Senin, 08 Oktober 2007

PUISI


SEKAM TERBALASKAN AIR MATA
Yosua Indera


Kenapa batu-batu meneteskan air mata
Kenapa laju air semakin tak terasa
Apakah dia kan datang mendekat
Apakah semuanya tahu bahwa kuk itu akan kita rasa…

Oh...engkau Sang Maha Empunya semuanya ini
Dengarkanlah jeritan batu-batu di lading
Suara tangisan lagu air yang semakin menghilang

Apa guna awan hitam meneteskan air mata
Apa guna di segala penjuru terdengar teriakan
Sudah...sudah, kuk kian menghilang, batu-batuan kan’ riang…

Tetapi harapan tak jauh dari sebuah mimpi
Mimpin… mimpi yang kian semakin nyata
Bunga-bunga bangsa yang selalu menorehkan jeritan kesia-siaan…
Sudah cukup, sekam terbalaskan air mata...
LILIN KECIL, TERANG KECIL
Gibson Hutabarat
Atas meja pada kaki dian
Ada lilin lima batang
Nyala api belum terpasang
Gadis kecil dalam langkah kecil
Datang hampiri lilin-lilin kecil
Disulut api pada korek
Nyalakan lilin jadi terang
Maka gelap hilang sekejap
Hatipun riang bersuka-suka
Lilin bersinar terang benderang
Gadis di samping duduk memandang
Memperhatikan cahaya memancar
Menerangi dunianya sekitar
"Kalaulah aku bisa bersinar," bisiknya
"Tentu engkau bisa, anakku.
Bahkan lebih dari sinar kecil.
Yakinkan dirimu kuatkan hatimu
Serahkan jiwamu
Pasrahkan hidupmu
Biarkan Roh mengisi hati dan pikiranmu
Tekun berdoa waktu terang maupun gelap
Gadis kecil hatinya tersentak
Mendengar bisik lembut mendamba
Secerca harapan berbunga di dada
Menjadi terang adalah cinta dan cita
Lilin kecil nyalanya nyala sukma
Ia amati tubuh lilin-lilin kecil
Itu tubuh hancur meleleh
Hancur meleleh, hingga sirna sinar penghabisan
Terjamah hati si kecil
Akan besarnya pengorbanan lilin-lilin kecil
Rela lebuir demi terangi dunianya sekitar
Tekad telah bulat:
"Aku rindu menjadi terang kecil agar gelap lenyap berhenti terang
Tak peduli penghalang melintang
Topan badai kan kuterjang
Aku tahu tubuhku kecil
Biar kecil tak menyapa
Yang penting kebesaran jiwa
Tak kalah penting keberanian dan kebenaran
"Terang kebenaran harus memancar
Biarpun hidup susah sukar."
Jakarta, 14 Juni 2000

PERNAK-PERNIK



LUCU UNTUK DIRENUNGKAN


Lucu ya...uang Rp.50.000an kelihatan begitu besar kita bawa ke gereja, tapi begitu kecil kalau dibawa ke supermarket.
Lucu ya… 45 menit terasa lama untuk berdoa pribadi, tapi betapa pendeknya itu untuk pertandingan sepakbola.
Lucu ya...betapa lamanya 2 jam berada di gereja, tetapi betapa cepatnya 2 jam saat pemutaran fil di TV
Lucu ya… kita susah merangkai kata untuk berdoa tetapi betapa mudahnya saat ngobrol bila bertemu teman.
Lucu ya… betapa seru perpanjangan waktu sepakbola, tetapi betapa bosannya bila pendeta kelamaan berkhotbah.
Lucu ya...susah sekali baca Alkitab 5 pasal saja, tapi novel best-seller 100 halaman pun habis dilalap
Lucu ya...orang-orang pada berebut ke depan nonton sepakbola, tapi berlomba di belakang bila duduk di gereja.
Lucu ya...susahnya orang diajak partisipasi mengabarkan injil tapi betapa mudahnya menyebarkan gossip.
Ironis memang! Namun ada gunanya kita merenungkan barang ke-lucu-an tersebut.


By: OSIS SMA

AKADEMIS

WHAT'S UP?
Ujian tengah semester (mid semester test) akan diadakan pada 25-31 Oktober 2007. Untuk itu perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk ujian tersebut. Diinformasikan pula bahwa bagi seluruh siswa, pendaftaran dan perpindahan ekstrakurikuler diberikan batas akhir hingga 17 Oktober 2007. Ekstrakurikuler yang diadakan adalah: Paduan Suara, Drum Band, Drama, English Club dan Jurnalistik. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di kantor wakasek urs. Kurikulum.
Sumber:Wakasek Urs. Kurikulum

Bagi seluruh siswa yang belum menyerahkan ijazah asli sekolah asal, diharap menyerahkannya segera ke kantor registrar. Batas akhir penyerahan adalah 17 Oktober 2007.
Sumber: Registrar SLAPUR

Akan dan telah diadakan penilaian kepribadian siswa oleh semua guru, dengan mengisi rapor kepribadian. Aspek-aspek yang dinilai adalah: Kelakuan (hormat pada guru dan siswa, tertib dalam KBM, menjaga sarana sekolah dan menghindari rokok serta tindakan asusila); Kerajinan (Mengerjakan PR, hadir tepat waktu, dan aktif berpartisipasi dalam semua kegiatan kampus); Kerapian (menuruti aturan berpakaian dan kerapian yang ditetapkan sekolah). Sumber: BK

OSIS IN THIS WEEK...!






