Jumat, 01 Februari 2008

Dengarkan mereka bicara



SEEKOR CAPUNG YANG TINGGI HATI


Suatu sore di tepi hutan, sekawanan gajah sedang berkumpul sambil menikmati makan sorenya. Dan seekor gajah muda kesulitan meraih daun yang berada di atas dahan yang sedikit lebih tinggi daripada tinggi tubuhnya. Maka dengan kesulitannya gajah muda itu berdiri di atas dua kaki belakangnya. Tetapi meski begitu ia tetap tidak berhasil meraihnya juga. Belalainya tidak cukup panjang untuk menggapai. Sementara itu seekor capung sedari tadi berseliweran terbang melintas-lintas sambil menertawakan perangai si gajah muda itu.

"Hai, Gajah muda, biar tubuhmu besar tetapi rupanya kamu termasuk hewan yang bodoh, ya? Masa, cuma mau meraih daun setinggi itu pun kamu tidak bisa. Heheh........, apa gunanya punya tubuh besar tetapi tolol."

Mendengar ejekan itu panaslah telinga si gajah muda. Tetapi ia tidak menggubrisnya. Melainkan hanya mengibas-ngibaskan telinganya yang lebar itu. Sementara si capung terus terbang mengitarinya sambil berceloteh.

"Hai, Gajah Muda. Lihatlah aku. Tanpa susah payah pun aku dapat terbang setinggi yang kukehendaki. Lihatlah ini." seru capung sambil memperlihatkan kemahirannya mengangkasa. Tetapi di luar kesadarannya, sesungguhnya seekor burung alap-alap sedang mengincarnya sejak tadi pula. Maka begitu capung melepaskan diri dari kerumunan kawanannya, ia segera disambar. Hup ! Kena, dan sirna. Tinggal bulu-bulu sayapnya saja yang tersisa. Jatuh meluruh ke tanah di dekat kaki si gajah. Sambil mendesah si Gajah Muda mendongak ke atas. Gumamnya, "Rupanya di atas yang paling tinggi pun masih ada yang lebih tinggi. Di atas yang paling pintar juga masih ada yang lebih pintas."


Ada satu nasihat bijak dari Bahasa Jawa: "Aja dumeh" (Jangan berlagak). Maka berusahalah menjadi pintar, tetapi yakinlah: selalu masih banyak orang yang lebih pintar daripada kamu. Maka lebih bijak dan terpuji jika kita berendah hati."

"Akhir suatu hal lebih baik daripada awalnya. Panjang sabar lebih baik daripada tinggi hati. Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh." (Pengkhotbah 7:8-9).

Ketawa itu sehat



AKAL-UKIL YANG OKOL


Sudahkah anda mengenal Pak Pawiraokol ? Mudah-mudahan saja belum supaya kelak anda kena tipuannya. Pak Pawiraokol adalah seorang pedagang senjata tajam yang cukup berakal licik. Di samping itu ia sangat ukil (kreatif), dan sering okol-okolan (asal-asalan) dalam membuat sesuatu. Setiap hari ia menjajakan barang dagangannya yang berupa pisau dapur, golok, cangkul, arit, dan yang sejenisnya. Ia berkeliling dari kampung ke kampung, dari desa ke desa, dan dari pasar ke pasar, sambil menawarkan dagangan dengan bahasa khasnya yang canggih dan komunikatif komersial.

"Tuan-tuan dan nyonya-nyoya, sobuga ritkok sali!"serunya. "Piso seribu tiga, arit bengkok bisa kembali. Ayo nyonyanya bapak, bapaknya nyoya, sobuga ritkok sali!"

Tentu saja banyak orang yang tertarik untuk membelinya. Tetapi setiap kali para pembeli menggunakan barang produksi Pak Pawiraokol, meeka selalu kecewa.

Seperti biasa, Pak Pawiraokol selalu dikerumuni oleh banyak orang. Tetapi kali ini kerumunan banyak orang itu tidak akan membeli dagangannya. Mereka akan memprotes karena telah ditipu dan dirugikan. "Hei, Pak!" seru salah seorang pemrotes sambil memperlihatkan arit yang bengkok milip leher bebek kurang darah. "Bagaimana ini, arit yang baruj saya beli dua hari yang lalu kok sudah tidak bisa dipergunakan. Hayo, tukar lagi!"

"Ya nggak boleh to, Mas," sahut Pak Pawiraokol. "Kok nggak boleh! Kemarin sampeyan (kamu) kan bilang kalau arit ini bengkok bisa dikembalikan."

"Mana, coba kemarikan aritnya," sahut Pak Pawiraokol kalem. "Sini saya kasih contoh mbetulinnya." Lalu Pak Pawiraokol membetulkan arit itu dengan memukul-mukulkannya ke kotak dagangan, kemudian ditekak-tekuknya arit itu dengan tangan.

"Nah, beres kan!" serunya kemudian. "Oooo.......," jawab pemrotes itu melongo. Dan beberapa belas menit kemudian Pak Pawiraokol sudah berpindah tempat di.........kantor polisi!


Pekerjaan yang paling enteng dan menyenangkan adalah berbohong dan menipu......selama belum ketahuan !


"Betapa liciknya hati, lebih licik daripada segala sesuatu.........Aku, Tuhan yang menyelidiki hati, yang menguji batin untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya." Yeremia 17:9-10

Artikel



MENJADI MANUSIA PEMBELAJAR

Oleh : Drs. Petrus Souisa, M.Ed.

Mrs. Ellen G. White menulis didalam Amanat kepada orang muda hal 176 :”Janganlah merasa puas dengan mencapai satu derajat yang rendah……Tuhan telah memberikan kepada kita kuasa berpikir, bukan untuk dibiarkan menganggur saja…..melainkan untuk disempurnakan setinggi-tingginya……jangan engkau pernah berpikir bahwa engkau sudah belajar cukup…..Pikiran yang telah diusahakan itulah ukuran manusia. Pendidikanmu harus diteruskan sepanjang umur hidupmu, engkau harus belajar tiap-tiap hari, serta menjalankan pengetahuan yang telah kau peroleh itu dalam hidupmu sehari-hari.”

