Kamis, 08 Mei 2008

Spirit of CHANGE

YANG HARUS BERUBAH MANUSIANYA,
BUKAN ORGANISASINYA
Sir Harvey Jones (pemimpin stasiun televisi) mengatakan: "Organisasi hanya bisa berubah jika orang-orang di dalamnya dengan sepenuh hati menyadari bahwa perubahan memang harus terjadi."
Manusia adalah soft-side perubahan dalam suatu organisasi. Bila manusianya tidak mau berubah, maka upaya untuk mengubah sistem dan proses bisnis, atau mengubah mekanisme respons trhadap perubahan, akan sia-sia. Yang harus lebih dahulu berubah adalah manusianya. Sebab organisasi, bagaimanapun, adalah sekumpulan manusia.

Artikel




SELF – LOVE

Drs. Petrus Souisa, M.Ed

Satu sebutan dan bilamana membaca ini, kita mungkin kurang berterima oleh sebab bagaimana kita harus mencintai diri sendiri.
Sebagian dari antara kita mungkin menganggap bahwa mencintai diri sendiri sama dengan mementingkan diri sendiri atau egois. Tidak, demikian sebenarnya !
Cinta diri (self – love) tidak sama dengan egoisme (selfishness). Justru sebaliknya, mengasihi/mencintai diri sendiri adalah permulaan dari kemampuan mengasihi orang lain. Dengan kata lain, kalau seseorang tidak mengasihi dirinya sendiri, mustahillah dia mampu mencintai/mengasihi sesamanya dengan sungguh-sungguh. Seseorang yang tidak dapat memahami dirinya sendiri, mustahil dia mampu memahami orang lain.
Kalau kita diharuskan memahami/mengasihi orang lain, mengapa kita tidak boleh mencintai diri sendiri ?
Cinta diri bukanlah hal yang salah. Yang menjadi pertanyaannya sekarang bagaimana kita dapat memahmi/dapat mencintai diri sendiri ?
1. Terimalah diri kita sendiri seperti apa adanya.
Kalau kita tidak dikaruniai suara yang bagus, tidak perlu me-
nganggap diri sebagai penyan yi.
Kalau kita tidak dikaruniai wajah yang tampan atau cantik tidak
perlu kita bermimpi atau berkhayal menjadi orang tampan atau
cantik.
Kalau kita tidak dikaruniai otak Jenius seperti Prof.Dr. Habibie
kita tidak perlu berkhayal menjadi orang Jenius.
Apapun atau bagaimanapun diri kita, kita harus berani berkata : ”Inilah diriku yang sebenarnya! Aku bahagia menjadi diriku! Kalau kita tidak menerima diri kita sendiri sseperti apa adanya, kita akan berperang melawan diri sendiri didalam batin.
Bertrand Russel, seorang ahli matematika dan pemenang Nobel untuk saatra tahun 1950, mengatakan:”Seseorang tidak mungkin bisa berdamai dengan orang lain sebelum dia belajar berdamai dengan dirinya sendiri.” Penerimaan diri sendiri (Self-Acceptance) ini penting sebagai langkah men uju kejenjang selanjutnya.
2. Kita harus mensyukuri keberadaan kita karena Tuhan telah mem-
perbolehkan kita hidup sehat di bumi ini dan kita juga harus yakin
bahwa tiap-tiap manusia mempunyai keunikan. Manusia memang
sering mempunyai banyak kekurangan. Namun kalau kita mau
terbuka, ,jujur dan melihat lebih dalam mungkin ada keunikan
tertentu yang dapat kita temukan dalam diri kita, dan sangat mung-
kin keunikan ini dapat kita kembangkan.
Temukan keunikan dalan diri kita. Sekarantg belum tentu kita yang sebenarnya atau kita yang paling baik. Hampir semua orang mempunyai keunikan dan kemampuan yang belum dikembangkan, kadang-kadang bahkan belum diketahui. Bahkan tidak pernah dikembangkan atau dinikmati seumur hidup.
Mudah-mudahan dengan menerima diri sendiri seperti apa adanya dan menyukuri keunikan yang kita miliki membuat kita lebih mengasihi diri sendiri yang akan membawa kemampuan untuk mengasihi orang lain. Succes is my right..