Pada Sabat pagi 29 September 2007 seksi kerohanian mengadakan kegiatan rutin mingguan yakni prayer circle. Prayer circle diadakan di depan asrama putra dengan pembicara Sdr. Sabar Aritonang. Radio OSIS 102,8 dipandu oleh Anindita Roseline dan Julio Siringoringo dengan menu acara siraman rohani pagi.
Pada malam minggu 30 September 2007 diadakan acara malam gembira bersama di SPORT HALL oleh asrama HAWK dengan acara battle dance.
Pada Minggu pagi, acara setelah doa di FG masing-masing adalah membersihkan kamar di asrama. Sementara radio OSIS 102, 8 mengudara dengan penyiar: Sri Devi Sihombing. Menu siaran adalah “bagaimana bersikap dengan teman lama.”
Pada Jumat, 5 Oktober 2007 diadakan rapat OSIS di ruangan kelas XI IPA, pukul 14.00 WIB. Pada acara chapel, ditekankan bahwa “belajar harus menjadi yang utama” oleh Ibu M. Pungus.
Minggu depan, akan diadakan: perlawatan ke gereja non-Advent pada Minggu, 14 Oktober 2007 dan perlawatan ke panti jompo. Sementara itu, radio OSIS dan prayer circle pada Sabat ditiadakan. Pada Senin 1 Oktober 2007, diadakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila oleh seksi kehidupan berbangsa & bernegara, Pembina upacara P. Souisa. Sumber: Sekretaris OSIS SMA

DIBUKA PENDIDIKAN BERKELANJUTAN "KASIH KARUNIA"


Syarat Pendaftaran : Untuk semua orang yang lemah, berdosa, dan seteru (Rom 5:6,8,10) Menerima Anugerah
kasih Karunia (Roma 5:17).
Waktu Pendaftaran : Setiap saat, mulai hari ini.
Uang Pendaftaran : Tamparan pipi kanan dan kesediaan memberikan pipi kiri (Matius 5:39).
Lama Pendidikan : Satu semester, sepanjang hayat.
SPP : Semua milik siswa, termasuk nyawanya (Lukas 14:27,33, 9:24).
Sistem Ranking : Yang terdahulu adalah yang terakhir dan yang menjadi pelayan dari semuanya
(Lukas 9 : 35).
Kurikulum : Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanku dari jalanmu dan
rancanganku dari rancanganmu (Yesaya 55:9).
Seragam : Kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan putih bersih (Wahyu 19:8). Yang diterima
hanya oleh Iman (Roma 1:17; 5:2; Galatia 2:16;3:11).
Penyalur Seragam : Koperasi Tiga Sekawan - Bapa,Anak dan Roh Kudus (Matius 28:19).
Gelar yang dicapai : MA - Menjadi Anak-anak Allah (1 Yohanes 3: 1)


Anda ditunggu untuk

SEGERA MENDAFTAR


Salam,Succes is my right

PETRUS SOUISA

BATTLE DANCE



Dalam acara malam minggu bersama (30/9-2007), asrama putra HAWK memberikan penyegaran suasana melalui battle dance yang mempertandingkan kelompok dance antarasrama. Acara tersebut diawali dengan acara perkenalan dengan seluruh penghuni kamar-kamar di asrama HAWK yang dipandu oleh Tarina dan Sharon Malau.

That’s great! Itulah kesan dari malam itu dan itulah yang menjadi senyum sepanjang malam itu. Sementara asrama Bougenvilled menggondol kemenangan untuk asrama putri dan asrama putra dimenangkan oleh asrama Cendrawasih.

Kamis, 04 Oktober 2007

BELAJAR DARI LARON MAHARAJA



Laron Maharaja, seperti dilihat dari namanya, adalah Spesies paling hebat dan unggul dari segalab Spesies Laron. Ia mempunyai sayap lebar yang mengepak dengan hebat tatkala terbang. Sebelum dewasa, ia dilahirkan sebagai larva (ulat) dan menjadi kepompong yang tinggal di dalam selaput. Dan yang sangat menarik mengenai selaput laron Maharaja adalah LEHERNYA yang begitu sempit sekali.


Untuk menjadi Laron, Kepompong laron Maharaja terpaksa keluar dari leher selaput yang sempit. Ketika melihat kepompong malang yang sedang meronta keluar dari selaput, seorang ahli Sains yang baik hati memberi bantuan dengan menggunting dan melebarkan leher pembendung supaya "MEMUDAHKAN" kepompong keluar. Dan tepat seperti yang diperkirakan kepompong keluar dengan mudah tanpa banyak meronta---tetapi hasilnya ia tidak berdaya untuk terbang, bahkan sebaliknya ia jatuh dan hanya merayap-rayap ditanah saja. Setelah beberapa hari ia mati diatas tanah dan tidak dapat hidup beterbangan di udara dengan sayap yang hebat itu.


Ternyata, untuk membuat ia terbang, ia hanya perlu menjalani proses MERONTA dan MELOLOSKAN diri keluar dari leher kepompong. Karena melalui proses meronta dan lolos inilah benda CAIR dipompa masuk ke urat-urat SAYAP yang memungkinkan terbang apabila ia keluar!


Pelajaran apa yang dapat kita ambil manfaatnya dari Kisah laron Maharaja, kisah Laron Maharaja memberi pelajaran bahwa PERJUANGAN adalah HIDUP. Kita sering mendengar Pepatah yang mengatakan "HIDUP ITU SUATU PERJUANGAN", yang dapat kita petik dari pepatah ini dan kalau kita balik uangkapan ini, maka yang kita dapatkan disana adalah "PERJUANGAN ITU HIDUP". Banyak dari kita yang mungkin tidak menyadari bahwa sejak dalam kandungan kita telah berjuang. Mungkin kita tidak suka mendengarnya, tetapi sebenarnya PERJUANGAN membuat lebih hidup dan bertenaga.


Dalam banyak kejadian, alam senantiasa memberi pelajaran kepada kita. Sebagai contoh: Pohon yang diterpa angit ribut. Ia bukan saja semakin kekar, tetapi akarnya juga tumbuh semakin mendalam ke tanah. Pohon yang berebut mendapatkan cahaya matahari di hutan rimba, akan lebih kuat dari pada tumbuhan menjalar pada batang dan dahan atau tumbuhan pakis yang tumbuh tertutup daun.