Kita simak baik-baik apa yang dikatakan Mrs. Ellen G. White bahwa pendidikan/belajar adalah pekerjaan seumur hidup. Perlu belajar tiap-tiap hari dan mempraktekkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini kita akan belajar dari seorang yang berhasil dalam hidupnya , apa yang ia pelajari juga dipraktekkan dalam hidupnya.
Apabila kita melihat gambaran pria kecil dengan kumis kecil, membawa tongkat, dan mengenakan celana baggy, sepatu besar yang aneh, dan topi. Kita langsung akan tahu bahwa itu adalah Carlie Chaplin. Dan boleh dikatakan semua orang banyak mengenalinya. Pada tahun 1910-an dan 1920-an, ia adalah orang yang paling terkenal. Pada waktu Charlie Chaplin lahir, tak seorangpun pernah menyangka bahwa ia akan menjadi tenar. Ia dilahirkan dalam kemiskinan sebagai putera dari pemusik Inggris, ketika masih kecil ia menemukan dirinya di jalanan dimana pada waktu itu ibunya di masukkan kelembaga pemasyarakatan. Charlie Chaplin setelah bertahun-tahun di rumah penampungan/serta Yayasan yatim piatu, ia mulai bekerja di panggung untuk menunjang hidupnya. Di usia 17 tahun, Charlie Chaplin sudah menjadi aktor kawakan. Pada tahun 1914, di pertengahan usia dua puluhan, ia bekerja pada Mack Sennet di Key Stone Studios di Hollywood, dengan upah 105 dollar per minggu. Selama tahun pertama dari bisnis film itu, ia membuat tiga puluh lima film sebagai aktor, penulis, dan sutradara. Semua orang segera mengakui talentanya, dan Charlie Chaplin semakin terkenal. Setahun kemudian, ia mendapatkan upah 1.250 dollar per minggu. Lalu pada tahun 1918, ia melakukan sesuatu yang belum pernah di dengar orang sebelumnya, dimana ia menandatangi kontrak senilai 1 juta dollar yang pertama kalinya dalam industri hiburan. Ia sudah kaya, ia sudah terkenal, dan ia menjadi pembuat film paling berkuasa di dunia diusia yang baru dua puluh sembilan tahun. Charlie Chaplin sukses karena ia memiliki talenta besar dan dorongan yang luar biasa. Namun keberhasilan hidupnya didorong oleh sikap yang selalu mau belajar dan mau diajar. Ia terus berupaya untuk tumbuh, belajar, dan menyempurnakan aktingnya. Bahkan ketika ia sudah sangat populer serta mendapatkan bayaran tertinggipu, ia tidak puas dengan apa yang ia sudah miliki. Charlie Chaplin suatu kali pada waktu di wawancarai menjelaskan hasratnya dalam memperbaiki diri....dia katakan sebagai berikut:”Jika sedang menonton salah satu film saya yang ditayangkan kepada hadirin, saya selalu memperhatikan apa yang tidak membuat mereka tertawa. Jika,umpamanya beberapa hadirin tidak tertawa melihat akting yang saya maksudkan untuk melucu, saya langsung merobek-robek adegan tersebut dan berusaha menemukan apa yang keliru dengan gagasannya atau dalam pelaksanaannya. Jika saya mendengar tawa padahal suatu adegan tidak saya maksudkan untuk melucu, saya akan bertanya kepada diri sendiri, mengapa orang tertawa menyaksikannya.”

Hasrat untuk tumbuh menjadikan Charlie Chaplin sukses secara ekonomi, dan membawa tingkat kesempurnaan yang tinggi pada segala sesuatu yang ia lakukan. Di zaman itu, karya Charlie Chaplin dianggap sebagai hiburan yang mengagumkan. Dan dengan berjalannya waktu, ia di kenal sebagai jenius komik. Hari ini, banyak filmnya di anggap sebagai mahakarya, dan ia dihargai sebagai salah seorang pembuat film trbesar sepanjang zaman. Seandainya Charlie Chaplin menggantikan sikap mau belajarnya dan sikap mau di ajarnya dengan kepuasan diri yang sombong ketika ia sukses namanya akan disejajarkan dengan Ford Sterling atau Benturpin, bintang Film bisu yang sudah dilupakan orang. Namun Charlie Chaplin terus tumbuh dan belajar sebagai seorang aktor, sutradara, dan akhirnya eksekutif film. Ketika ia belajar dari pengalaman bahwa para pembuat film di tentukan nasibnya oleh studio serta distributor, ia mulai membentuk organisasinya sendiri yaitu United artists bersama dengan Douglas Fairbank, Mary Pickford, dan D.W. Griffith. Perusahaan film ini masih beroperasi hingga sekarang. Dari kisah keberhasilan hidup Charlie Chaplin kita dapat mengambil pelajaran:
Bahwa untuk berhasil/sukses, kita menghadapi bahaya sikap berpuas diri dengan apa yang sudah kita capai.
Untuk mencapai keberhasilan kita perlu bertumbuh terus. Pertumbuhan akan menentukan siapa kita yang sesungguhnya. Siapa kita yang sesungguhnya akan menentukan siapa yang akan tertarik kepada kita. Dan siapa yang tertarik kepada kita akan menentukan sukses/keberhasilan kita. Jadi jawabannya sederhana, keberhasilan Charlie Chaplin adalah oleh karena ia mau belajar dan mau di ajar.
Kita belajar untuk hidup. Tetapi yang lebih penting lagi adalah bahwa kita hidup untuk belajar. Sebab kalau kita hanya belajar untuk hidup, maka apa bedanya kita dengan anak burung yang belajar terbang supaya bisa hidup. Arti belajar dan arti hidup akan menjadi dangkal. Oleh karena itu, kita perlu tahap berikutnya yaitu hidup untuk belajar.
Sikap mau belajar dan mau di ajar tidak lepas membuat kekeliruan. Lupakan kekeliruan-kekeliruan itu, namun ingatlah selalu pelajaran apa yang kia peroleh darinya. Dan jangan lupa kita belajar untuk hidup dan yang lebih penting lagi adalah bahwa kita hidup untuk belajar ...on becoming a learner (menjadi manusia pembelajar). Tuhan memberkati. Success is my right.

Selasa, 22 Januari 2008

Spirit of CHANGE

PEPATAH KUNO VIETNAM
"Kerbau yang terlalu terlambat mencapai lubang air harus minum dari air yang keruh."
Perubahan dapat ditandai dengan adanya berbagai momentum yang datang dan pergi silih berganti. Setiap momentum membawa peluang. Setiap peluang membawa kesempatan bagi setiap orang untuk mendahului yang lain. Jika Anda tidak mampu mendahului pesaing, maka anda hanya akan mendapatkan sisanya, yaitu air yang keruh.

Kata-kata Penghibur






SOME BODY CARES






Somebody cares and always will,


The World forgets but God loves you still,


You cannot go beyond His love


No matter what you're guilty of.


