola di Italia, ke kasino di Las Vegas, golf, dan besok saya mau ke Swiss diBank, enak-adem di ruang penyimpanan uang di sana ketemu teman-teman dari luar negeri.
"eh, lalu bagaimana dengan pengalaman kamu?" tanya duit 100 ribuan pada duit seratus.
"Yah, beginilah kalau jadi orang kecil, kamu tahu sendirilah.....parkir, tempat ibadah, parkir, tempat ibadah....."
Fakta:
Tertawa diyakini dapat mempercepat proses penyembuhan. Atas dasar keyakinan itulah, kepada setiap dokter di Eropa dianjurkan untuk selalu menerima pasiennya dengan senyuman dan tertawa sehingga pasien pun dapat turut terhibur dan senang karenanya.
Tertawa diyakini dapat mempercepat proses penyembuhan. Atas dasar keyakinan itulah, kepada setiap dokter di Eropa dianjurkan untuk selalu menerima pasiennya dengan senyuman dan tertawa sehingga pasien pun dapat turut terhibur dan senang karenanya.
ILLUSTRASI
PENGAWAL-PENGAWAL PRIBADI
Salah satu gejala yang nampak jelas dalam dunia modern yang berkembang dengan pesat ini ialah timbulnya suatu pekerjaan atau profesi yang disebut: pengawal pribadi (bodu-guards), yang tugasnya ialah melindungi orang-oang tertentu dari segala bahaya yang mungkin menimpa. Umumnya para politikus, para jutawan atau orang-orang penting lainnya sangat membutuhkan jasa-jasa dari body-guards ini, karena pada saat ini ada begitu banyak bahaya yang dapat mengancam, entah berupa pembunuhan, perampokan, penculikan dan sebagainya. Sehubungan dengan ini ada sebuah cerita yang sungguh-sungguh terjadi di suatu negara di Timur tengah yaitu Yordania. Wasfi Tell adalah seorang negarawan yang sagat terkemuka di negara Yordania. Ia mendapat kepercayaan negara untuk duduk sebagai Perdana Menteri yang mengurus serta mengatur kelangsungan hidup negara Yordania yang sedang berkembang itu. Sesuai dengan kedudukannya yang penting itu, maka kehidupan sehari-hari dari negarawan Wasfi Tell tidak dapat dipisahkan dari para pengawal pribadi atau body-guards yang setiap saat menjaga keselamatan jiwanya daris etiap bahaya yang mungkin mengancam. Tugas body-guards ini cukup sulit, sebab kalau perlu mereka juga harus rela mempertaruhkan keselamatan jiwa mereka demi keselamatan orang yang dilindunginya. Pada suatu sore yang naas tanggal 28 opember 1971 terjadilah suatu hal yang sungguh di luar dugaan. Tatkala itu negarawan Wasfi Tell baru kembali dari suatu kunjungan di kota Cairo, dan baru saja beliau keluar dari mobil hendak masuk ke hotel Sheraton di mana beliau menginap. Tak lupa para body-guards juga siap sedia megnelilingi sang perdana menteri, dan jumlahnya tidak sedikit: ada 15 orang body-guards yang siap sedia menjaga keselamatan sang negarawan. Namun apakah yang trjadi ? Tiba-tiba terdengarlah serentetan tembakan-tembakan dan peluru berdesingan di sekitar negarawan Wasfi Tell. Seorang di antara 15 body-guards itu terkena tembakan dan yang paling menyedihkan, bapak perdana Menteri Wasfi Tell juga trkena tembakan sehingga akhirnya beliau meninggal dunia. 15 Orang body-guards ternyata tidak dapat menyelamatkan nyawa sang perdana menteri. Hal ini menunjukkan keterbatasan manusia; bukannya para body-guards itu lalai, tetapi para body-guards itu pun manusia biasa yang sangat terbatas kemampuan dan kecekatannya sehingga mereka tidak mampu mengatasi keadaan yang sangat tidak diduga-duga itu. Penjagaan, perlindungan atau pun pengawalan manusia belumlah dapat memberikan jaminan yang pasti bagi keselamatan jiwa seseorang, sebab manusia adalah makhluk yang terbatas. Tetapi alangkah indahnya apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yesus dalam Injil Matius 28:20 sebagai berikut; "ketahuilah olehmu, Aku ini beserta dengan kamu senantiasa sehingga pada kesudahan alam." Ini bukanlah janji dari manusia tetapi janji dari Tuhan Yesus sendiri, padahal Ibrani 13:8 menyatakan Tuhan Yesus tidak berubah baik dahulu sekarang sampai selama-lamanya. Body-guards manusia tidak dapat terus-menerus memberikan penyertaan serta perlindungan kepada orang yang mereka coba lindungi. Apakah para body-guards itu dapat memberikan penghiburan kepada hati yang sedang dirundung duka nestapa atau kegelisahan? Apakah mereka dapat memberikan damai serta ketentraman di dalam hati ? Tuhan Yesus bersedia memberikan penyertaanNya di dalam segala hal dalam hidup kita skalian. Pada waktu senang maupun pada waktu susah, Ia adalah Sahabat yang sejati, yang tidak pernah meninggalkan kita. Body-guards dapat saja meninggalkan seseorang hanya karena kurang puas akan honorarium yang diterimanya. Tetapi Tuhan Yesus telah menyatakan Aku tidak akan meninggalkan engkau melainkan menyertai engkau sampai kesudahan alam. Saudara, bukankah ini merupakan suatu janji serta penghiburan yang sangat indah? Alangkah berbahagianya jikalau saudara juga boleh mendapat penyertaan Tuhan yang seperti demikian ini.