Pohon-pohon yang paling kuat di hutan bukanlah pohon yang paling di lindungi. Pohon-pohon ini harus berjuang menghadapi berbagai tantangan dari pohon-pohon lain dan mengalahkan mereka agar tetap bertahan hidup. Pohon-pohon yang berjuang melawan alam jauh lebih kuat dan keras di bandingkan pohon-pohon OAK yang terlindungi di tengahhutan. Untuk membuat RODA kereta kuda, menggunakan kayu yang berasal dari pohon-pohon yang telah berjuang, kemudian membengkokkannya menjadi segmen-segmen yang berbentuk busur tanah, tanpa menguatirkan nantinya kayu itu patah. Karena pohon-pohon itu telah berjuang, maka pohon-pohon itu tumbuh menjadi cukup kuat untuk menanggung beban-beban terberat sekalipun.

Perjuangan adalah ALAT CERDIK yang digunakan alam untuk mendorong kita agar bertumbuh, berkembang dan maju. Tanpa perjuangan, sukses merupakan sesuatu yang mustahil -- bahkan sangat tidak mungkin. Tanpa berusaha keras, jangan pernah berharap mendapat sukses yang lebih baik. Dan kalau memang hidup ini mudah, tanpa perjuangan, semua orang tentu bisa melakukannya. Hidup adalah perjuangan dan hasilnya akan dinikmati oleh mereka yang mau berhadapan dengan kesulitan, yang mau mengalahkan kesulitan dan terus bergerak menghadapi tantangan berikutnya. Selamat berjuang dan berjuang !!!!!!


Salam,succes is my right
HELENA SOUISA

Rabu, 03 Oktober 2007

NILAI-NILAI KEGAGALAN


Pada tahun 1938, SOICHIRO HONDA meng-investasikan semua uangnya untuk membuka bengkel kecil dimana ia berusaha menghasilkan Ring Piston.
Toyota ternyata menolak dengan mengatakan bahwa Soichiro Honda tidak memenuhi standar mereka.
Honda kemudian kembali bersekolah selama dua tahun ketika Desain produknya dianggap tidak jelas oleh dosennya dan teman-teman yang lain. Tetapi setelah dua tahun, desain baru di terima. Toyota memberi kontrak kepadanya, namun pada waktu itu timul masalah baru karena pihak Jepang sedang siap sedia berperang dan enggan memberi modal untuk mendirikan pabrik.
Soichiro Honda kemudian mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik sendiri. Setelah itu perang meletus dan pabriknya terbakar dua kali dan beberapa bagian pabriknya musnah.
Soichiro Honda tidak murung, tetapi bergegas keluar dan mengumpulkan karyawan agar mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal terbang AS, untuk digunakan sebagai bahan mentah di pabrik.
Kemudian gempa bumi juga menghancurkan pabrik. Akhirnya Soichiro Honda memutuskan menjual pabrik Ring Piston ke Toyota. Setelah itu Honda mencoba beberapa usaha lain tetapi semuanya gagal.
Akhirnya pada tahun 1947, setelah perang, Jepang kekuarangan bensin. Honda tidak dapat menjual mobil untuk membeli makanan bagi keluarganya.
Dalam keadaan terdesak, Honda memasang motor kecil pada sepeda dan setelah itu, seorang demi seorang tetangganya meminta Honda membuat kendaraan yang sama untuk mereka, sampai ia kehabisan motor. Kemudian Honda memutuskan untuk mendirikan pabrik motor.
Tetapi pada waktu itu, pihak pemerintah Jepang mengeluarkan undang-undang pembatasan penggunaan bahan bakar. Untuk menjalankan motornya, Honda harus menyadap DAMAR pohon pinus dan mencampurnya dengan Bensin untuk menghilangkan bau bahan bakar.
Kemudian, untuk meningkatkan modal bagi pabrik sepeda motornya, Honda menulis surat kepada 18.000 orang pemilik sepeda dan menerima 5.000 jawaban yang memberi kesanggupan meminjamkan modal kepadanya.
Ketika sepeda motor selesai dibuat, hanya sedikit orang yang membeli karena sepeda motor terlalu besar! Akhirnya ia membuat Honda Cub dan kisah selanjutnya Honda menjadi seorang yang berhasil dalam usahanya.
Pikirkan sejenak.........Apa yang akan kita lakukan jika semua usaha yang kita lakukan gagal? Sudah berusaha sebaik mungkin tetapi gagal, sudah semaximal mungkin berusaha tetapi tetap gagal? Apa yang akan kita lakukan ?
Yang dilakukan oleh Soichiro Honda adalah Mulailah bermimpi lagi ! Mimpikanlah mimpi baru..... Honbda mengatakan: Yang dilihat orang pada kesuksesan saya hanya 1 %, tetapi apa yang tidak mereka lihat adalah 99 %, yaitu kegagalan-kegalan saya.
Ada banyak nilai-nilai kegagalan yang mendatangkan keberuntungan, apabila kita menyimak kehidupan orang yang sukses, kita dapat mengumpulkan banyak di antara mereka bernasib baik karena hanya mengalami kegagalan sebenarnya. Akibat dari kegagalan itu, mereka dapat menggunakan "waktu berpikir Kreatif"........kalau mereka tidak gagal, dan menggunakan sikap yang baik, maka tidak bisa memanfaatkan peluang dari suatu ketidak beruntungan.
Sebagai contoh: Bagaimana orang Jepang dapat bangkit kembali dari kehancuran PD II untuk menjadi penguasa ekonomi yang unggul saat ini ?
Orang Jepang tidak menciptakan mobil. Tidak juga menciptakan kamera, kulkas, telivisi, AC, mesin cuci, pengisap debu atau Film. Mereka tidak menciptakan banyak benda. Apa yang mereka lakukan hanyalah "Meniru", menyempurnakan dan memperbaiki barang yang sudah ada. Mereka menggunakan Kreativitas untuk menyempurnakan barang yang sudah ada. Dan hasilnya kita dapat melihat kesuksesan mereka sekarang. Keajaiban Ekonomi Jepang mungkin bukan suatu keajaiban yang sebenarnya. MASANOBU TSUJI, otak di balik PD-II, telah merancang serangan 100 hari terhadap Asia Timur dan Australia untuk mendapatkan sumber minyak dan mineral lain. Apabila MASANOBU TSUJI menyadari bahwa Jepang tidak mungkin menang karena tentaranya tidak dapat menang, ia kembali ke Jepang dan kemudian merancang 100 tahun Jepang dalam bidang perdagangan dan ekonomi. Kita mungkin tidak menyadarinya tetapi saat ini kita sebenarnya menjadi bagian dari rancangan yang lahir dari kekalahan Jepang dalam PD-II. Akibat dari kegagalan mendatangkan keberuntungan.
Ada banyak NILAI-NILAI KEGAGALAN yang dapat kita ambil manfaatnya :
* Kegagalan bukan berarti anda gagal. Tetapi anda belum sukses, waktunya belum tiba bagi kita untuk mencapai sukses.
* Kegagalan bukan berarti anda tidak mencapai apa-apa. Tetapi anda sudah mempelajari sesuatu.
* Kegagalan bukan berarti anda bodoh karena pernah mencoba. Itu pertanda anda berani, berhati teguh, bersemangat baja dan masih memiliki keyakinan.
* Kegagalan bukan berarti anda tidak akan sukses. Tetapi dibutuhkan kesabaran.
* Kegagalan bukan berarti anda sudah berakhir. Tetapi anda masih memiliki peluang untuk memulainya kembali, dan berusaha mencari sesuatu yang baru.
* Dan kegagalan bukan berarti Tuhan sudah meninggalkan anda,t etapi Dia mempunyai rencana yang lebih baik.