Senyum Sana Sini




Resep Hidup Sederhana



Resep di bawah ini memang sangat sederhana. Namun tidak semua orang mampu melaksanakannya. Camkan baik-baik ! Untuk seporsi sekali makan, cukup disediakan sepiring nasi putih dan segelas air putih, ditambah dengan sambal, cukup ! Cuma, sambalnya harus sambal goreng ati plus bonus.... uang cebenan tujuh !



Suatu kesederhanaan memang sulit dicari standarnya secara umum.

Jadi, kesederhaan seseorang itu tergantung dari kemampuan dan

kerelaannya untuk melakukan kesederhaan itu.


"Tuhan memelihara orang-orang sederhana."

Mazmur 116: 6a

Artikel






SELAMAT SUKSES DALAM KEGAGALAN


Drs. Petrus Souisa, M.Ed

Satu sebutan mengatakan sebagai berikut : “Kegagalan bukanlah hal yang terburuk, yang terburuk adalah jika kita tidak mau mencoba sesuatu.”

Pada umumnya semua orang ingin sukses, tidak ada orang yang mau gagal. Ingin sukses meraih apa yang kita inginkan, ingin sukses meraih apa yang kita harapkan, dan ingin sukses meraih apa yang kita cita-citakan. Namun sering kali kita semua lupa, bahwa untuk meraih kesuksesan bukanlah sesuatu hal yang mudah. Dengan kata lain keberhasilan dan kesuksesan dalam meraih apa yang kita cita-citakan akan selalu berhadapan dengan tantangan-tantangan dan berbagai hambagtan. Ibarat sebatang pohon semakin tinggi ia tumbuh, maka semakin besar pula, angina yang akan menghempaskannya. Oleh sebab itu, kalau kita mempunyai cita-cita yang tinggi, kitapun harus siap menghadapi tantangan yang setaraf dengan apa yang kita cita-citakan. Mungkin pada suatu waktu, anda pernah mengalami dimana sudah berusaha dengan sebaik-baiknya namun tetap gagal dan gagal. Kegagalan disini bukan berarti kita tidak ada harapan untuk meraih keberhasilan.
Meskipun kesuksesan kita gambarkan sebagai sesuatu yang tidak mudah diperoleh, namun kita harus punya keyakinan dan percaya bahwa pada dasarnya kesuksesan atau kegagalan itu adalah hak dan milik semua orang. Kalau orang lain bias, kenapa saya tidak bias ! Jadi, kalau sukses itu passti akan menjadi milik kita, maka untuk mencapainya tidak ada istilah kegagalan.
Seorang motivator Adi Gunawan mengatakan:”Kita pada dasarnya adalah orang sukses. Kita sukses mencapai keberhasilan atau sukses mencapai kegagalan.”
Sukses dan gagal adalah suatu proses. Orang yang sukses adalah orang yang telah melakukan sesuatu untuk bias mencapai keberhasilan. Demikian juga orang gagal. Orang gagal adalah orang yang sukses mencapai kegagalan. Mengapa dikatakan sukses mencapai kegagalan ? Kegagalan juga dicapai melalui serangkaian proses. Tidak mudah menjadi orang yang mau gagal. Perlu perjuangan untuk bias menjadi gagal.
Apabila kita mau berusaha dan sabar dalam menghadapi setiap tantangan mungkin langkah 1,2,3 kita gagal dan siapa tahu langkah berikutnya kita akan berhasil. Sudah barang tentu tiap orang punya cita-cita/keinginan yang berbeda dengan orang lain. Demikian juga tiap orang punya cara yang berbeda dalam meraih apa yang kita inginkan karena itu hasilnyapun kita berbeda. Mungkin hari ini gagal, sedangkan teman kita berhasil atau sebaliknya hari ini kita sukses sedangkan teman kita baru besok berhasil. Apabila kita gagal.tidak berhasil dalam meraih apa yang kita inginkan dan harapkan itu bukan berarti merupakan suatu kegagalan tetapi kesuksesan anda masih tertunda.