Salah satu gejala yang nampak jelas dalam dunia modern yang berkembang dengan pesat ini ialah timbulnya suatu pekerjaan atau profesi yang disebut: pengawal pribadi (bodu-guards), yang tugasnya ialah melindungi orang-oang tertentu dari segala bahaya yang mungkin menimpa. Umumnya para politikus, para jutawan atau orang-orang penting lainnya sangat membutuhkan jasa-jasa dari body-guards ini, karena pada saat ini ada begitu banyak bahaya yang dapat mengancam, entah berupa pembunuhan, perampokan, penculikan dan sebagainya. Sehubungan dengan ini ada sebuah cerita yang sungguh-sungguh terjadi di suatu negara di Timur tengah yaitu Yordania. Wasfi Tell adalah seorang negarawan yang sagat terkemuka di negara Yordania. Ia mendapat kepercayaan negara untuk duduk sebagai Perdana Menteri yang mengurus serta mengatur kelangsungan hidup negara Yordania yang sedang berkembang itu. Sesuai dengan kedudukannya yang penting itu, maka kehidupan sehari-hari dari negarawan Wasfi Tell tidak dapat dipisahkan dari para pengawal pribadi atau body-guards yang setiap saat menjaga keselamatan jiwanya daris etiap bahaya yang mungkin mengancam. Tugas body-guards ini cukup sulit, sebab kalau perlu mereka juga harus rela mempertaruhkan keselamatan jiwa mereka demi keselamatan orang yang dilindunginya. Pada suatu sore yang naas tanggal 28 opember 1971 terjadilah suatu hal yang sungguh di luar dugaan. Tatkala itu negarawan Wasfi Tell baru kembali dari suatu kunjungan di kota Cairo, dan baru saja beliau keluar dari mobil hendak masuk ke hotel Sheraton di mana beliau menginap. Tak lupa para body-guards juga siap sedia megnelilingi sang perdana menteri, dan jumlahnya tidak sedikit: ada 15 orang body-guards yang siap sedia menjaga keselamatan sang negarawan. Namun apakah yang trjadi ? Tiba-tiba terdengarlah serentetan tembakan-tembakan dan peluru berdesingan di sekitar negarawan Wasfi Tell. Seorang di antara 15 body-guards itu terkena tembakan dan yang paling menyedihkan, bapak perdana Menteri Wasfi Tell juga trkena tembakan sehingga akhirnya beliau meninggal dunia. 15 Orang body-guards ternyata tidak dapat menyelamatkan nyawa sang perdana menteri. Hal ini menunjukkan keterbatasan manusia; bukannya para body-guards itu lalai, tetapi para body-guards itu pun manusia biasa yang sangat terbatas kemampuan dan kecekatannya sehingga mereka tidak mampu mengatasi keadaan yang sangat tidak diduga-duga itu. Penjagaan, perlindungan atau pun pengawalan manusia belumlah dapat memberikan jaminan yang pasti bagi keselamatan jiwa seseorang, sebab manusia adalah makhluk yang terbatas. Tetapi alangkah indahnya apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yesus dalam Injil Matius 28:20 sebagai berikut; "ketahuilah olehmu, Aku ini beserta dengan kamu senantiasa sehingga pada kesudahan alam." Ini bukanlah janji dari manusia tetapi janji dari Tuhan Yesus sendiri, padahal Ibrani 13:8 menyatakan Tuhan Yesus tidak berubah baik dahulu sekarang sampai selama-lamanya. Body-guards manusia tidak dapat terus-menerus memberikan penyertaan serta perlindungan kepada orang yang mereka coba lindungi. Apakah para body-guards itu dapat memberikan penghiburan kepada hati yang sedang dirundung duka nestapa atau kegelisahan? Apakah mereka dapat memberikan damai serta ketentraman di dalam hati ? Tuhan Yesus bersedia memberikan penyertaanNya di dalam segala hal dalam hidup kita skalian. Pada waktu senang maupun pada waktu susah, Ia adalah Sahabat yang sejati, yang tidak pernah meninggalkan kita. Body-guards dapat saja meninggalkan seseorang hanya karena kurang puas akan honorarium yang diterimanya. Tetapi Tuhan Yesus telah menyatakan Aku tidak akan meninggalkan engkau melainkan menyertai engkau sampai kesudahan alam. Saudara, bukankah ini merupakan suatu janji serta penghiburan yang sangat indah? Alangkah berbahagianya jikalau saudara juga boleh mendapat penyertaan Tuhan yang seperti demikian ini.
UPACARA BENDERA
Upacara Bendera pada tanggal 13 Oktober 2008 SLA Purwodadi dibuat secara berbeda disatukan di Sport Hall dan yang menyampaikan Amanat adalah Bapak Petrus Souisa Kepala SMA Advent Purwodadi yang menekankan untuk mencapai prestasi puncak pentingnya kita memiliki Passion yang luar biasa. Passion adalah dalam arti sederhana sebuah semangat yang besar disertai emosi yang kuat, sebuah hasrat yang membara atau burning desire, untuk memuwujudkan sesuatu tujuan. Temukan Passion dalam diri dengan memulai melihat didalam diri apa yang menjadi kesukaan yang akan kita wujudkan menjadi Passion. Pengkhotbah 9:10 mengatakan: "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, kemana engkau akan pergi."
Jumat, 10 Oktober 2008
SENYUM ITU BERKAT
CATATAN HARIAN ADAM DAN HAWA
ADAM:
Mahluk baru dengan rambut panjang ini sungguh menyusahkan. Selalu berkeliaran dan membuntutiku. Aku tak nyaman, aku tak biasa dikawani.
HAWA:
Sepanjang minggu aku membuntutinya di belakang dan mencoba berkenalan. Aku harus bicara sebab ia pemalu.......tapi aku tak peduli. Ia tampaknya senang melihatku di sekitarnya.
FAKTA:
Tahukah Anda ? Anak-anak bisa tertawa sekitar 300-400 kali dalam sehari. Bagaimana dengan orang dewasa ? Penelitian menunjukkan orang dewasa ternyata hanya bisa tertawa 15 kali sehari.
Mahluk baru dengan rambut panjang ini sungguh menyusahkan. Selalu berkeliaran dan membuntutiku. Aku tak nyaman, aku tak biasa dikawani.
HAWA:
Sepanjang minggu aku membuntutinya di belakang dan mencoba berkenalan. Aku harus bicara sebab ia pemalu.......tapi aku tak peduli. Ia tampaknya senang melihatku di sekitarnya.
FAKTA:
Tahukah Anda ? Anak-anak bisa tertawa sekitar 300-400 kali dalam sehari. Bagaimana dengan orang dewasa ? Penelitian menunjukkan orang dewasa ternyata hanya bisa tertawa 15 kali sehari.
RAHASIA ORANG-ORANG SUKSES.............
KERJAKANLAH SEGALANYA SECARA BERURUTAN
Seandainya anda ingin membuat sandwich, tentu anda akan mengerjakannya secara berurutan. Pertama seiris roti, lalu isinya dan bumbunya, baru irisan roti kedua. Takkan masuk akal kalau anda mengubah urutannya. Seandainyapun anda benar-benar suka mustard, anda takkan meletakkannya dulu di piring. Tetapi ketika kita mengejar sasaran-sasaran kita, kita lihat langkah-langkah yang ingin kita ambil dan terkadang berusaha melewati langkah-langkah yang kurang menarik. Tetapi mengacaukan urutan langkah itu ujung-ujungnya membuat frustrasi dan sia-sia. Capailah sasaran-sasaran Anda satu persatu, dan hargailah prosesnya sementara anda maju terus. Kalau tidak, anda takkan maju.
James McIntyre menyelidiki kecelakaan-kecelakaan pesawat. "Dalam suatu kecelakaan, anda lihat di mana segalanya berakhir, lalu anda telusuri kembali bagaimana segalanya dimulai."