Mengalami kegagalan adalah sesuatu yang wajar dan yang tidak wajar adalah kalau kita takut pada kegagalan dan tidak mau berbuat apa-apa.
Theodore Rosevelt mengatakan: "Satu-satunya orang yang tidak gagal adalah orang yang tidak berbuat apa-apa. Jangan takut pada kegagalan - dengan syarat anda tidak mengulangi kegagalan yang sama.

Semoga bermanfaat.

Salam, Success is my right
PETRUS SOUISA

Senin, 01 Oktober 2007

POJOK SENI & SASTRA

GUNAKAN SAS UNTUK MERAIH NILAI BAGUS

Setiap pelajar yang benar-benar bersekolah tentunya ingin memiliki nilai yang bagus. Dan itu diperoleh melalui kerja keras dibarengi oleh kemauan, tidak datang begitu saja atau kebetul-an.
Sebagai pelajar mempunyai kewajiban untuk belajar, sebab pelajar sekaligus generasi muda yang akan mewarisi segala perjuangan generasi tua. Dan yang namanya belajar bukanlah hanya di bangku sekolah. Kita dapat belajar di manapun kita berada. Lalu, apa sih sebenarnya motif belajar itu? Apa hanya sekadar untuk mendapat nilai bagus, atau agar pintar? Silakan jawab dalam hati Anda.
Sekarang ini para pelajar menggunakan dua sistem belajar, yaitu belajar dengan SKS (Sistem Kebut Semalam) dan SAS (Sistem Ala Semut). Dan sistem belajar SKS-lah yang paling sering dipakai. Paling mengerikan jika ia menggunakan SKS sewaktu menghadapi UAN atau Semester.
Wahai, pelajar, sebaiknya gunakanlah SAS. Jangan andalkan “jimat” atau “makan” teman sendiri untuk meraih nilai bagus. Anda akan lebih puas dan bangga bila mendapat nilai bagus dari hasil jerih payah sendiri. Belajarlah kepada semut. Perhatikan lakunya dan jadilah bijak. Belajar dan belajar, maka Anda akan pintar. Siapa yang tidak senang?

(GIBSON HUTABARAT)
PUISI...
MENYESAL (AKU)
Sam Surya (Kelas XII IPA)

Semasih masa kanak-kanak, engkau membuat gembira
Saat itu pula kau berkarya segiat-giatnya
Sehingga engkau dikenal banyak anak lainnya
Walau saat itu kau hanya makan nasi ditabur garam
Tidak pernah membuat mukamu menjadi masam
Bahkan yang terlihat hanya lekuk senyum
Waktu bekerja, kini engkau memandang sebagai pemuda gagah
Langit cerah dan alat kompasmu tak berubah…
Karena itulah, logam bertulis, kepadamu bersimbah
Bilamana engkau mencapai paruh baya saat ini
Kini kompas itu meronta di bawah kaki
Lalu kaki kirimu ke kiri dan kaki kananmu ke kiri
EMntang-mentang sudah bersayap agak mantap
Kau biarkan Lumpur berhinggap
Sehingga membuat tubuhmu terjerembab
Kini, supaya dapat bekerja hidupnya, makanan pengawet disantapnya juga sehingga rusaklah organ tubuhnya. Karena itu, sulitlah kembali bekerja.