For God forgives until the end,


He is your faithful, loyal Friend,


And though you try to hide your face


There is no shelter any place


That can escape His watchful eye,


For on the earth and in the sky


He's ever present and always there


To take you in His tender care


And bind the wounds and mend the breaks


When all the world around forsakes


Somebody cares and loves you still


And God is the Someone who always will






TUHAN MENYAYANGIMU






Seseorang selalu menyayangimu,


Dunia boleh lupa, namun Tuhan mengasihimu,


Engkau tidak dapat menhindar dari kasihNya


Tidak perduli berapa besar dosamu


Karena Tuhan selalu mengampunimu,


Ia adalah temanmu yang setia dan dapat dipercaya,


Walaupun kamu mencoba bersembunyi daripadaNya


Tidak ada pelindungan di manapun


Yang dapat menyembunyikanmu dari mataNya yang jeli,


Karena di dunia dan di surga


Ia selalu ada dan selalu siap


Untuk menyayangi kita semua


Dan membebat semua luka dan memperbaiki semua keretakan


Ketika seluruh dunia agaknya telah meninggalkan kita


Seseorang mengasihi dan menyayangimu selalu


Dan Tuhan-lah Seseorang itu

Artikel



VISI LEWAT MATA BARU


Drs. Petrus Souisa, M.Ed

Helena Souisa, M.Ed


William Jennings Bryan, seorang negarawan, ahli Pidato dan Pembaharu amerika (1860-1925) mengatakan: "Mimpi, cita-cita atau Visi bukanlah persoalan kebetulan belaka, itu adalah persoalan pilihan, itu bukan satu hal untuk ditunggu, itu adalah satu hal untuk dicapai."


Di antara sekian banyak teori tentang mimpi, ada yang menyebutkan bahwa Mimpi adalah percikan-percikan Pulsa otak kita yang saling memancar tak terkendali. Persis semburan energi acak.

Teori ini memperlihatkan bahwa ketidak teraturan itulah yang membebaskan pola pikir kita, yang biasanya terkotak-kotak. Sehingga dalam mimpi, fantasi apapun diizinkan untuk muncul. Itu sebabnya, mimpi juga memiliki arti lain. Misalnya cita-cita atau Visi.

Untuk lebih jelas pemahaman kita mengenai pentingnya Mimpi, cita-cita atau Visi ini, kita ambil sebuah contoh : Diceritakan penemuan patung garuda terbesar di dunia, yang dipahat utuh dari sebatang pohon, juga berawal dari sebuah mimpi.

Pada tahun 1981, Made Ade, pemahat kondang di Bali, dalam mimpinya diberi Visi tentang patung garuda yang besar. Dan pucuk dicita pada tahun 1985 Made Ade dikirimi sebatang pohon Trembesi dari Madura. Usianya ratusan tahun, beratnya 8 ton dan ia kemudian ingat pada mimpinya dulu. Dari pohon inilah ia akhirnya menciptakan patung Garuda terbesar di dunia yang posisinya sedang menari dan sangat anggun. Tinggi patung ini tak tanggung-tanggung 4,25 meter. Lebarnya 3,50 meter, tebalnya 2 meter lebih. Karena begitu beratnya kayu Trembesi ini, Made Ade terpaksa memahatnya dalam keadaan terbaring. Pada tahun 1988, Made Ade berhasil mewujudkan mimpi dan juga karya agungnya. Patung Garuda terbesar di dunia yang dipahat utuh dari sebatang pohon. Namun sangat disayangkan, karya agung Made Ade ini tidak mendapat sambutan semestinya. Aneh tapi nyata, banyak tohoh dari pengusaha kaya hingga menteri yang pernah melihatnya, justru tidak menghargai karya agung ini. Patung garuda ini justru tidak laku di jual, karena ukurannya yang kelewat besar. Dan Adeline Yen Mah pemnulis buku Warthing the tree menulis dan mengatakan sebagai berikut: "It has been said that the act of discovery lies not in seeking new Views but in Finding new eyes."

Karena tidak laku dijual, akhirnya selama 12 tahun patung garuda terbesar di dunia ini harus tergolek ditanah. Ia terlantar di hantam cuaca dan rayap. Baru pada tahun 2000 patung ini ditemukan lewat "Mata Baru" sebagaimana dikatakan Adeline Yen Mah ..... pada bulan Oktober tahun 2000 Anhar Setyadibrata, pemilik Hotel Tugu Bali berkunjung ke Desa Pakudui di Gianjar Bali yang terkenal masyarakatnya sebagai pembuat patung garuda. Sore itu Anhar Setyadibrata mencari patung Garuda untuk di tempatkan di Restoran Tugu Malang Jawa Timur yang baru. Seluruh Studio pematung di Desa Pakudui telah ditelusurinya, namun tidak ada satu pun patung garuda yang ditaksirnya. Dan ketika matahari mulai surut, Anhar Setyadibrata tiba di studio pematung terkenal yaitu Made Ade. Entah kenapa, Anhar ditempat ini hatinya berdesir kencang. Dibantu oleh lampu senter, akhirnya Anhar menemukan patung garuda terbesar di dunia yang kebetulan selama 12 tahun terlantar terbaring ditanah.

Lewat "Mata Baru" Anhar, patung garuda ini diselamatkan dan di berdirikan untuk pertama kalinya. Dan kalau kebettulan mengunjungi HOTEL TUGU BALI, kita bisa menyaksikan Sang Garuda yang sedang menari di Bali Agung.

Made Ade sebagai pemahat memiliki mimpi, cita-cita atau Visi besar untuk membuat patung garuda terbesar di dunia. Namun, Visi agungnya gagal di mengerti banyak orang. BArulah ketika Anhar Setyadibrata pemilik Hotel Tugu Bali datang dengan "Mata Barunya" maka cita-cita atau Visi besar Made Ade baru menjadi kenyataan.

Dari contoh cerita ini dapat kita ambil satu pelajaran: Di dalam meraih suatu keberhasilan, keadaannnya juga mirip. Disadari atau tidak sejak masa kanak-kanak kita semua mempunyai Mimpi, cita-cita atau Visi. Semasa sekolah di taman kanak-kanak, kita sering ditanya ibu guru atau bapa guru apa yang menjadi cita-citamu ? Dengan cepat kita menjawab ingin menjadi dokter, Presiden, tentara, hakim dan sebagainya. Apakah ucapan dimasa kecil itu menjadi kenyataan dan sesuai dengan keadaan sekarang ? Hampir sebagian menyimpang dengan keadaan sekarang ? Hampir sebagian besar menyimpang artinya ucapan itu sekedar buah bibir yang tak terencana secara matang. Dan pada umumnya cita-cita hidup yang serius muncul ketika seseorang duduk dibangku Sekolah Menengah Atas. Tetapi kadang-kadang cita-cita itu pun menjadi keluar dari garis yang sudah ditentukan.

Kami ingin kita melihat kembali dengan Mata yang baru cita-cita atau mimpi yang sudah kita miliki, yang sudah kita rencanakan dari sejak kecil. Dengan mata yang baru kita menumbuh kembangkan apa yang kita cita-citakan. Dan perlu diingat bahwa tidak pernah ada sesuatu "yang terjadi dengan sendiriny". Kalau kita tidak tahu apa yang kita inginkan dalam hidup ini dan memiliki tekad untuk mendapatkannya, maka kita akan terpaksa harus menerima sisa-sisa yang ditinggalkan oleh orang lain yang mengetahui kemana mereka pergi dan memiliki rencana untuk sampai pada apa yang mereka cita-citakan. Mudah-mudahan kuasa Tuhan menolong masing-masing kita menumbuh kembangkan mimpi, cita-cita kita yaitu melihat dengan mata yang baru. Tuhan memberkati. Success is my right.