Salam,Success is my Right

Kata-kata Penghibur




This, Too, Will Pass Away


If I can endure for this minute

Whatever is happening to me,

No matter how heavy my heart is

or how dark the moment may be,

If I can remain calm and quiet

With all my world crashing about me,

If I can but keep on believing

What I know in my heart to be true.......

That darkness will pade with the morning

And that this will pass away, too.....

Then nothing in life can defeat me

For as long as this knowledge remains

I can suffer whatever is happening

For I know God will break all the chains

That are binding me tight in the darkness

And trying to fill me with fear,

For there is no ninght without dawning

And I know that my morning is near



INI PUN AKAN BERLALU


Jika aku saat ini dapat menahan

Apapun yang terjadi padaku,

Tidak peduli beratnya hatiku

Atau gelapnya dunia bagiku,

Jika aku dapat tetap tenang dan hening

Sementara dunia di sekelingku hancur,

Jika saja aku dapat terus percaya

Hal-hal yang sebenarnya aku tahu adalah benar....

Bahwa kegelapan itu akan hilang dengan datangnya pagi

Dan semua ini pun akan berlalu.....

Maka tidak sesuatu pun dapat mengalahkanku

karena selama kesadaran ini tetap ada

Aku akan dapat menahan apa pun yang terjadi

Karena aku tahu Tuhan akan memutuskan semua rantai

Yang membelengguku dengan kuat dalam kegelapan ini

Dan mencoba memenuhi diriku dengan ketakutan,

karena tidak malam tanpa fajar

Dan aku tahu bahwa sudah hampir pagi bagiku

Rabu, 09 April 2008

Artikel






MANUSIA BERENERGI TINGGI




Drs. Petrus Souisa, M.Ed




Seorang bijak mengatakan sebagai berikut:"Didalam diri kita terdapat suatu timbunan energi, yang belum digunakan, yang jumlahnya jauh lebih besar dari yang kita bayangkan bisa kita pakai. Seandainya saja kita bisa menggali 10 % dari energi ini dan menambahkannya pada energi yang sekarang kita miliki, maka hidup kita akan mengalami perubahan besar."


Kita semua tentu pernah berkenalan dengan manusia-manusia berenergi tinggi, bukan saja berkenalan dengan manusia berenergi tinggi, namun kita juga tentu pernah mengalami sendiri atau mempunyai energi yang melimpah ruah. Misalnya saja saat-saat kita dipenuhi sukacita, saat-saat dimana kita dipenuhi inspirasi.


Pada saat dimana kita merasakan hari menjadi terasa begitu pendek, dimana batas antara belajar dan bermain menjadi kabur dan akhirnya tidak bisa dibedakan lagi.


Kita tentu pernah mengingat saat dimana kita hampir tidak bisa lagi membuka mata karena mengantuk didalam kelas; tetapi kemudian menjadi begitu bersemangat pada jam olahraga. Kita tentu juga pernah mengingat bagaimana energi kita meluap-luap pada saat menyenangi sesuatu, atau pada saat menghadapi tantangan belajar atau pada saat menghadapi bahaya. Atau mungkin kita juga pernah mengalami begitu sering untuk melakukan suatu pekerjaan yang paling sederhanapun kita tidak mampu.
Mengapa sampai demikian ?