CINTA DIMAKI

(NELES KUM—XII IPS-B)

Merayap di terik matahari
Sepi termengah kian merobek hati
Dua jejoli kini berseberangan
Dahaga kelopak mata berkedip
Tetesan air membasahi pipi
Terik matahari menyingkirkan hujan
Kesepian mengembara melampaui jiwa
Merinding betapa beratnya batu
Tak kusangka berat pula pasir
Adalah lebih berat daripada keduanya sakit hati
Terkerupuk termengah hati ini
Mengingat akan cinta pertama

Feature...
INGIN CEPAT TAPI MALAH LAMBAT

Chhiiiiiiit.....Jeder! Debraaak!
Tabrakan itu terjadi tepat di depan mata saya. Kecelakaan yang cukup mengerikan yang pertama kali saya lihat secara langsung sepanjang hidup saya. Bagaimana keadaan si korban?
Sore itu saya dan istri tercinta saya baru pulang dari kota Pasuruan. Kami meninggalkan rumah orang tua, yang terletak di Jalan Panglima Sudirman Gang 7, sekitar pukul 17.30 WIB. Pada waktu itu, entah mengapa, hari sudah mulai gelap. Mungkin sudah begitulah bumi ini, sesuai dengan perputarannya, kadang cepat gelap walaupun cuaca tidak buruk. Dengan mengendarai Kawasaki atau Kaze R 110 cc, kami melaju menembus cuaca yang agak gelap dan angin kencang. Saya tidak terlalu kencang kalau membawa motor. Rata-rata 70 km/jam. Kekasih hati saya duduk tenang di belakang. Sesekali kami bercerita untuk menghilangkan kebosanan. Dan jika sedang berbicara, tentu saja kecepatan harus saya kurangi agar suara saya dapat di dengarnya.
Jarak Pasuruan-Purwodadi kurang lebih 30 km. Waktu tempuh antara 30 sampai 45 menit, tergantung kecepatan atau situasi di jalan raya. Setelah kurang lebih 20 menit perjalanan, kami hampir tiba di Purwosari. Menurut tafsiran saya, sekitar 5 menit lagi, kami pasti sudah tiba di Purwosari. Jadi, mungkin kami sudah berada di wilayah Purwosari.
Dengan santai motor kami terus bergerak mendaki. Tiba-tiba sebuah sepeda motor Honda menyalib kami dengan kencang. Cukup membuat saya terkejut alang kepalang karena saya sedikit melamun. Belum hilang kekagetan saya, satu motor Honda lagi ikut menyalib dengan kencang juga. Saya perhatikan, rupa-rupanya mereka sedang ngebut berlomba. Dan kelihatannya mereka sudah saling kenal. Dari cara mereka berkendara, saya menarik kesimpulan, mereka agaknya tergesa-gesa. Ingin cepat sampai di tujuan. Kemana tujuan mereka? Dalam hati saya berkata, Hati-hati, Mas. Tapi saya sedikit tidak terima. Mereka menyalib seakan-akan menantang Kawasaki tunggangan kami. Saya ingin membuktikan bahwa Kaze R tidak kalah dengan Honda. Dengan semangat saya tambah gas. Istri saya sempat mengingatkan agar tidak usah terpancing. Tapi saya tidak peduli. Kedua sepeda motor itu hampir bisa kami kejar ketika sebuah mobil pick up, dari arah yang berlawanan, hendak menyalib sebuah mobil lain di depannya. Jika kita berkendara, kita harus selalu siaga. Mata harus lihai untuk menatap ke depan, baik jarak dekat maupun jauh, serta melirik ke kaca spion. Pendengaran perlu juga dipertajam untuk mendengar suara-suara kendaraan ataupun klakson. Penalaran pun tidak kalah pentingnya untuk melihat gerak-gerik kendaraan lain atau pada saat kita hendak menyalib kendaraan orang. Feeling harus kuat. Dan harus memiliki gerak reflek yang cepat.
Pada saat itu, melihat gelagat pengendara sepeda motor dan mobil pick up, saya sudah merasa akan terjadi kecelakaan. Maka kecepatan saya kurangi, dari 90 km/jam menjadi 60 km/jam, bahkan lebih kurang lagi. Saya menginjak rem tentu saja. Dan benar. Tabrakan pun terjadi. Tapi bukan motor dengan mobil, melainkan motor dengan motor. Sesama motor yang ngebut dan tidak hati-hati tadi. Sewaktu mobil pick up menyalib mobil di depannya, pengendara motor yang berada di belakang, agaknya tidak memiliki feeling atau nalar yang kuat. Dan saya yakin, pandangan matanya pun kurang fokus. Saya melihat, pengendara motor yang berada di depan sudah memperlambat kecepatannya. Keputusan yang tepat. Tetapi yang satu lagi, malah mau mencoba untuk mengejar ketertinggalannya. Bisa Pembaca bayangkan, dia kaget luar biasa. Saya yakin jantungnya berdebar kencang saat itu. Karena panik, dia banting stir ke kiri. Tapi jaraknya dengan temannya sudah sangat dekat. Maka, DEERR! Mereka jatuh terguling-guling mencium aspal. Saya tidak berani mengambil risiko. Maka mereka kami tinggalkan begitu saja. Saya tahu ini sikap yang kurang baik. Tapi ya, Tuhan, ampunilah kami. Semoga segera ada orang lain yang menolong. Sekitar 10 menit lagi kami akan sampai di rumah, di kompleks Sekolah Lanjutan Advent Purwodadi. Di sepanjang jalan mendekati rumah, saya selalu berpikir, untuk mencapai tujuan itu memang tidak mudah. Kadang kita harus menghadapi berbagai rintangan, tantangan, dan cobaan. Untuk itu kita perlu mempersiapkan dan membekali diri. Yang terutama kita harus berdoa, pasrah kepada-Nya, di samping berusaha dengan baik. Kadang kita ingin cepat sampai di tujuan, ingin cepat meraih apa yang kita dambakan, tapi malah lambat karena kita tidak berhati-hati, tidak mempunyai pandangan yang terarah, mau enaknya sendiri.
Semoga saya dan Pembaca mengambil hikmahnya.
(GIBSON HUTABARAT)