Rabu, 16 Januari 2008

DENGARKAN MEREKA BICARA




MONYET DAN BURUNG PIPIT


Adalah seekor monyet bersarang di atas sarang burung pipit. Suatu soreyang mendung, induk burung pipit kebingungan mencari anak-anaknya yang sejak tadi pada sibuk bermain jauh dari sarangnya. Memang sekarang sudah menjelang petang serta angin bertiup dengan kencang, maka dipanggil-panggilnyalah anak-anaknya supaya segera pulang ke sarang.

"Ipit, ucrit, ciyit, klinyit dan uwit-uwit, .... dimana kalian ?" Panggil induk burung pipit itu. "Ayo cepatlah pulang. Sekarang hari hampir gelap dan mungkin langit akan segera mendung. Pulanglah, Nak." Tetapi teriakan induk burung-burung kecil itu justru dilecehkan oleh monyet muda yang dengan jumawanya bergelantungan di dahan pohon kenari yang paling tinggi.

"Hahaha......., cuma angin kayak begini saja kamu sudah ketakutan. Induk Pipit. Lihatlah, aku sama sekali tidak terusik oleh angin ribut sekalipun." ejeknya. "Tapi entahlah, mungkin saja karena kamunya dasar makhluk penakut, sih."

Tetapi induk burung pipit itu tidak memasukkan semua lecehan monyet itu ke dalam hati. Karena yang diingatnya, ia harus buru-buru mendapatkan kelima anaknya itu agar pulang kembali ke sarang dan diam dengan tenang di dalamnya. Benar saja, setelah ia berjerih payah, akhirnya dapat dikumpulkannya kelima anaknya itu. Sebentar kemudian langit pun benar-benar menjadi gelap dan mungkin akan segera turun hujan yang lebat.

Di dalam sarang, mereka saling berpelukan untuk menghangatkan tubuh serta membesarkan hati. Karena burung-burung kecil itu makin takut dengan angin yang kencang dan begemuruh. Tetapi sebaliknya si monyet seperti tidak mengacuhkan cuaca buruk di antara mereka. "Lihatlah, Burung Pipit. Dengan tangan dan kakiku, dan ekorku, aku dapat kalem-kalem saja, meski angin seperti badai sekalipun. Heheheh, aku memang hebat kok." kata monyet semakin jumawa saja. Menjelang malam, mendung di langit pun tidak jadi turun sebagai hujan. Dan badai pun telah berubah menjadi angin yang sejuk, bertiup sepoi-sepoi. anak-anak burung kembali terbangun dan berusaha keluar dari sarang, tetapi induknya melarang. "Jangan, anakku. Tidak baik bermain-main di luar, di waktu hari menjelang malam begini." Mereka menurut dan masuk kembali ke bawah sayap induknya. Tetapi sebaliknya monyet justru semakin jumawa. Katanya, "Penakut amat kamu ini, Induk Pipit. Ketika angin kencang kamu ketakutan. Sekarang waktu angin menjadi semilir, kaularang anak-anakmu keluar rumah pula. Mau jadi apa anak-anakmu besok."

Tetapi induk burung pipit itu tetap diam saja tidak membalas. Memang demikianlah, angin yang bertiup sepoi-sepoimakin sejuk saja terasakan. Membuat semua mata jadi cepat mengantuk. Tetapi tak lama kemudian para burung pipit menjadi sangat terkejut, mendengar suara benda berat terjatuh dari puncak pohon disertai jeritan yang panjang.

"Aaaaa......." Bum!! Ternyata monyet trjatuh menghempas tanah. Ia mengantuk dan terlena oleh tiupan angin lembut itu. Lalai, kemudian trjatuh ke tanah!

Fatal ! Si monyet trluka parah.


MAKNA CERITA :

Waspadalah trhadap peristiwa yang mengguncangkan jiwa, tetapi juga jangan terlena oleh sesuatu yang menyejukkan. Karena kedua-duanya sama-sama akan dapat membuat kita terjatuh.

"Sebab itu siapkanlah akan budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu pernyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu." 1 Petrus 1:13-14.

Selasa, 15 Januari 2008

Artikel


PENTINGNYA DISIPLIN


Oleh: Drs. Petrus Souisa,MEd.

Helena Souisa M.Ed





Buku Pendidikan yang ditulis oleh Hamba Tuhan Mrs. Ellen G. White mengenai DISIPLIN dalam halaman 223 dan 229 dikatakan sebagai berikut: "Di seberang disiplin rumah tangga dan sekolah, semua orang harus menemui disiplin hidup yang keras. Bagaimana menemui hal ini dengan bijaksana merupakan suatu pelajaran yang harus dijelaskan kepada tiap-tiap anak dan orang muda. Salah satu dari pelajaran pertama yang perlu dipelajari seorang anak ialah pelajaran PENURUTAN. Dan tujuan disiplin ialah mendidik anak untuk mengatur diri sendiri. Ia harus diajar percaya diri dan mengendalikan diri.


Di lingkungan pendidikan kata disiplin sering salah dimengerti oleh baik siswa, guru, orang tua, dan masyarakat pada umumnya. Pengertian yang salah timbul oleh karena disiplin itu disamakan dengan hukuman atau paksaan. Tindakan mendisiplin disamakan dengan tindakan menghukum siswa yang melanggar peraturan atau memaksa siswa supaya menurut.


DR.A. Simorangkir memberikan definisi dari Disiplin sebagai berikut: "Di lingkungan pendidikan mendisiplin berarti suatu usaha memimpin seseorang untuk dapat mengendalikan pemikiran, perasaan, dan tindakannya menuju kepada pencapaian hidup yang sehat, cerdas,trampil, makmur, dan bahagia bagi dirinya sendiri. Pengendalian diri itu timbul dan berkembang atas kemauan dan usaha orang itu sendiri.


Jadi apa yang dikatakan oleh DR. A. Simorangkir selaras dengan apa yang sudah ditulis oleh Mrs. Ellen G. White dalam buku Pendidikan....... bahwa disiplin merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan.


Hendaknya dibedakan antara disiplin dengan paksaan, sekalipun bisa saja agar kia bisa berdisiplin diri harus disertai paksaan terlebih dahulu.


Kami tidak ingin memperdebatkan antara disiplin dengan paksaan, namun setiap orang yang melihat disiplin sebagai sesuatu yang merepotkan dapat ditafsirkan telah menghilangkan makna kehidupan yang sebenarnya.


Dimana sebenarnya disiplin dibuat agar hidup penuh keteraturan. Dan hanya orang-orang yang menganggap disiplin tidak lebih dari paksaan yang akhirnya akan gagal mencapai tujuan hidup. Ia tidak akan pernah mencapai puncak prestasi, karena setiap tindakan yang ia lakukan disertai banyak persungutan dan ketidak ikhlasan.