McIntyre, yang dibesarkan dalam kemiskinan di Bronx, dididik untuk menjadi pilot di Angkatan Laut, kuliah, lalu berkarir sebagai pilot Angkatan Laut dan penerbangan-penerbangan komersil. Ia tidak suka sering-sering memikirkan masa kecilnya atau upayanya ke luar dari kemiskinan. "Dibesarkan di Fort Apache, saya bahkan tak dapat membayangkan kehidupan yang saya jalani ini. Saya harus hidup pada hari itu sebab saya tak melihat banyak di hari esok. angkatan laut mengeluarkan saya dari sana dan membiayai kuliah saya, tetapi sebelum saya dapat memikirkan masa depan, saya wajib melayani mereka selama bertahun-tahun. Kuncinya bagi saya adalah mengerjakan apa yang pandai saya kerjakan dan tidak menguatirkan apa yang akan datang berikutnya. Saya tahu bahwa seandainya saya sudah dididik dengan benar, saya akan siap seumur hidup saya."
Seandainya anda ingin membuat sandwich, tentu anda akan mengerjakannya secara berurutan. Pertama seiris roti, lalu isinya dan bumbunya, baru irisan roti kedua. Takkan masuk akal kalau anda mengubah urutannya. Seandainyapun anda benar-benar suka mustard, anda takkan meletakkannya dulu di piring. Tetapi ketika kita mengejar sasaran-sasaran kita, kita lihat langkah-langkah yang ingin kita ambil dan terkadang berusaha melewati langkah-langkah yang kurang menarik. Tetapi mengacaukan urutan langkah itu ujung-ujungnya membuat frustrasi dan sia-sia. Capailah sasaran-sasaran Anda satu persatu, dan hargailah prosesnya sementara anda maju terus. Kalau tidak, anda takkan maju.
James McIntyre menyelidiki kecelakaan-kecelakaan pesawat. "Dalam suatu kecelakaan, anda lihat di mana segalanya berakhir, lalu anda telusuri kembali bagaimana segalanya dimulai."
McIntyre, yang dibesarkan dalam kemiskinan di Bronx, dididik untuk menjadi pilot di Angkatan Laut, kuliah, lalu berkarir sebagai pilot Angkatan Laut dan penerbangan-penerbangan komersil. Ia tidak suka sering-sering memikirkan masa kecilnya atau upayanya ke luar dari kemiskinan. "Dibesarkan di Fort Apache, saya bahkan tak dapat membayangkan kehidupan yang saya jalani ini. Saya harus hidup pada hari itu sebab saya tak melihat banyak di hari esok. angkatan laut mengeluarkan saya dari sana dan membiayai kuliah saya, tetapi sebelum saya dapat memikirkan masa depan, saya wajib melayani mereka selama bertahun-tahun. Kuncinya bagi saya adalah mengerjakan apa yang pandai saya kerjakan dan tidak menguatirkan apa yang akan datang berikutnya. Saya tahu bahwa seandainya saya sudah dididik dengan benar, saya akan siap seumur hidup saya."
Kamis, 09 Oktober 2008
MOTIVASI

MENGUBAH DUNIA DENGAN BELAJAR
Oleh: Drs. Petrus Souisa, M.Ed.
Satu Quotation yang bisa dikutip dikatakan sebagai berikut: "Dengan belajar, anda bisa mengubah dunia !!! Dan Dunia yang paling dekat dengan Anda adalah dunia pandangan, pikiran dan hati Anda."
Oleh: Drs. Petrus Souisa, M.Ed.
Satu Quotation yang bisa dikutip dikatakan sebagai berikut: "Dengan belajar, anda bisa mengubah dunia !!! Dan Dunia yang paling dekat dengan Anda adalah dunia pandangan, pikiran dan hati Anda."
Percaya atau tidak bahwa kita semua dengan belajar dapat mengubah dunia !! Pada mulanya, saya juga tidak percaya bahwa kita bisa mengubah dunia, tetapi setelah mengalami belajar yang sesungguhnya, baik sukses maupun gagal, ternyata bisa juga percaya bahwa kita semua bisa mengubah dunia. Caranya yaitu dengan belajar ! belajar dan belajar !. Karena dengan belajar kita bisa mengubah dunia, dan dunia yang paling dekat dengat kita adalah dunia pandangan, pikiran dan hati kita semua.
Coba kita membayangkan berikut ini : Ada 3 remaja yang sedang berlibur dan duduk santai dipinggir danau, mereka menggunakan kacamata yang berbeda yaitu menggunakan kacamata hijau, biru dan kacamata hitam. Remaja yang menggunakan kacamatan hijau mengatakan: 'Wah indahnya danau yang hijau ini........" Sedangkan remaja yang menggunakan kacamata biru mengatakan kepada si kaca mata hijau: Buta kali matamu, danau biru begini kenapa kamu katakan hijau. Remaja yang menggunakan kacamata hitam, dengan wajah yang bingung mengatakan, "Kalian ini bagaimana, cuaca mendung begini kenapa dikatakan indah! kalian semua payah. Dari pernyataan ketiga remaja ini, atau cara pandang mereka kenapa berbeda pendapat ? Kenapa ada yang menyatakan danaunya berwarna biru, berwarna hijau, bahkan berwarna hitam. Karena mereka mengenakan kacamata yang berbeda. Mereka bisa saja ribut mempertahankan pendapatnya dan tidak ada yang paling benar. Tidak ada yang benar, karena melihat dari kacamata yang berbeda (cara memandangnya yang berbeda). Yang ingin saya garis bawahi adalah makna yang dapat kita ambil dari cara pandang yang berbeda adalah demikian halnya dengan belajar. Kalau kita memandang belajar dengan kacamata yang salah, entah itu hitam, biru, merah, atau samar-samar, maka kita akan memiliki arti atau pemahaman belajar yang terbatas. Oleh karena itu, kalau kita benar-benar berniat ingin belajar lebih baik, kita perlu awali dengan menyadari apakah kita melihat belajar sudah dari banyak sisi? Dan apakah kita sudah mengenakan kacamata yang benar untuk melihat bagaimana belajar yang baik? Sekiranya kita semua masih belum mengenakan kacamata yang benar dalam belajar, sepertinya kita perlu memakai kacamata baru untuk melihat lebih banyak sisi dari belajar, supaya bisa melihat belajar seindah warna aslinya.
Saya mengajar kita semua untuk melihat bagaimana belajar dengan menggunakan kacamata AMPUH. Apa itu kacamata Ampuh ?? Ampuh adalah sebuah akronim atau kata singkatan. Ampuh adalah ramuan dari beberapa nilai tentang belajar dalam pengertian tidak terbatas pada belajar di sekolah saja.
A hurup pertama dari kata ampuh adalah : Ambil Kesempatan. Kita perlu melihat dunia yang akan kita jalani sebagai suatu kesempatan yang harus kita manfaatkan, apabila kesempatan itu tidak kita ambil, maka akan menjadi kesempitan. M huruf kedua dari kata ampuh adalah: Mantapkan Motivasi maksudnya adalah kita perlu membekali diri dengan motivasi yang mantap, setiap langkah yang akan kita jalani adalah bagian dari sukses yang kita rencanakan dan membuat kita makin dewasa dalam berpikir dan bertindak.