PENYULUHAN KESEHATAN OLEH LP3M




Bapak Adi Surily yang mewakili LP3M, Jumat (28/ 9) dalam acara chapel membahas mengenai pentingnya memberdayakan alam yang sesungguhnya dapat memberi faedah besar bagi kesejahteraan manusia. Dalam acara chapel ini suasana begitu memukau para guru dan para siswa dikarenakan metode mengajar Bapak Ady tersebut dibarengi dengan hal-hal yang lucu yang menantang siswa dan para guru untuk memahami dan mempraktekkannya. Berikut beberapa bagian penting yang disampaikan oleh Bapak Ady sebagai utusan LP3M: Obat bukanlah jawaban utama bagi yang memerangi penyakit, Sirkulasi darah yang lancar melalui organ-organ tubuh menentukan kesehatan seseorang.
Dengan menggunakan jari dapat memerangi penyakit,misalnya: Tindakan untuk mengurangi sakit kepala adalah tekan masing-masing ibu jari, untuk menghindari rasa ngantuk adalah tekan ibu jari secara bergantian, untuk sakit perut tekan pangkal ibu jari, Untuk memperlancar sirkulasi darah ke otak kecil tekan bagian tengah pergelangan tangan kebagian atas, untuk memperlancar pernapasan tekan bongkol ibu jari, untuk mengatasi terlambat datang bulan tekan bagian tengan ibu jari & jari kelingking. Ingatlah, jari kelingking pangkal 3 sangat berhubungan dengan ginjal dan ibu jari pangkal 2 berhubungan dengan uluh hati. Selanjutnya dipesankan untuk menekan bongkol ibu jari untuk memperlancar pernafasan, untuk mengetahui datang bulan tekan bagian tengah antara ibu jari dan jari kelingking. Berbagai obat alami lainnya dikemukakan dengan cukup jelas dengan satu harapan bahwa hidup sehat akan tercapai.
Untuk itu, jenis-jenis pengobatan alami yang telah disajikanakan diuraikan dengan teratur di MADING OSIS mulai minggu mendatang. Kita berharap acara ini akan ditindaklanjuti demi hasil maksimal. (Mawarni Lazira)

FUN HOUSE & PEMILIHAN KING/ QUEEN




SLAPUR (22/ 9) Pada tanggal 22 September 2007 yang lalu, OSIS SLAPUR mengadakan even malam gembira dengan agenda Fun House. Dalam program bulanan OSIS, kegiatan ini dilaksanakan pada minggu II, namun karena beberapa hal maka kegiatan ini baru dapat diadakan pada minggu III.
Acara ini diawali dengan pemilihan King & Queen SLAPUR, yang diraih oleh Hans Julio dan Cyntia Hutapea (SMA), sementara yang terpilih sebagai Prince and Princess adalah Reynaldo dan Gabby Havelar(SMP). Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyerahan tongkat dan mahkota king & queen.
Acara gembira ini menyediakan beberapa permainan untuk seluruh hadirin, antara lain lempar bola, lempar gelang, lomba panco, memindahkan kelereng dengan pensil dan acara Fear Factor. Pada permainan Fear Factor yang telah disahkan menjadi program semesteran OSIS akan menuju Final pada Desember mendatang. Sementara para finalis yang telah turut bertanding dilayakkan untuk maju ke tahap berikutnya. Diharapkan agar pada tahap selanjutnya “si pemberani” yang akan mengikuti Fear Factor ini akan terseleksi dengan baik. Nantikan tantangan selanjutnya pada Fear Factor mendatang. (Garry Ujudeda)

SENAM PAGI BERSAMA




SLAPUR (23/9) Sebuah kegiatan non-budgeting dan di luar program kerja OSIS telah dilaksanakan dalam acara senam pagi bersama (SKJ) di lapangan upacara SLAPUR. Dipimpin oleh instruktur, Bapak Widodo, kegiatan ini menghasilkan sebuah keceriaan dan kebugaran tubuh. Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan untuk seterusnya, dengan demikian, SLAPUR dapat memiliki grup-grup senam yang memiliki nilai jual. (Sri Devi S.)

PERLAWATAN KE GPP-HOSSANA



Purwodadi (23/9) Dalam program kerja OSIS di bawah kegiatan bulanan seksi kerohanian, maka telah diadakan perlawatan ke gereja Non Advent pada Minggu, 23 September 2007. Didampingi oleh Ibu M. Lazira, grup Crysophrase menyanyikan lagu pujian di GPP Hosana Purwodadi dan Ibu M. Lazira memberikan kesaksian pada acara kebaktian. Diharapkan acara ini membangun kerjasama yang baik dan menambah pengalaman para anggota OSIS dalam mengenal gereja-gereja non-Advent. Nantikan kegiatan berikutnya dari seksi kerohanian yang pada Kamis malam 27 September yang lalu pun mengadakan kebaktian di asrama putra dan putri. Salam OSIS Djaya! SLAPUR Oke Punya! (Ribca Sidebang)

Senin, 17 September 2007

TOPIK DOA



Marilah kita bersatu hati mendoakan sahabat kita.





ALSON ABINENO
Seksi Pendahuluan Bela Negara OSIS 2007/ 2008
yang sejak Kamis lalu dirawat di RS Panca Dharma, Sukorejo
(dalam rencana kepulangan ke Kupang pada Selasa, 18 Sept. 2007)



ULANG TAHUN BULAN SEPTEMBER...