Kalau boleh dikatakan, disiplin lebih tepat dikatakan sebagai pemandu kehidupan. Ketiadaan disiplin sama artinya dengan tidak adanya panduan yang hendak membawa hidup ini paeda satu tujuan tertentu.


Perlu disimak dan dingat, kesuksesan tidak akan pernah datang apabila dalam melintasi jalan yang harus dilalui kia tidak menjalankan disiplin yang baik. Karena disiplin berfungsi sebagai panduan, sudah seharusnya kita tidak melihat disiplin sebagai perintang dalam mencapai sukses. Jangan pernah direpotkan dengan disiplin kalau ingin sukses. Disiplin jangan dianggap sebagai beban yang sarat/penuh dengan rasa keterpaksaan. Dan rasa terpaksa selamanya tidak akan membawa hasil yang maksimal. Kalau kita melakukan sesuatu dengan terpaksa dan dengan tidak dengan hati yang ikhlas maka potensi yang Tuhan sudah karuniakan dalam hidup kita dalam meraih sukses bagaimanapun tidak akan pernah keluar secara maksimal. Oleh sebab itu, coba kita perhatikan dan kita teliti, adakah orang yang sukses dengan disiplin yang rendah ? Jawabnya tentu tidak ada. Sebagian besar orang justru mengatakan ANTARA DISIPLIN DENGAN KESUKSESAN adalah SANGAT DEKAT SEKALI, yang membatasi hanyalah NASIB.


Mari kita hayati makna disiplin ini, dan mudah-mudahan kita tidak membuat pilihan yang salah tetapi sebaliknya menjadikan disiplin sebagai suatu pilihan untuk mencapai hidup yang sehat, cerdas,trampil,makmur dan bahagia. Tuhan memberkati. Success is my right.

Illustrasi



PENGAKUAN YANG MENOLONG


Pada waktu Napoleon berkuasa di negara Perancis, lebih dari satu abad yang lalu, ada seorang atheis yang bernama Charlie yang ditangkap oleh karena suatu tuduhan bahwa ia telah memfitnah seseorang. Keadaan di dalam penjara itu sangat mengecilkan hati si charlie ini dan kerjanya sehari-harian di dalam selnya tak lain adalah menggerutu dan menyesali nasibnya saja. Hal ini ditambah pula dengan keadaan sel di mana ia ditahan; sel itu sudah sangat lama usianya dan dinding-dindingnya sangat lembab sehingga kalau malam datang terasa sangat dindin. Dengan penuh kejengkelan si Charlie yang atheis ini menuliskan suatu kalimat pada dinding selnya yang lembab itu : TIDAK ADA ALLAH. Tiap-tiap hari berkali-kali Charlie membaca tulisannya itu dan ia mencoba untuk merenungkannya. Ia ingin meresapkan sampai ke hati sanubari yang trdalam bahwa Allah itu benar-benar tidak ada. Tidak berapa lama kemudian terjadilah sesuatu yang sungguh di luar dugaan Charlie. Pada dinding sel yang lembab dan kotor itu tampak sebuah tunas yang kecil. Meskipun kecil tetapi nampaknya tunas itu akan terus bertumbuh, dan Charlie menjadi sangat gembira dan berniat untuk merawat tunas itu sebaik-baiknya. Bertumbuhlah tunas itu menjadi sekuntum bunga yang menarik hati. Sekarang pada dinding yang lembab itu terdapat dua hal yang kontras: Tulisan Charlie TIDAK ADA ALLAH di satu pihak dan sekuntum bunga yang segar di lain pihak. Hal ini mau tidak mau membuat Charlie banyak berpikir. Ia melihat dua hal yang kontras itu dan setiap kali Charlie memandangi bunga yang indah itu, bunga itu seolah-olah mengatakan: "Lihatlah keindahanku.........aku ini ada yang menciptakan........"Charlie sangat sayang akan bunga ini yang merupakan hiburan satu-satunya baginya yang harus mendekam di sel yang kotor dan gelap itu. Akhirnya setelah lama merenungkan tentang bunga itu, charlie sampai pada satu kesimpulan yang tegas bahwa sebenarnya allah itu ada, yaitu Allah yang menciptakan bunga yang indah itu dan juga yang menciptakan dirinya sendiri. Bertitik tolak dari pemikirannya yang baru itu, Charlie lalu menghapus tulisan TIDAK yang pernah ia tuliskan beberapa waktu yang lalu di dinding penjara itu. Kini yang tertinggal ialah tulisan : ADA ALLAH.

Pada suatu hari penjara itu mendapat kunjungan keluarga pejabat tinggi pemerintah yang ingin meninjau keadaan di dalam penjara tersebut. Ketika mereka melihat sel-sel yang terdapat dalam penjara ini, nyonya pejabat tinggi tersebut tertarik kepada Charlie dan bunga yang sedang dirawat olehnya. Nyonya itu bertanya kepada kepala penjara mengapa Charlie ditangkap dan dipenjarakan. Kepala penjara memberikan keterangan yang menyatakan bahwa Charlie ditangkap karena fitnah dan sebagainya. Selesailah perkunjungan keluarga pejabat tinggi itu, dan kehidupan di penjara itu kembali seperti biasa.

Tak lama kemudian nyonya pejabat itu berbincang-bincang serta beramah tamah dengan Josephine, istri dari Napoleon, dan ia menceritakan tentang keanehan yang dilihatnya di penjara: Seorang tawanan yang sayang pada sekuntum bunga. Ternyata hal ini begitu memikat hati Josephine sehingga ia menceritakan hal ini kepada suaminya Napoleon. Josephine berkata:"Seorang yang begitu mengasihi sekuntum bunga tentunya tidak sampai hati untuk memfitnah manusia yang nilainya lebih dari bunga. Mungkin tuduhan fitnah atas diri Charlie itu sebenarnya tidak berdasar.........." Napoleon juga sangat tertarik hatinya, sehingga ia memerintahkan agar diadakan pemeriksaan yang teliti dan akhirnya Charlie dibebaskan dari penjara dan juga dibebaskan dari segala macam tuduhan yang pernah dilontarkan kepadanya.

Ketika Charlie keluar dari penjara, ia menjadi seorang yang lain sama sekali sebab ia percaya sekarang bahwa Allah itu ada dan Allah bersedia menolong orang yang berharap kepadanya. Itulah juga yang berulang-ulang ditekankan di dalam berita Alkitab. Mazmur 121 berkata, "Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, penjagamu tidak akan terlelap. Tuhanlah penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan.Ia akan menjaga nyawamu dari sekarang sampai selama-lamanya." (ayat2-8).