Manusia bisa diibaratkan sebuah mesin, yang bisa menjadi aus bila kurang dipakai. Di kelas mata pelajaran Fisika tentu pernah mempelajari bahwa energi Kinetis ada kaitannya dengan gerak. Hal yang sama berlaku juga dengan manusia, energinaya akan muncul bilamana dipergunakan. Dan kita tidak bisa mengorek atau menggunakannya dengan secara paksa. Seandainya saja kita bisa menggali 10 % saja dari energi dan menambahkannya pada energi yang sekarang kita miliki, maka hidup kita akan mengalami perubahan besar.
Bagaimana caranya menggali energi yang tersembunyi ?
Banyak cara yang dapat kita lakukan diantaranya :
  1. Menjaga kesegaran fisik melalui olahraga. Kesegaran fisik besar sekali pengaruhnya dalam membangkitkan energi. Beberapa puluh menit berolahraga seringkali merupakan obat yang paling mujarab bagi keletihan.
  2. Menetapkan Prioritas. Dalam menetapkan prioritas ada suatu fakta yang harus kita hadapi dalam membuat pilihan. Fakta itu adalah bahwa untuk bergerak ke satu arah tertentu, maka anda harus menghindari arah lainnya. Dalam membuat pilihan perlu ada niat yang jelas/ ada tujuan yang jelas atau sasaran yang jelas. Pilihan yang salah akan mengakibatkan kita berenergi rendah, putus asa, kecewa dan tidak ada semangat.

Oleh sebab itu perlu kita hindari sedapat mungkin pilihan yang salah dengan membuat daftar prioritas apa-apa saja yang dapat kita lakukan dalam satu hari atau mungkin dalam satu minggu. Dan kalau prioritas sudah dibuat, direncanakan dengan jelas, paling tidak akan menolong dan membangkitkan energi dan semangat.

Masih banyak cara yang lain dapat kita gunakan dalam menggali energi yang tersembunyi dalam diri kita. Dan kalau kita kaitkan dengan apa yang menjadi tujuan keberhasilan hidup kita boleh direnungkan dan dipikirkan berapa banyak energi yang kita manfaatkan dengan benar untuk menumbuhkan minat belajar di sekolah, pada waktu kegiatan belajar mengajar, waktu pelajaran tambahan, waktu studi period atau kegiatan-kegiatan yang lainnya. Marilah kita mencari cara yang tepat menggunakan dengan bijaksana kemauan, kemampuan, energi yang ada dalam diri kita untuk meraih/mencapai prestasi yang lebih baik. Dengan meminta hikmat dan bimbingan dari Allah, Ia akan memberikan yang terbaik dalam hidup kita.

Salam, Succes is my right



Rabu, 26 Maret 2008

Artikel




WAKTU.........WAKTU........