REYNALDO VALENTINO (28 SEPTEMBER 1993)
Kelas VII, ulang tahun ke-14
GABRIELLA CALVARISTHY ALVIONITA MANUSAMA (11 SEPTEMBER 1993)
Kelas IX, ulang tahun ke-14
SEPTHA DONONA MANIK (8 SEPTEMBER 1993)
Kelas IX, Ulang tahun ke-14
RACHEL KARINA MATANARI (13 SEPTEMBER 1993)
Kelas IX, Ulangtahun ke-14
RIO ALEXANDER (10 SEPTEMBER 1992)
Kelas X-A, Ulangtahun ke-15
RENDI SEPTANA (9 SEPTEMBER 1986)
Seksi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Ulangtahun ke-21
INTAN MARGARETHA (21 SEPTEMBER 1990)
Seksi Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur OSIS SMA, Ulangtahun ke-17
JOSEPH JOHAN TAKASENSENGAN (25 SEPTEMBER 1991)
Seksi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara OSIS SMA, Ulangtahun ke-16
MOSES SUWEKO (25 SEPTEMBER 1986)
Kelas XI IPS-B, Ulangtahun ke-21
SEPTRI ALFONSUS (23 SEPTEMBER 1991)
Kelas XI IPS-B, Ulangtahun ke-16


MESCHERINA BIERE
Sekretaris OSIS SMA
Berulangtahun ke-16 pada hari ini, 17 September 2007

STEPHEN WAGIRAN
Kelas XI IPA, Ulangtahun ke-16 pada Minggu, 16 September 2007
FRANCE TUA HUTAPEA (9 SEPTEMBER 1987)
Kelas XII IPS-A, Ulangtahun ke-20
RUDYANTO (23 SEPTEMBER 1988)
Kelas XII IPS-B, Ulangtahun ke-19
YOSINA MARY JAMANG (13 SEPTEMBER 1989)
Kelas XII IPS-B, Ulangtahun ke-18
ROBERTHO KIWAK (20 SEPTEMBER 1987)
Kelas XII IPS-B, Ulangtahun ke-19
ELSYE PAMELA (11 SEPTEMBER 1990)
Kelas XII IPA, Ulangtahun ke-17
SELAMAT ULANG TAHUN

RENCANA PELAYANAN KE GEREJA NON-ADVENT


Di bawah naungan seksi Ketaqwaan kepada TUHAN Yang Maha Esa, akan diadakan perlawatan ke gereja non-Advent pada hari Minggu ini, 23 September 2007. Telah dijajaki gereja bertempat di Lawang pada hari ini, 17 September 2007 (dengan pertimbangan agar lebih dekat dan lebih mudah dijangkau) sebagai target kebaktian. Kita doakan kegiatan ini dapat berjalan baik sesuai dengan harapan dan kerinduan kita, menjalin kebersamaan dengan umat Tuhan sedunia. (ML, Koord. Sie. Ketaqwaan)

RENUNGAN MINGGU INI



Bagaimana kalau Allah punya Telepon ?


Bagaimana kalau Allah punya Telepon ? Bayangkan bila kita pada saat berdoa kita mendengar jawaban ini : “ Terima kasih Anda telah menghubungi Rumah Bapa. Pilihlah salah satu : ………tekan 1 untuk meminta ; tekan 2 untuk mengucap syukur ; tekan 3 untuk mengeluh ; tekan 4 untuk permintaan lainnya. “ Atau bagaimana jika Allah memohon maaf seperti ini : “ Saat ini semua malaikat sedang membantu yang lain, tetaplah menunggu. Panggilan anda akan dijawab sesuai dengan urutannya.” Bisakah anda bayangkan bila pada saat anda berdoa, Anda dapat merespon seperti ini: “ Jika Anda mau berbicara dengan Gabriel, tekan 1; dengan Michail, tekan 2 ; dengan malaikat Cinta ( jikalau cantik jatuh cintanya sama Saya aja ) dengan malaikat lainnya, tekan 3.” “ Jika Anda ingin mendengar nyayian raja Daud saat menunggu, tekan 4.” “ Untuk pesan tempat dirumah Bapa, tekan Y,O,H,A,N,E,S dan tekan 3,1,6. Puji Tuhan, Allah mengasihi kita, anda dapat meneleponnya setiap saat! Anda hanya perlu memanggil sekali dan Dia mendengar Anda, karena Yesus, Anda tidak akan pernah mendengar nada sibuk. Tuhan menerima panggilan dan tahu siapa pemanggilnya secara pribadi. Ketika Anda memenggil, Tuan menjawab; Anda menangis minta tolong dan Dia akan berkata : “ Ini Aku “ ( Yesaya 58 : 9 ) Ketika Anda memenggil, gunakan” Nomor Telepon Darurat” di bawah ini: Ketika dikecewakan sesama Yohanes 14 Jika ketika Anda ingin berbuah Yohanes 15 Ketika Anda berdosa Mazmur 51 Ketika Anda Khawatir Matius 6: 19-34 Untuk arti Kekristenan 1 Korintus 5:15-19 Ketika Anda menginginkan kedamaian dan ketenangan Matius 11:25-30 Butuh Motivasi Filipi 4:13 Butuh berkat I Petrus 3: 8-12 Jikalau jatuh cinta pada saya Hubungi : 021-80887207 E-mail : harapanmuliasirait@yahoo.co.id PPD Pemuritan Doulos Jakarta
Pengembangan KRISTIAN SIRAIT

PEMBENAHAN RUANG OSIS

Minggu, 16 Sept. 2007

Ruang OSIS yang baru telah dibenahi setelah sekian lama tertumpuk dan setiap seksi diberikan lemari dinas sebagai sebuah alat penyimpanan barang-barang setiap seksi. Sementara siaran Radio OSIS 102, 8 FM berlangsung pada Minggu pagi, pembenahan ruangan OSIS pun dilakukan. Maka, bagi seluruh pengurus OSIS "WAJIB" bermarkas di R. OSIS yang menyediakan beraneka informasi dan sarana komunikasi pengurus OSIS 2007 (yang dalam waktu yang sama menjadi studio siaran radio OSIS), demikian disampaikan pembina OSIS, Sabar Aritonang. (GU)

KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI 9-15 SEPTEMBER 2007

Pandaan, 14 September 2007

Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) distrik Lawang telah diadakan di Lawang pada 2-9 September menjelang KKR Akbar yang diadakan di Wisma Candrawilwatikta, Pandaan (9-15 September 2007). Para siswa SLAPUR mengikuti seluruh acara KKR dengan beberapa bison yang dipersiapkan oleh sekolah dan mobil yang secara dermawan dipersiapkan oleh keluarga Bpk. Agus dan Bapak Siringo-ringo. Acara KKR Lawang dipimpin oleh Bpk. Bambang Purnomo (Dir. Pendidikan KJKT), sementara di Pandaan, khotbah oleh Bpk. E. T. Panjaitan, MA (Dir. Pendidikan UIKB).
Pada acara KKR di Pandaan, tim paduan suara SLAPUR dipercaya sebagai pengisi acara song service dari malam ke malam, hingga malam terakhir 14 September 2007, sebab besoknya, Sabat 15 September 2007, kebaktian gabungan (SLAPUR, Prigen, Lawang, Sukorejo, Sumberwekas) diadakan di jemaat SLAPUR. Kebaktian di SLAPUR diadakan pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB, dilanjutkan dengan acara baptisan yang kudus.
OSIS menyampaikan selamat lahir baru dalam Yesus kepada beberapa anggota OSIS SLAPUR yang telah berkomitmen menerima Yesus dalam baptisan yang kudus:
1. RENDI SEPTANA
2. YUDHO DAMANIK
3. KARLI GABBY ALFRINA KARUNTU
4. GABRIELLA
5. STEFANI HANASARI SIMBOLON
Sehingga total baptisan Sabat 15 September 2007 adalah 11 jiwa. Puji TUHAN atas kelahiran baru oleh Roh ini!

TRACK AND TRAIL OSIS



SLAPUR, 14 September 2007
Dalam mengisi waktu liburan menjelang bulan ramadhan, pada Jumat 14 September 2007, OSIS SLAPUR mengadakan kegiatan cari jejak yang menempuh dua jalur (merah dan biru). Kegiatan ini dilaksanakan dengan regu-regu dari kelas kepahaman Pathfinder dan setiap regu didampingi para pembina regunya--karena dalam waktu yang sama akan menguntungkan bagi para pengikut kelas kemajuan dalam memenuhi tuntutan kelasnya. Acara diadakan pada pukul 05.00 WIB di lapangan upacara, diawali dengan ibadah singkat oleh seksi ketaqwaan kepada TUHAN Yang Maha Esa. Selanjutnya makan pagi bersama di dining room dan keberangkatan dimulai padapukul 06.00 WIB.
Sesuai dengan tujuan OSIS dalam melaksanakan kegiatan ini adalah "re-fresh", maka tujuan tersebut telah tercapai saat perjalanan panjangan yang ditempuh oleh masing-masing kelas kepahaman telah tiba di ujungnya, TELAGA, Sentul. Tampak melelahkan menyusuri sawah dan perkampungan serta berbagai panorama alam lainnya, senyum dan canda telah membuat semuanya begitu berarti. Acara selesai pada pukul 11.00 WIB, dan semua siswa kembali ke kampus SLAPUR berjalan lewat kampung Parelegi. Demikianlah kegiatan tersebut membawa kebahagiaan di balik kelelahan saat berjalan dan bergembira bersama di areal permandian, dan dalam pertandingan tarik tambang di air (antara kelas X dengan kelas XI) yang dimenangkan oleh kelas XI.
Beberapa pengalaman aneh yang terjadi dapat disampaikan sebagai berikut:
1. Sesudah semua regu tiba, pengurus OSIS yang telah membeli permen untuk dibagi-bagikan "lupa" membagikannya :-)
2. Sir Didi dan Mom Souisa bersama beberapa siswa berencana menceburkan Sir Sabar ke kolam--Dan berhasil! Sir Sabar diangkat ramai-ramai dan diceburkan ke kolam (walau dua orang yang mengangkat beliau pun terjatuh ke air)... So, Neles kehilangan kacamatanya di air (sulit dicari). Eh... gak taunya, Sir Didi juga diceburin berikutnya. Nah tinggallah Mom Souisa yang selamat (entah karena apa... oh ya, karena pergi ke Lawang belanja buah).
3. Setelah semua tiba di kampus, orang yang paling bahagia adalah kepala asrama. Karena tidak lagi pusing memikirkan penjagaan terhadap anak-anak yang akan keluar kampus (sebab semua memilih untuk tidur, karena sudah kelelahan).
Demikianlah acara tersebut berjalan dengan baik. Doa dan harapan kita bahwa kegiatan ini akan memperkembang kecintaan seluruh warga SLAPUR terhadap ciptaan-Nya dan terhadap semua yang disediakan-Nya.

Rabu, 12 September 2007

Rencana Ujung Minggu OSIS


Liburan dalam waktu dekat ini akan menjadi sebuah kesempatan bagi OSIS untuk mengadakan kegiatan pertandingan bola basket all stars putra dan putri SLA Purwodadi pada hari Kamis sore dan rekreasi ke bukit pada hari Jumat pagi.


Adapun pertandingan bola basket yang akan di laksanakan terdiri dari empat team yang masing-masing team beranggotakan enam orang yang terdiri dari dua orang siswa dari setiap kelas ( kkelas X, XI, XII). Team-team tersebut akan memperebukan gelar The Best All Stars SLA Purwodadi.


Rekreasi ke bukit pada hari Jumat akan dilaksanakan pukul 07.00-selesai WIB setelah makan pagi di diningroom SLAPUR. Untuk memeriahkan acara rekreasi tersebut dari pihak OSIS mengadakan acara Fear Factor. Acara bertantangan yang membutuhkan nyali, mental kuat, kecerdikan tetapi tidak membahayakan peserta.


Di harapkan acara ini akan sangat berguna untuk siswa dan siswi SLA Purwodadi dalam pendidikannya.

SELAMAT berlibur dan mengikuti program ujung minggu OSIS.