P huruf ketiga dari kata Ampuh adalah Pelajari keterampilan. Modal lain yang tidak kalah pentingnya adalah keterampilan, yang dapat membuat kita lebih "AHLI" dengan menguasai keterampilan berpikir, keterampilan berpikir, keterampilan belajar dan terampil mengatur waktu. U huruf ke empat dari kacamata/ kata AMPUH adalah Usaha Optimal maksudnya adalah kita akan mengalami baik itu kegagalan dan kesuksesan; dan yang paling penting bukan tentang apa yang kita alami, melainkan yang paling penting adalah bagaimana kita menghadapi pengalaman tersebut; dimana kita butuh kunci-kunci untuk mengatasi baik itu kegagalan maupun keberhasilan.
H huruf ke lima dari Ampuh adalah Hidup seimbang. Kita tidak hanya harus memahami apa yang sudah kita yakini, akan tetapi perlu juga mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat. Salam tetap semangat.
Coba kita membayangkan berikut ini : Ada 3 remaja yang sedang berlibur dan duduk santai dipinggir danau, mereka menggunakan kacamata yang berbeda yaitu menggunakan kacamata hijau, biru dan kacamata hitam. Remaja yang menggunakan kacamatan hijau mengatakan: 'Wah indahnya danau yang hijau ini........" Sedangkan remaja yang menggunakan kacamata biru mengatakan kepada si kaca mata hijau: Buta kali matamu, danau biru begini kenapa kamu katakan hijau. Remaja yang menggunakan kacamata hitam, dengan wajah yang bingung mengatakan, "Kalian ini bagaimana, cuaca mendung begini kenapa dikatakan indah! kalian semua payah. Dari pernyataan ketiga remaja ini, atau cara pandang mereka kenapa berbeda pendapat ? Kenapa ada yang menyatakan danaunya berwarna biru, berwarna hijau, bahkan berwarna hitam. Karena mereka mengenakan kacamata yang berbeda. Mereka bisa saja ribut mempertahankan pendapatnya dan tidak ada yang paling benar. Tidak ada yang benar, karena melihat dari kacamata yang berbeda (cara memandangnya yang berbeda). Yang ingin saya garis bawahi adalah makna yang dapat kita ambil dari cara pandang yang berbeda adalah demikian halnya dengan belajar. Kalau kita memandang belajar dengan kacamata yang salah, entah itu hitam, biru, merah, atau samar-samar, maka kita akan memiliki arti atau pemahaman belajar yang terbatas. Oleh karena itu, kalau kita benar-benar berniat ingin belajar lebih baik, kita perlu awali dengan menyadari apakah kita melihat belajar sudah dari banyak sisi? Dan apakah kita sudah mengenakan kacamata yang benar untuk melihat bagaimana belajar yang baik? Sekiranya kita semua masih belum mengenakan kacamata yang benar dalam belajar, sepertinya kita perlu memakai kacamata baru untuk melihat lebih banyak sisi dari belajar, supaya bisa melihat belajar seindah warna aslinya.
Saya mengajar kita semua untuk melihat bagaimana belajar dengan menggunakan kacamata AMPUH. Apa itu kacamata Ampuh ?? Ampuh adalah sebuah akronim atau kata singkatan. Ampuh adalah ramuan dari beberapa nilai tentang belajar dalam pengertian tidak terbatas pada belajar di sekolah saja.
A hurup pertama dari kata ampuh adalah : Ambil Kesempatan. Kita perlu melihat dunia yang akan kita jalani sebagai suatu kesempatan yang harus kita manfaatkan, apabila kesempatan itu tidak kita ambil, maka akan menjadi kesempitan. M huruf kedua dari kata ampuh adalah: Mantapkan Motivasi maksudnya adalah kita perlu membekali diri dengan motivasi yang mantap, setiap langkah yang akan kita jalani adalah bagian dari sukses yang kita rencanakan dan membuat kita makin dewasa dalam berpikir dan bertindak.
P huruf ketiga dari kata Ampuh adalah Pelajari keterampilan. Modal lain yang tidak kalah pentingnya adalah keterampilan, yang dapat membuat kita lebih "AHLI" dengan menguasai keterampilan berpikir, keterampilan berpikir, keterampilan belajar dan terampil mengatur waktu. U huruf ke empat dari kacamata/ kata AMPUH adalah Usaha Optimal maksudnya adalah kita akan mengalami baik itu kegagalan dan kesuksesan; dan yang paling penting bukan tentang apa yang kita alami, melainkan yang paling penting adalah bagaimana kita menghadapi pengalaman tersebut; dimana kita butuh kunci-kunci untuk mengatasi baik itu kegagalan maupun keberhasilan.
H huruf ke lima dari Ampuh adalah Hidup seimbang. Kita tidak hanya harus memahami apa yang sudah kita yakini, akan tetapi perlu juga mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat. Salam tetap semangat.
SENYUM ITU BERKAT
NAMA KORBAN PERAMPOKAN
Mengira rumah sedang kosong, seorang pencuri masuk kedalamnya. Ternyata di dalam kamar ada pasangan suami-istri pemilik rumah itu.
"Siapa namamu?" ujar pencuri sambil mengacam si wanita.
"E-E-Elizabeth." ujarnya.
"Ini hari keberuntunganmu," katanya. "Saya tidak bisa menembak orang yang bernama Elizabeth karena itu adalah nama ibu saya tersayang." Dia menoleh ke arah sang suami. "Siapa namamu?"
"Nama saya Harry." Ujar si pria. "Tapi orang memanggil saya Elizabeth.
Mengira rumah sedang kosong, seorang pencuri masuk kedalamnya. Ternyata di dalam kamar ada pasangan suami-istri pemilik rumah itu.
"Siapa namamu?" ujar pencuri sambil mengacam si wanita.
"E-E-Elizabeth." ujarnya.
"Ini hari keberuntunganmu," katanya. "Saya tidak bisa menembak orang yang bernama Elizabeth karena itu adalah nama ibu saya tersayang." Dia menoleh ke arah sang suami. "Siapa namamu?"
"Nama saya Harry." Ujar si pria. "Tapi orang memanggil saya Elizabeth.
Fakta:
Rasa humor adalah kapasitas seseorang untuk menangkap, menghubungkan, dan menanggapi sebuah situasi dengan cara yang bersifat lebih lucu dan jenaka. Rasa humor bukanlah bakat bawaan sejak lahir, tetapi suatu keahlian yang bisa diperoleh melalui latihan. Tapi satu hal yang pasti, Tuhan sudah memberikan kepada semua orang potensi yang luar biasa untuk tertawa.
Rasa humor adalah kapasitas seseorang untuk menangkap, menghubungkan, dan menanggapi sebuah situasi dengan cara yang bersifat lebih lucu dan jenaka. Rasa humor bukanlah bakat bawaan sejak lahir, tetapi suatu keahlian yang bisa diperoleh melalui latihan. Tapi satu hal yang pasti, Tuhan sudah memberikan kepada semua orang potensi yang luar biasa untuk tertawa.