Bukankah sangat indah jikalau kita boleh mendapat pemeliharaan yang seperti itu dari Tuhan sendiri? Itulah kepercayaan orang-orang beriman kepada Tuhan mereka, dan kiranya hal ini juga boleh menggugah hati saudara untuk memandang kepada Tuhan sebagai sumber Hidup dan Perlindungan yang sejati.

Rabu, 09 Januari 2008

Cerita Bijak



SAHABAT


Pada suatu hari dua orang sahabat sepakat untuk mengadakan perjalanan jauh bersama-sama. Mereka sahabat karib yang telah mengenal satu sama lain bertahun-tahun. Yang satu berjanji kepada yang lain, "Aku akan mendampingimu dalam kesulitan dan kegembiraan. Apa pun yang terjadi aku tetap bersamamu lebih-lebih dalam kesulitan di perjalanan."

Teman yang kedua, yang sedikit lemah dan penakut sangat senang mendengar janji itu. Mereka kemudian bepergian bersama-sama. Dalam perjalanan itu mereka harus melewati sebuah hutan lebat. Karena janji itu, teman yang lemah tidak takut. akan tetapi, sesudah setengah perjalanan tiba-tiba muncul dari kejauhan seekor beruang besar. Segera teman yang kuat itu memanjat sebatang pohon untuk menyelamatkan diri, meninggalkan temannya pada nasibnya. Teman yang lemah tidak dapat mengikuti apa yang dilakukan oleh teman yang kuat. Disaat panik itu tiba-tiba muncul gagasannya. Dia segera berbaring di tanah pura-pura mati. Dia menutup matanya rapat-rapat dan tidak berani bernafas. Teman yang di atas pohon mengamati beruang mendekati sahabatnya. Beruang melangkah ke tempat orang itu berbaring, brjalan mengelilinginya, berhenti sesaat dekat telinganya, dan dengan tenang pergi menghilang. Dengan rasa lega teman yang berada di pohon turun, sementara yang satunya duduk. "Aku mengamati beruang itu tampaknya membisikkan sesuatu kepadamu," kata teman yang lebih kuat. "Ya beruang itu berbisik begitu bodohnya aku mempercayai engkau," jawab orang itu dengan sikap dingin.

Ujian terhadap suatu janji terletak dalam pemenuhan janji itu.

Selasa, 08 Januari 2008

Senyum itu berkat





Setelah mencari-cari tempat parkir selama 20 menit, seorang pengemudi mobil nekad memarkir mobilnya ditempat dilarang parkir. Pengemudi ini kemudian menulis pada sebuah kertas dan diselipkan di kaca mobilnya berbunyi : Karena saya sudah berkeliling di tempat ini selama 20 menit dan tidak dapat tempat parkir juga, maka saya terpaksa parkir ditempat ini dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.

Setelah pegemudi itu kembali pada mobilnya, ia dapatkan surat tanda tilang (bukti pelanggaran), dan ada tulisan dari petugas kepolisian berbunyi: Karena saya sudah brkeliling di tempat ini selama 20 tahun dan menindak setiap pengemudi yang tidak disiplin, maka terpaksa Saudara tetap kami tilang dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.

Kata-kata Penghibur




NEVER DESPAIR GOD'S ALWAYS THERE !


In sickness or health,

In suffering or pain,

In storm-laden skies,

In sunshine and rain

God always is there

To lighten your way

And lead you through darkness

To a much brighter day


But know that the Lord has set apart the godly for himself; the Lord hears when I call to him. Psalm 4:3


JANGAN PUTUS ASA TUHAN SELALU SIAP MEMBANTUMU !


Pada saat kita sakit atau sehat,

Dalam penderitaan atau kesakitan,

Bila awan hitam memenuhi langit,

matahari bersinar atau hujan deras

Tuhan selalu ada

Untuk menyinari jalan kita

Dan membawa kita melalui kegelapan

Menuju cahaya terang!


Ketahuilah, bahwa Tuhan telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya; Tuhan mendengarkan apabila aku berseru kepada-Nya. Mazmur 4:4

Artikel




RENCANA-RENCANA YANG BAIK


Daniel Burnham pakar perencanaan yang hidup dalam abad 19 di Chicago mengatakan: "Jangan membuat rencana/sasaran kecil-kecil;rencana/sasaran-sasaran kecil itu tidak mempunyai daya ajaib yang akan menggelorakan darah anda untuk bertindak. Susunlah rencana/sasaran-sasaran yang besar, arahkanlah pada hal-hal yang hebat dalam pekerjaan dan pengharapan."


Kelihatannya masih ada sebagaian kecil/sebagian besar diantara kita belum memiliki tujuan atau sasaran yang pasti, tepat dan jelas atau tidak menyadari pentingnya membuat suatu tujuan, belum mempunyai sasaran dan sasaran yang dibuat masih kabur.

Menyusun sasaran, memang bukanlah suatu pekerjaan yang mudah kita buat. Memnyusun sasaran menuntut keinginan yang cukup besar, menuntut keteguhan hati untuk duduk dan menyelesaikan satu demi satu apa yang kita harapkan untuk dilakukan. Menyusun sasaran juga membuatuhkan keyakinan yang tulus akan kemampuan kita untuk mencapainya. Memang sulit membuat sasaran/tujuan,namun untuk meraih sukses kita harus mempunyai tujuan/menyusun sasaran.

Dikatakan bahwa orang yang hidup tanpa tujuan seperti kapal tanpa kemudi, akan terkatung-katung dan tidak menuju suatu tempat dan pada akhirnya akan terdampar di pantai keputusasaan,kekalahan dan kesedihan.

Orang yang tidak punya sasaran atau tujuan adalah sama sulitnya mencapai tujuan yang tidak kita miliki, seperti kembali dari tempat yang belum pernah kita kunjungi.

Perlu dipikirkan......mengapa untuk menjadi sukses dalam hidup begitu penting kita harus memiliki sasaran-sasaran ?

Salah satu contoh pentingnya kita menyusun sasaran dalam meraih keberhasilan adalah kisah JOHN GODDARD yang pernah di kemukakan dalam majalah Life pada tahun 1972.

Sewaktu John Goddard berusia 15 tahun, Goddard pernah mendengar neneknya berkata, "Seandainya saja saya telah melakukan lebih banyak hal pada waktu masih muda."

John Goddard berniat bahwa ia tidak akan menjadi tua dan mengatakan hal yang sama, karena menyesali segala "SEANDAINYA SAJA" dalam hidupnya. Oleh karena itu, John Goddard duduk dan menentukan apa yang ingin dicapainya. Ia menulis secara mendetail 127 sasaran tertentu. Ia mendaftar 10 sungai yang akan diarunginya dan 17 gunung yang akan didakinya. Ia ingin mengunjungi setiap negara di dunia, ingin mengemudikan sebuah pesawat terbang, ingin menelusuri perjalanan-perjalanan Marcopolo, mengendarai kuda di dalam parade Pasadena Rpse Bowl, dan menjadi seorang dokter. John Goddard juga ingin membaca injil dan seluruh karya Plato, seluruh karya Aristoteles, Charles Dickens, Shakespeare, Winston Churchil dan selusin pengarang klasik lainnya. John Goddard juga ingin menyelam dalam sebuah kapal selam, memainkan seruling dan biola, menjadi Pandu, pergi menjalankan misi gereja, menikah dan mempunyai anak, dan membaca seluruh Encyclopedia Britanica. Ia menghafalkan seluruh daftarnya dan dapat mengulanginya kalau di minta.

Pada tahun 1972, pada usia 47 tahun, John Goddard telah melaksanakan 103 diantara 127 sasarannya. Ia membina seluruh kehidupannya di sekitar menyusun dan mencapai sasaran-sasarannya, dan berkeliling dunia memberi ceramah mengenai petualangannya serta pencapaian-pencapaiannya.

Dari kisah kehidupan John Goddar, kita dapat menarik satu pelajaran pentingnya kita membuat sasaran/tujuan yang hendak kita capai dalam hidup.

Banyak rencana-rencana kita gagal, karena rencana-rencana yang kita buat tidak mempunyai sasaran yang pasti,tepat dan jelas.

John Goddard memberikan beberapa anjuran menyusun sasaran yang harus diikuti untuk mencapai sasaran yang penting :



  1. Tentukanlah sebuah sasaran utama yang menantang dan penting bagi anda, sasaran yang dapat diukur dengan cara tertentu. Membuat sasaran yang dapat anda lakukan.


  2. Tentukanlah tanggal yang tepat dimana kita ingin mencapai sasaran itu.


  3. Tentukan dan jajagi berbagai macam pilihan yang secara sendiri-sendiri atau bersama-sama akan memungkinkan kita dapat mencapai sasaran yang sudah kita buat.


  4. Rumuskan suatu rencana tindakan yang terperinci yang sudah kita tentukan untuk kita ikuti, dengan menyebutkan secara terperinci tindakan-tindakan mana yang akan kita ambil.


  5. Menyusun sebuah daftar hambatan-hambatan besar yang harus kita atasi dalam usaha-usaha untuk mencapai sasaran.


  6. Dan menyusun sebuah daftar manfaat-manfaat penting yang akan kia terima kalau kita dapat menyelesaikan sasaran itu tepat pada waktunya.

Pentingnya memiliki sasaran, kalau kita membayangkan sasaran-sasaran yang besar, secara otomatis kita akan mengharapkan hasil-hasil yang besar dan yang perlu diingat adalah besarnya sasaran akan ditentukan oleh besarnya keinginan dan keyakinan kita. Orang yang bertekad untuk meraih keberhasilan dalam hidup harus memulai dari mana dia berada, memanfaatkan, menggunakan semua terbaik yang dia miliki dan dapatkan apa yang kita sudah rencanakan. Selamat berencana dan selamat Tahun baru 2008. Tuhan memberkati.



Salam, success is my right


Drs. Petrus Souisa, M.Ed

Spirit of CHANGE

TIGA PASANG MATA UNTUK MELIHAT PERUBAHAN
Henry David Thoureau mengatakan: "Banyak hal yang tidak terlihat, walaupun hal itu berada pada jangkauan pandangan kita, karena hal itu tidak berada dalam jangkauan intelektual kita."
Agar bisa melihat perubahan, kita perlu tiga pasang mata. Perubahan sulit dilihat secara fisik, tetapi bisa kita rasakan. Perubahan sulit dijabarkan secara verbal, tapi bisa kita rasakan. Mata hati dan mata pikiran merupakan teropong perubahan yang efektif. Berikutnya adalah kejujuran diri. Jika kita cukup jujur, kita semua ingin perubahan. Jika kita tak cukup, kita selalu terdorong untuk mempertahankan status quo.

Kamis, 20 Desember 2007

INFORMASI LIBURAN


Tentu menyenangkan berlibur akhir tahun pada momen natal dan tahun baru kali ini. Diinformasikan bahwa sejak 7 Januari 2008, kegiatan belajar mengajar telah dimulai. Nantikan agenda OSIS yang lain pada semester mendatang:
1. Festival band pelajar
2. Valentine day
3. Nonton bareng NAGABONAR JADI 2
4. dan banyak lagi...
Ingat, pastikan kita bertemu pada 7 Januari 2008! Kerinduan yang tak tertahankan untuk SLAPUR tercinta... Salam hangat dan hormat kepada orangtua serta keluarga kita di kampung masing-masing. Semoga di tahun yang baru, Allah melimpahkan berkat-Nya.

We luv u SLAPUR...

Kamis, 13 Desember 2007

Puisi




SYUKURKU


Syukurku untuk tidur yang lelap

Syukurku untuk bangun pagi yang segar

Syukurku untuk sarapan pagi yang nikmat

Syukurku untuk tanggungjawab yang kuemban

Syukurku untuk makan siang yang menyehatkan

Hanya kepada Allah syukurku kupanjatkan.......



Syukurku untuk materi yang kuperoleh

Syukurku untuk kesehatan yang kurasakan

Syukurku untuk kegembiraan yang kupancarkan

Syukurku untuk pengampunan yang kudapatkan

Syukurku untuk kebahagiaan yang kunikamati

Hanya kepada Allah syukurku kutambatkan.


Oleh: Helena Elizabeth Souisa

Jumat, 07 Desember 2007

REPLEKSI TAHUN 2007



Kita semua patut bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang sudah memimpin perjalanan hidup kita sampai pada bulan Desember 2007. Setiap bulan Desember adalah saat yang paling tepat meenungkan sejenak perjalanan hidup kita dan menengok kebelakang (perkara-perkara besar atau perkara-perkara kecil apa yang Tuhan sudah perbuat dalam kehidupan kita). Bulan Desember awal yang baik juga untuk memikirkan satu tahun ke depan (Tantangan, masalah, dan perkara-perkara yang baik dan indah yang bisa kita dapatkan). Apapun yang bisa kita renungkan dan pikirkan serta yang dapat kita rencanakan jangan pernah melupakan akan janji Tuhan dalam Ulangan ll : ll dikatakan : "Negeri yang dipelihara oleh Tuhan, Allahmu tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun." Tuhan senantiasa mengawasi/menjaga tanah tempat tinggal umatNya sehingga seluruh umat Tuhan aman terpelihara. Dan syarat untuk mengalami pemeliharaan Tuhan dari awal hingga akhir tahun adalah : Berpegang teguh pada seluruh perintah / Firman Tuhan. Firman Allah harus senantiasa menjadi pegangan hidup kita.