Spirit of CHANGE
BERUBAH AGAR BERUMUR PANJANG
James C. Collins & Jerry I. Porras mengatakan: "Proses evolusi mempunyai tenaga yang sangat besar untuk mendorong kemajuan. Itulah yang terjadi pada perusahaan-perusahaan visioner."
Perusahaan visioner berorientasi jangka sangat panjang (built to last), sehingga bagi mereka, evolusi merupakan keharusan . Mereka harus selalu meremajakan sel tubuhnya agar senantiasa muda, memiliki respons dan reaksi terhadap kompetisi. Meeka menjadi remaja kembali dalam usia ratusan tahun.
James C. Collins & Jerry I. Porras mengatakan: "Proses evolusi mempunyai tenaga yang sangat besar untuk mendorong kemajuan. Itulah yang terjadi pada perusahaan-perusahaan visioner."
Perusahaan visioner berorientasi jangka sangat panjang (built to last), sehingga bagi mereka, evolusi merupakan keharusan . Mereka harus selalu meremajakan sel tubuhnya agar senantiasa muda, memiliki respons dan reaksi terhadap kompetisi. Meeka menjadi remaja kembali dalam usia ratusan tahun.
Minggu, 05 Oktober 2008
PENGHARGAAN KEPADA PENGSIUNAN
Jumat, 03 Oktober 2008
Spirit of CHANGE
ERA BARU MEMERLUKAN ALAT BERSAING YANG BARU
John Naisbitt mengatakan : "Informasi merupakan kekuasaan."
Seorang serdadu dalam PErang Saudara di Amerika Serikat menggunakan bedil dan meriam untuk mengalahkan musuhnya. Mereka menunggang kuda untuk menopang mobilitasnya. Seorang serdadu dalam Perang Dunia kedua telah mengendarai truk dan kendaraan lapis baja. Mereka menggunakan senapan mesin dan radar. Sedangkan serdadu di Peang Teluk 1990 menggunakan peluru kendali dan bom pintar untuk menaklukkan lawannya. Setiap era melahirkan peralatan baru dan rules of the game yang baru. Kia hidup di era informasi sebagai senjata. Seperti halnya kekuasaan (sebagai alat yang bebas nilai), informasi juga bisa menjerumuskan kita. Tergantung pada bagaimana sikap dan cara kita terhadapnya.
John Naisbitt mengatakan : "Informasi merupakan kekuasaan."
Seorang serdadu dalam PErang Saudara di Amerika Serikat menggunakan bedil dan meriam untuk mengalahkan musuhnya. Mereka menunggang kuda untuk menopang mobilitasnya. Seorang serdadu dalam Perang Dunia kedua telah mengendarai truk dan kendaraan lapis baja. Mereka menggunakan senapan mesin dan radar. Sedangkan serdadu di Peang Teluk 1990 menggunakan peluru kendali dan bom pintar untuk menaklukkan lawannya. Setiap era melahirkan peralatan baru dan rules of the game yang baru. Kia hidup di era informasi sebagai senjata. Seperti halnya kekuasaan (sebagai alat yang bebas nilai), informasi juga bisa menjerumuskan kita. Tergantung pada bagaimana sikap dan cara kita terhadapnya.
MOTIVASI

PENGETAHUAN, KERJA KERAS DAN OFTIMIS
Oleh: Helena Elizabeth Souisa, M.Ed.
"Bahwa orang bisa berhasil bila memiliki 1% inspirasi (ide yang hebat) dan 99 % perspirasi (keringat alias kerja keras). " Thomas Alva Edison.
Mungkin masih ada diantara kita yang sedikit mengetahui mengenai keberhasilan hidup Thomas Alva Edison.
Majalah Life menyebutnya sebagai orang nomor satu dalam Millenium. Dia adalah penemu besar yang hidup sekitar seratus tahun yang lalu. Jumlah penemuannya sungguh luar biasa. Tepatnya, jumlah penemuan yang dipatenkan adalah 1.093. Dia menemukan bola lampu listrik, piringan hitam, gambar bergerak, dan banyak lagi yang lain. Dan salah satu yang ditekuni dengan kerja keras untuk jangka panjang dalam penemuannya adalah BATERE TIPE BARU. thomas Alva Edison melakukan percobaan dengan berbagai bahan kimia, logam dan desain. Pertama ia mencoba satu hal, kemudian yang lain. Beberfapa berfungsi lebih baik dan beberapa hasilnya lebih buruk. Untuk jangka waktu yang lama dia tidak mampu membuahkan hasil yang diperlukan. Seorang temannya pernah datang dan menyaksikan THomas
Alva Edison ketika sedang bekerja meneliti batere. Thomas Edison mengatakan pada temannya bahwa : Setelah sepuluh ribu percobaan dia masih belum puas. Saya belum gagal, saya baru menemukan sepuluh ribu jalan yang tidak berfungsi. Thomas Edison memandang setiap kegagalan usahanya bukan sebagai suatu kegagalan melainkan sebagai suatu sukses. Suatu sukses yang membawanya selangkah demi dekat pada sasaran terakhirnya. Ia memusatkan perhatiaannya pada sasaran yang ditujunya dan bersedia melakukan apa saja yang perlu, agar dapat meraihnya. Dan pada akhirnya dia berhasil.
Oleh: Helena Elizabeth Souisa, M.Ed.
"Bahwa orang bisa berhasil bila memiliki 1% inspirasi (ide yang hebat) dan 99 % perspirasi (keringat alias kerja keras). " Thomas Alva Edison.
Mungkin masih ada diantara kita yang sedikit mengetahui mengenai keberhasilan hidup Thomas Alva Edison.
Majalah Life menyebutnya sebagai orang nomor satu dalam Millenium. Dia adalah penemu besar yang hidup sekitar seratus tahun yang lalu. Jumlah penemuannya sungguh luar biasa. Tepatnya, jumlah penemuan yang dipatenkan adalah 1.093. Dia menemukan bola lampu listrik, piringan hitam, gambar bergerak, dan banyak lagi yang lain. Dan salah satu yang ditekuni dengan kerja keras untuk jangka panjang dalam penemuannya adalah BATERE TIPE BARU. thomas Alva Edison melakukan percobaan dengan berbagai bahan kimia, logam dan desain. Pertama ia mencoba satu hal, kemudian yang lain. Beberfapa berfungsi lebih baik dan beberapa hasilnya lebih buruk. Untuk jangka waktu yang lama dia tidak mampu membuahkan hasil yang diperlukan. Seorang temannya pernah datang dan menyaksikan THomas
Alva Edison ketika sedang bekerja meneliti batere. Thomas Edison mengatakan pada temannya bahwa : Setelah sepuluh ribu percobaan dia masih belum puas. Saya belum gagal, saya baru menemukan sepuluh ribu jalan yang tidak berfungsi. Thomas Edison memandang setiap kegagalan usahanya bukan sebagai suatu kegagalan melainkan sebagai suatu sukses. Suatu sukses yang membawanya selangkah demi dekat pada sasaran terakhirnya. Ia memusatkan perhatiaannya pada sasaran yang ditujunya dan bersedia melakukan apa saja yang perlu, agar dapat meraihnya. Dan pada akhirnya dia berhasil.
Pelajaran yang dapat kita ambil dari pengalaman hidup Thomas Alva Edison adalah:
1. Teman Thomas Alva Edison membuat kesalahan dengan mencampur adukkan percobaan/usaha yang belum selesai dengan kegagalan. Tetapi thomas Alva Edison mengetahui lebih baik kemampuan dirinya. Kita sering juga melakukan kesalahan serupa ketika kita mencampur adukkan usaha yang belum selesai dengan kegagalan. Tuhan tidak mengharapkan kita menjalani hidup ini tanpa kegagalan dan tidak ada salahnya kalau kita mengalami kegagalan. Kecuali kegagalan kita tanpa suatu usaha yang sungguh-sungguh.
2. Kebanyakan orang mengatakan kemapuan thomas Alva Edison adalah berkat kejeniusannya. Thomas Alva Edison bukanlah seorang jenius dalam arti yang dibayangkan banyak orang. Thomas Alva Edison adalah seorang yang Optimis, yang melihat yang terbaik dalam segalanya. Dan terbukti dalam usia belasan tahun, ia dapat membuat beberapa peralatan mesin cetak Telegrafis yang dijualnya seharga US $ 400.000. Pada usia 29 tahun, ia mendirikan Laboratorium Riset untuk industri dan dalam waktu 13 bulan, ia mencatatkan 400 macam penemuan.
3. Seseorang yang mempunyai pengetahuan yang diperlukan, ditambah dengan sikap optimis, maka rencana-rencananya akan lebih cepat dapat diwujudkan. Thomas Alva Edison ini katakan sebagai berkat kerja keras. Tidak akan ada keberhasilan tanpa kerja keras dan usaha yang sungguh-ungguh.
Untuk meraih suatu keberhasilan selain pengetahuan yang kita miliki, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh, kerja keras, merasa mampu/OPTIMIS dan membangun keberhasilan diatas ketekunan dan jangan pernah takut gagal. Salam sukses Selalu.
1. Teman Thomas Alva Edison membuat kesalahan dengan mencampur adukkan percobaan/usaha yang belum selesai dengan kegagalan. Tetapi thomas Alva Edison mengetahui lebih baik kemampuan dirinya. Kita sering juga melakukan kesalahan serupa ketika kita mencampur adukkan usaha yang belum selesai dengan kegagalan. Tuhan tidak mengharapkan kita menjalani hidup ini tanpa kegagalan dan tidak ada salahnya kalau kita mengalami kegagalan. Kecuali kegagalan kita tanpa suatu usaha yang sungguh-sungguh.
2. Kebanyakan orang mengatakan kemapuan thomas Alva Edison adalah berkat kejeniusannya. Thomas Alva Edison bukanlah seorang jenius dalam arti yang dibayangkan banyak orang. Thomas Alva Edison adalah seorang yang Optimis, yang melihat yang terbaik dalam segalanya. Dan terbukti dalam usia belasan tahun, ia dapat membuat beberapa peralatan mesin cetak Telegrafis yang dijualnya seharga US $ 400.000. Pada usia 29 tahun, ia mendirikan Laboratorium Riset untuk industri dan dalam waktu 13 bulan, ia mencatatkan 400 macam penemuan.
3. Seseorang yang mempunyai pengetahuan yang diperlukan, ditambah dengan sikap optimis, maka rencana-rencananya akan lebih cepat dapat diwujudkan. Thomas Alva Edison ini katakan sebagai berkat kerja keras. Tidak akan ada keberhasilan tanpa kerja keras dan usaha yang sungguh-ungguh.
Untuk meraih suatu keberhasilan selain pengetahuan yang kita miliki, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh, kerja keras, merasa mampu/OPTIMIS dan membangun keberhasilan diatas ketekunan dan jangan pernah takut gagal. Salam sukses Selalu.
TERTAWA ITU SEHAT
ANTARA JAKARTA - SYDNEY
Dalam sebuah perjalanan pesawat dari Jakarta ke Sydney, seorang pramugari ketika sedang melayani minuman secara tak sengaja menumpahkan air minum ke pangkuan seorang wanita Indonesia. Seorang pramugari lain (Chief Flight attendance's) membantu rekannya untuk mengatasi persoalan itu. Sang wanita dengan galaknya menghardik (dalam bahasa Inggris): "YOU DON'T FOLLOW MIX ! YOUR CHILDREN FRUIT STUPID DOESN'T PLAY !" Pramugari itu terperangah, tidak mengerti bahasa yang sedemikian ruwet itu. Tahukah Anda terjemahan bahasa Indonesianya? Terjemahannya adalah : "JANGAN IKUT CAMPUR! ANAK BUAHMU BODOHNYA BUKAN MAIN !"
Dalam sebuah perjalanan pesawat dari Jakarta ke Sydney, seorang pramugari ketika sedang melayani minuman secara tak sengaja menumpahkan air minum ke pangkuan seorang wanita Indonesia. Seorang pramugari lain (Chief Flight attendance's) membantu rekannya untuk mengatasi persoalan itu. Sang wanita dengan galaknya menghardik (dalam bahasa Inggris): "YOU DON'T FOLLOW MIX ! YOUR CHILDREN FRUIT STUPID DOESN'T PLAY !" Pramugari itu terperangah, tidak mengerti bahasa yang sedemikian ruwet itu. Tahukah Anda terjemahan bahasa Indonesianya? Terjemahannya adalah : "JANGAN IKUT CAMPUR! ANAK BUAHMU BODOHNYA BUKAN MAIN !"
FAKTA:
Setelah tertawa terbahak-bahak, tubuh akan benar-benar rileks. Bahkan, bila kita merentangkan kedua kaki ke sisi saat tertawa.
Tawa kita juga dapat meningkatkan OKSIDASI darah, sampai ke permukaan kulit. Setelah itu pipi jadi merona, berarti sel-sel kulit secara keseluruhan mendapatkan cukup makanan. Nggak percaya? TERTAWALAH !!!!!
Setelah tertawa terbahak-bahak, tubuh akan benar-benar rileks. Bahkan, bila kita merentangkan kedua kaki ke sisi saat tertawa.
Tawa kita juga dapat meningkatkan OKSIDASI darah, sampai ke permukaan kulit. Setelah itu pipi jadi merona, berarti sel-sel kulit secara keseluruhan mendapatkan cukup makanan. Nggak percaya? TERTAWALAH !!!!!
Rabu, 01 Oktober 2008
EKSTRAKURILER PADUAN SUARA
Spirit of CHANGE
TERLALU BANYAK INFORMASI DAPAT MENYEBABKAN STIMULASI BERLEBIHAN
Jack Welch mengatakan: "Jika Anda mempunyai gagasan baru setiap hari, Anda akan mati."
Jack Welch mengatakan: "Jika Anda mempunyai gagasan baru setiap hari, Anda akan mati."