Bangsa Israel yang keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian adalah gambaran dari kita semua yang keluar dari Mesir rohani, yaitu penjajahan dosa, berjalan menuju tanah perjanjian, yaitu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu. Tuhan kita Yesus Kristus megnatakan,Ia datang agar domba-dombaNya mempunyai kehidupan yang berkelimpahan. Tanah perjanjian yang kita tuju adalah kehidupan yang berkelimpahan. Rasul Yohanes berdoa agar kita baik-baik yaitu mempunyai hidup yang berkelimpahan, jasmani dan rohani. Kalau di Mesir harus menabur benih dan megnairi tanah dengan jerih payah, di tanah perjanjian, bangsa israel mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit. Air/hujan berbicara dari Roh Kudus. Bila tetap berpegang pada seluruh perintah Tuhan, kita akan mengalami siraman hujan Roh Kudus.

Beberapa Minggu lagi kita akan mengakhiri tahun 2007, mari tempatkan diri seperti pemazmur yang mengingat apa yang dilakukannya pada awal tahun sambil memandang ke depan.

Mazmur 119:57-61......Mengingat masa lalu : ayat 57 :"You are my portion, O Lord, I have said that I would keep Your word". Ayat 58:"I entreated your favor.....". Ayat 59: "I thought my ways and turned my feet......". Ayat 60: "I made haste and did not delay to keep.....". Ayat 61: "The cords of the wicked have bound me, but I have not forgotten.....". Sejak semula, pemazmur telah berjalan sesuai dengan Firman Tuhan, bahkan ketika mengalami kesukaran, ketika tali-tali orang jahat telah membelitnya, ia tetap tidak melupakan Firman Allah.

Mazmur 119 : 62-64.........Memandang ke Depan : Ayat 62:"At midnight I will rise to give thanks........" Ayat 63: "I am a companion of all who fears you......" Ayat 64:"The earth, O Lord, is full of....." Berdiri pada akhir tahun 2007, biarlah kita seprti pemazmur, kita menoleh ke belakang, mengingat janji kita untuk tetap berpegang pada Firman Tuhan, bahkan dalam menghadapi masa-masa yang sukar. Firman Tuhan adalah kekuatan kita. Firman tuhan tidak pernah gagal dan tidak pernah kembali dengan sia-sia. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi Firman Tuhan tetap sampai selama-lamanya. Marilah kita semua berterima kasih kepada Tuhan sebab Firman-Nya telah menguatkan kita sepanjang tahun-tahun yang lalu. Sebagaimana Tuhan telah memelihara kita sepanjang tahun 2007, percayalah Ia akan tetap menjaga dan memelihara kita semua sejak awal hingga akhir tahun yang baru 2008. Tuhan memberti.


Salam, Succes is my right


Drs.Petrus Souisa,M.Ed

Helena Sabuin,M.Ed

Menyongsong Hari ibu 22 Desember 2007


TERIMA KASIH IBU


Syair ini kupersembahkan untukmu ibu.

Ribuan kilo jalan yang kaun tempuh

Lewati rintang untuk aku anakmu

Ibuku sayang masih terus berjalan

Walau tapak kaki, penuh darah......penuh nanah

Seperti udara......kasih yang engkau berikan

Tak mampu ku membalas.......ibu......ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu

Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku

Dengan apa membalas ......ibu......ibu......



Lagu yang ditenarkan oleh Iwan Fals ini, membuat kita ingat betapa besar jasa ibu, dari kita masih berada dalam kandungan, sampai sekarang sudah sebesar ini . Semua keringat , semua air mata yang ia keluarkan semata-mata untukku, ya Tuhan bagaimana caranya kita dapat membalas semua kebaikan dan ketulusan ibu. Dia yang membuat kita ini melihat dunia, dia yang merawat kita hingga dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, dia yang senantiasa setiap pagi yang menyediakan semua kebutuhan bagi anak-anaknya yang akan beranjak melakukan berbagai kegiatan. Saat dia tertidur terlihat eksprresi yang paling wajar dan paling jujur, terlihat oleh kita kulitnya yang mulai keriput, tangan yang dulunya halus membelai-belai tubuh kita ketika bayi, kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Dia yang tiap hari mengurus kebutuhan kita, yang paling rajin mengingatkan kita dan mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya yang sering sekali kita salah artikan. Begitu banyak pengorbanan yang telah dilakukannya, pengorbanan yang sangat melelahkan namun enggan dia ungkapkan atau tidak sempat lagi untuk disampaikan karena banyaknya beban yang harus dipikulnya. Pernah terdengar dengan suara yang halus "betapa lelahnya aku hari ini". Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain tak bukan adalah untuk kita semua. Tuhan, janganlah engkau cabut nyawaku dan nyawa kedua orang tuaku sebelum aku dapat membalas jasa-jasa yang telah mereka perbuat untukku, ampunilah mereka. Sayangilah mereka, seperti layaknya mereka menyayangiku dimasa aku kecil.



Kata-kata Penghibur

In Hours of Discouragement
God Is Our Encouragement
The Lord is our salvation
And our strength in every fight,
Our redeemer and protector,
Our eternal guiding light.
He has promised to sustain us,
He's our refuge from all harms,
And underneath this refuge
Are the everlasting arms,
So cast your burden on Him,
Seek His counsel when distressed,
And go to Him for comfort
When you're lonely and oppressed,
For God is our encouragement
In trouble and in trials,
And in suffering and in sorrow
He will turn our tears to smiles
Pada saat kita Putus asa,
Tuhanlah kekuatan kita
Tuhan adalah keselamatan kita,
Dan kekuatan kita dalam setiap pergumulan,
Penebus dan pelindung kita,
Penuntun abadi kita.
Ia telah berjanji untuk menabahkan hati kita,
Ia adalah perlindungan kita terhadap semua kejahatan,
dan dalam pelukan-Nya-lah
kita mendapatkan perlindungan ini.
Maka itu, bawalah beban kita kepada-Nya,
Mintalah pertolognanNya dalam kesusahan kita,
Dan pergilah menghadap-Nya untuk penghiburan
Pada saat kita merasa ditinggalkan dan tertekan,
karena Tuhan adalah kekuatan kita,
Dalam kesulitan dan percobaan,
Dan dalam penderitaan dan kesedihan,
Tangis kita akan dijadikan-Nya tawa riang.

Spirit of CHANGE

PERSEPSI POSITIF TENTANG PERUBAHAN
Charles Handy mengatakan : "Bagaimanapun, perubahan adalah kata lain dari pertumbuhan, sinonim dari kata belajar. Kita semua dapat melakukan dan menikmatinya. Jika kita mau."
Bila kita memiliki persepsi yang positif terhadap perubahan, maka kita bisa mempelajarinya. Bila kita berpikir positif mengenai perubahan, kita akan tumbuh bersama dengan perubahan itu sendiri. Jika kita memiliki niat untuk berubah, maka kita akan mengubah diri kita. Perubahan yang berada dalam satu ikatan makna dengan pertumbuhan dan belajar, akan selalu membuat diri kita lebih baik dibandingkan sebelumnya.