Siapa si pecundang dalam dunia yang terus berubah ? Yakni mereka yang tidak melakukan apa-apa. Mereka mungkin saja tidak tahu apa-apa, sehingga tidak melakukan apa-apa. Namun Anda yang tahu terlalu banyak, mungkin juga terjerat problem yang sama, yaitu tidak berbuat apa-apa. Dalam skala tertentu, informasi amat berguna sebagai bekal bertindak, tetapi ketika kita enggan menyeleksinya, informasi akan menjadi tiran dalam jiwa kita. Kita tak bisa mengambil keputusan, justru ketika memiliki terlalu banyak informasi.
RENUNGAN ..........

"ON BECOMING A LEARNER"
(Menjadi manusia pembelajar)
Oleh: Drs. Petrus Souisa, M.Ed
"Janganlah merasa puas dengan mencapai satu derajat yang rendah......Tuhan telah memberikan kepada kita kuasa berpikir, bukan untuk dibiarkan menganggur saja......melainkan untuk disempurnakan setinggi-tingginya.......jangan engkau pernah berpikir bahwa engkau sudah belajar cukup......pikiran yang telah diusahakan itulah ukuran manusia. Pendidikanmu harus diteruskan sepanjang umur hidupmu, engkau harus belajar tiap-iap hari, serta menjalankan pengetahuan yang telah kau peroleh itu dalam hidupmu sehari-hari." Mrs. Ellen G. White, Amanat Kepada Orang Muda hal. 176.
(Menjadi manusia pembelajar)
Oleh: Drs. Petrus Souisa, M.Ed
"Janganlah merasa puas dengan mencapai satu derajat yang rendah......Tuhan telah memberikan kepada kita kuasa berpikir, bukan untuk dibiarkan menganggur saja......melainkan untuk disempurnakan setinggi-tingginya.......jangan engkau pernah berpikir bahwa engkau sudah belajar cukup......pikiran yang telah diusahakan itulah ukuran manusia. Pendidikanmu harus diteruskan sepanjang umur hidupmu, engkau harus belajar tiap-iap hari, serta menjalankan pengetahuan yang telah kau peroleh itu dalam hidupmu sehari-hari." Mrs. Ellen G. White, Amanat Kepada Orang Muda hal. 176.
Sejenak kita akan belajar dari seorang yang berhasil dalam hidupnya karena menghidupkan apa yang sudah ditulis oleh Mrs. Ellen G. White.
Apabila kita melihat gambaran pria kecil dengan kumis kecil, membawa tongkat, dan mengenakan celana baggy, sepatu besar yang aneh, dan topi. Kita langsung akan tahu bahwa itu adalah CHARLIE CHAPLIN. Dan boleh dikatakan semua orang banyak mengenalinya. Pada tahun 1910-an dan 1920-an, ia adalah orang yang paling terkenal. Bila kita melihat kepada selibriti zaman sekarang, satu-satunya orang yang sama terkenalnya dengan Charlie Chaplin hanyalah MICHAEL JORDAN. Dan untuk mengukur siapa yang lebih hebat, kita harus menunggu 75 tahun lagi untuk mengetahui seberapa baikkah semua orang mengingat Michael Jordan.
Pada waktu Charlie Chaplin lahir, tak seorangpun pernah menyangka bahwa ia akan menjadi tenar. Ia dilahirkan dalam kemiskinan sebagai putera dari pemusik Inggris, ketika masih kecil ia menemukan dirinya di jalanan dimana pada waktu itu ibunya dimasukkan ke-lembaga pemasyarakatan. Setelah Charlie Chaplin bertahun-tahun dirumah penampungan/yayasan yatim piatu, ia mulai bekerja di panggung untuk menunjang hidupnya. Di usia 17 tahun,charlieChaplin sudah menjadi aktor kawakan. Pada tahun 1914, di pertengahan usia dua puluhan, ia bekerja pada Mack Sennet di Key Stone Studios di Hollywood, dengan upah $ 150 per minggu. Selama tahun pertama dari bisnis film itu, ia membuat tiga puluh lima film sebagai aktor, penulis, dan sutradara. Semua orang segera mengakui talentanya, dan Charlie Chaplin semakin terkenal. Setahun kemudian, ia mendapatkan upah $ 1.250 per minggu. Lalu pada tahun 1918, ia melakukan sesuatu yang belum pernah didengar orang sebelumnya, di mana ia menandatangani kontrak senilai $ 1 juta yang pertama kalinya dalam industri hiburan.
Charlie Chaplin sudah kaya, ia sudah terkenal, dan ia menjadi pembuat film paling berkuasa du dunia - di usia yang baru dua puluh sembilan tahun. Charlie Chaplin sukses karena ia memiliki talenta besar dan dorongan yang luar biasa. Namun keberhasilan hidupnya didorong oleh sikap yang selalu mau belajar dan mau diajar. Ia terus berupaya untuk tumbuh, belajar, dan menyempurnakan aktingnya. Bahkan ketika ia sudah sangat populer serta mendapatkan bayaran tertinggipun, ia tidak puas dengan apa yang ia sudah miliki. Chalie Chaplin suatu kali pada waktu di wawancarai menjelaskan hasratnya dalam memperbaiki diri dia mengatakan sebagai berikut : "Jika sedang menonton salah satu film saya yang ditayangkan kepada hadirin, saya selalu memperhatikan apa yang tidak membuat mereka tertawa. Jika umpamanya beberapa hadirin tidak tertawa melihat akting yang saya maksudkan untuk melucu, saya langsung merobek-robek adegan tersebut dan berusaha menemukan apa yang keliru dengan gagasannya atau dalam pelaksanaannya. Jika saya mendengar tawa padahal sudatu adegan tidak saya maksudkan untuk melucu, saya akan bertanya kepada diri sendiri, mengapa orang tertawa menyaksikannya."
Hasrat untuk mau belajar terus menerus dan bertumbuh menjadikan Charlie Chaplin seorang sukses ekonomi, dan membawa tingkat kesempurnaan yang tinggi pada segala sesuatu yang ia lakukan.
Hari ini, banyak filmnya dianggap sebagai mahakarya, dan ia dihargai sebagai salah seorang pembuat film terbesar sepanjang zaman. Seandainya saja Charlie Chaplin menggantikan sikap mau belajarnya dan sikap mau diajarnya dengan kepuasan diri yang sombong ketika ia sukses, namanya akan disejajarkan dengan Ford Sterling atau Ben Turpin, bintang film bisu yang sudah dilupakan orang. Namun Chalie chaplin terus tumbuh dan belajar sebagai seorang aktor, sutradara, dan akhirnya eksekutif film.
Dari kisah keberhasilan hidup Charlie Chaplin kita dapat mengambil pelajaran:
* Bahwa untuk berhasil/sukses, kita menghadapi bahaya sikap berpuas diri dengan apa yang sudah kita capai.
* Untuk mencapai keberhasilan kita perlu bertumbuh terus. Pertumbuhan akan menentukan siapa kita yang sesungguhnya. siapa kita yang sesungguhnya akan menentukan siapa yang akan tertarik kepada kita.
Jadi jawabannya sangat sederhana, keberhasilan Charlie Chaplin adalah oleh karena ia mau belajar dan mau di ajar.
Kita belajar untuk hidup. Tetapi yang lebih penting lagi adalah bahwa kita hidup untuk belajar. Sebab kalau kita hanya belajar untuk hidup, maka apa bedanya kita dengan anak burung yang belajar terbang supaya bisa hidup. Arti belajar dan arti hidup akan menjadi dangkal. Oleh karena itu, kita perlu tahap berikutnya yaitu, hidup untuk belajar.
Titus 3:14 : "Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah."
Filipin 4:9,11 : "Dan apa yang kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Kukakatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah BELAJAR mencukupkan diri dalam segala keadaan."
Apapun yang menjadi potensi unik yang kita miliki, atau apapun yang menjadi panggilan hidup yang kita jalani, jangan lupa kita belajar untuk hidup dan yang lebih penting lagi adalah bahwa kita hidup untuk belajar --- on becoming a learner/menjadi manusia pembelajar. Salam tetap semangat !!!.
Apabila kita melihat gambaran pria kecil dengan kumis kecil, membawa tongkat, dan mengenakan celana baggy, sepatu besar yang aneh, dan topi. Kita langsung akan tahu bahwa itu adalah CHARLIE CHAPLIN. Dan boleh dikatakan semua orang banyak mengenalinya. Pada tahun 1910-an dan 1920-an, ia adalah orang yang paling terkenal. Bila kita melihat kepada selibriti zaman sekarang, satu-satunya orang yang sama terkenalnya dengan Charlie Chaplin hanyalah MICHAEL JORDAN. Dan untuk mengukur siapa yang lebih hebat, kita harus menunggu 75 tahun lagi untuk mengetahui seberapa baikkah semua orang mengingat Michael Jordan.
Pada waktu Charlie Chaplin lahir, tak seorangpun pernah menyangka bahwa ia akan menjadi tenar. Ia dilahirkan dalam kemiskinan sebagai putera dari pemusik Inggris, ketika masih kecil ia menemukan dirinya di jalanan dimana pada waktu itu ibunya dimasukkan ke-lembaga pemasyarakatan. Setelah Charlie Chaplin bertahun-tahun dirumah penampungan/yayasan yatim piatu, ia mulai bekerja di panggung untuk menunjang hidupnya. Di usia 17 tahun,charlieChaplin sudah menjadi aktor kawakan. Pada tahun 1914, di pertengahan usia dua puluhan, ia bekerja pada Mack Sennet di Key Stone Studios di Hollywood, dengan upah $ 150 per minggu. Selama tahun pertama dari bisnis film itu, ia membuat tiga puluh lima film sebagai aktor, penulis, dan sutradara. Semua orang segera mengakui talentanya, dan Charlie Chaplin semakin terkenal. Setahun kemudian, ia mendapatkan upah $ 1.250 per minggu. Lalu pada tahun 1918, ia melakukan sesuatu yang belum pernah didengar orang sebelumnya, di mana ia menandatangani kontrak senilai $ 1 juta yang pertama kalinya dalam industri hiburan.
Charlie Chaplin sudah kaya, ia sudah terkenal, dan ia menjadi pembuat film paling berkuasa du dunia - di usia yang baru dua puluh sembilan tahun. Charlie Chaplin sukses karena ia memiliki talenta besar dan dorongan yang luar biasa. Namun keberhasilan hidupnya didorong oleh sikap yang selalu mau belajar dan mau diajar. Ia terus berupaya untuk tumbuh, belajar, dan menyempurnakan aktingnya. Bahkan ketika ia sudah sangat populer serta mendapatkan bayaran tertinggipun, ia tidak puas dengan apa yang ia sudah miliki. Chalie Chaplin suatu kali pada waktu di wawancarai menjelaskan hasratnya dalam memperbaiki diri dia mengatakan sebagai berikut : "Jika sedang menonton salah satu film saya yang ditayangkan kepada hadirin, saya selalu memperhatikan apa yang tidak membuat mereka tertawa. Jika umpamanya beberapa hadirin tidak tertawa melihat akting yang saya maksudkan untuk melucu, saya langsung merobek-robek adegan tersebut dan berusaha menemukan apa yang keliru dengan gagasannya atau dalam pelaksanaannya. Jika saya mendengar tawa padahal sudatu adegan tidak saya maksudkan untuk melucu, saya akan bertanya kepada diri sendiri, mengapa orang tertawa menyaksikannya."
Hasrat untuk mau belajar terus menerus dan bertumbuh menjadikan Charlie Chaplin seorang sukses ekonomi, dan membawa tingkat kesempurnaan yang tinggi pada segala sesuatu yang ia lakukan.
Hari ini, banyak filmnya dianggap sebagai mahakarya, dan ia dihargai sebagai salah seorang pembuat film terbesar sepanjang zaman. Seandainya saja Charlie Chaplin menggantikan sikap mau belajarnya dan sikap mau diajarnya dengan kepuasan diri yang sombong ketika ia sukses, namanya akan disejajarkan dengan Ford Sterling atau Ben Turpin, bintang film bisu yang sudah dilupakan orang. Namun Chalie chaplin terus tumbuh dan belajar sebagai seorang aktor, sutradara, dan akhirnya eksekutif film.
Dari kisah keberhasilan hidup Charlie Chaplin kita dapat mengambil pelajaran:
* Bahwa untuk berhasil/sukses, kita menghadapi bahaya sikap berpuas diri dengan apa yang sudah kita capai.
* Untuk mencapai keberhasilan kita perlu bertumbuh terus. Pertumbuhan akan menentukan siapa kita yang sesungguhnya. siapa kita yang sesungguhnya akan menentukan siapa yang akan tertarik kepada kita.
Jadi jawabannya sangat sederhana, keberhasilan Charlie Chaplin adalah oleh karena ia mau belajar dan mau di ajar.
Kita belajar untuk hidup. Tetapi yang lebih penting lagi adalah bahwa kita hidup untuk belajar. Sebab kalau kita hanya belajar untuk hidup, maka apa bedanya kita dengan anak burung yang belajar terbang supaya bisa hidup. Arti belajar dan arti hidup akan menjadi dangkal. Oleh karena itu, kita perlu tahap berikutnya yaitu, hidup untuk belajar.
Titus 3:14 : "Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah."
Filipin 4:9,11 : "Dan apa yang kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Kukakatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah BELAJAR mencukupkan diri dalam segala keadaan."
Apapun yang menjadi potensi unik yang kita miliki, atau apapun yang menjadi panggilan hidup yang kita jalani, jangan lupa kita belajar untuk hidup dan yang lebih penting lagi adalah bahwa kita hidup untuk belajar --- on becoming a learner/menjadi manusia pembelajar. Salam tetap semangat !!!.
EKSTRAKURIKULER SENI TARI
Langganan:
Postingan (Atom)