Oleh: Helena Elizabeth Souisa, M.Ed


Almarhum Bapak Mendikbud Prof. Dr. Nugroho Notosusanto, ketika menjabat sebagai Kepala Pusat Sejarah ABRI meangkap Kepala Museum ABRI Satria Mandala pernah mengatakan : "Time is not money, time is more than money, you may Lost your money but you earn it back, soon later. But if you lost time, you lost it for ever." (Waktu itu bukan uang melainkan waktu itu lebih mahal dari pada uang, anda boleh kehilangan uang, tetapi cepat atau lambat anda dapat memperolehnya kembali, tetapi kalau anda kehilangan waktu, anda akan kehilangan untuk selamanya). Ungkapan ini jelas menekankan betapa pentingnya waktu. Kalaupun ada keajaiban sehari bukan 24 jam melainkan 30 jam misalnya, akan dijamin orang tetap tidak bisa melakukan kegiatan dengan lebih baik jika tanpa melakukan kegiatan secara benar. Padahal jalan kesuksesan lebih berpijak pada kemampuan untuk memilih yang utama dan adanyanya alasan yang jelas mengapa megnerjakan yang utama itu. Setiap orang pasti berusaha mencapai sesuatu yang penting dalam hidupnya. Namun seringkali keberhasilan yang kita dambakan berada diluar jangkauan kita. Tidaklah terlalu dibesar-besarkan bila dikatakan bahwa banyak orang gagal mencapai cita-cita atau apa yang diinginkan, karena tidak dapat menggunakan waktu yang sebaikbaiknya dan tidak mampu memusatkan seluruh perhatian pada kewajiban yang harus diselesaikan pada waktu yang tepat. Sementara mengusahakan tercapainya tujuan, seringkali mempunyai kebiasaan mencemaskan apa yang telah terjadi kemarin dan mencemaskan apa yang akan terjadi besok. Kita tidak prnah akan mendapatkan keuntungan apa-apa dengan mencemaskan masa lalu kita yang sudah tidak mungkin dapat diubah lagi. Kita juga tidak akan mendapat keuntungan dengan mencemaskan apa yang akan terjadi pada diri kita dimasa depan yang mungkin berbeda dengan apa yang kita harapkan. Kalau kita menghabiskan waktu hanya untuk mencemaskan masa lalu dan apa yang akan terjadi pada diri kita di masa depan, keuntungan apa yang kita peroleh justru banyak kesempatan yang baik kita lewatkan begitu saja.

Ada tiga hal agar dapat memanfaatkan waktu secara produktif:


  1. Jangan suka menunda. Sebagai alasan melarikan diri dari pekerjaan yang datang bertubi-tubi, atau yang kurang disenangi dan bisa juga karena khawatir dengan hasil yang buruk.

  2. Tetap fokus pada prioritas. Seringkali kurang memahami mana yang harus diutamakan. Terlalu sibuk, tetapi bukan untuk melakukan hal-hal yang produktif.

  3. Tidak keluar jalur. Membelok dari rencana yang sudah ditetapkan. Seringkali dengan tidak sengaja kita keluar jaluar dari sudah direncanakan.

Dan bilamana kita menghayati karunia waktu yang Tuhan sudah berikan dengan sebaik-baiknya, mungkin pada akhirnya semua hari ini atau setiap hari dalam kehidupan kita akan disatukan menjadi seluruh kehidupan yang baik yaitu menjadi hari-hari yang sukses, membuat setiap hari kemarin menjadi kenangan yang indah, dan setiap hari esok menjadi masa depan yang penuh harapan.Salam luar biasa.


Rabu, 19 Maret 2008

CERITA BIJAK


ANAK MANJA


Ada seorang anak laki-laki hidup dengan bibinya, sejak orangtuanya meninggal. Bibinya adalah satu-satunya saudari dari ibunya. Karena dia tidak menikah dan tidak mempunyai anak, si bibi memanjakan anak itu.

Pada suatu hari anak itu mencuri sebuah buku di toko. Pemilik toko itu marah dan melaporkan hal itu kepada si bibi. Akan tetapi si bibi tidak menghardik anak laki-laki itu, ia hanya tersenyum mendengar laporan itu dan bahkan memberinya gula-gula.

Sampai waktunya anak itu tumbuh menjadi dewasa. Dia menjadi pencuri terkenal. Akhirnya ia ditangkap dan dijatuhi hukuman gantung. Orang banyak berkumpul di sekitar tiang gantungan ketika tali dipasang pada lehernya. Tiba-tiba seorang wanita menyibak kerumunan orang banyak, maju menjumpai si terhukum. Wanita itu adalah bibi yang telah membesarkan dia. Ia naik ke atas panggung, meratap sambil merangkul orang terhukum itu. Tetapi orang trhukum itu berpaling dan menggigit telinga si bibi. Dengan jeritan menahan sakit wanita itu pergi. Orang banyak marah atas perlakuan yang mengejutkan dari orang trhukum itu. Akan tetapi orang terhukum itu segera memberi isyarat kepada orang banyak supaya diam. Lalu dia menjelaskan, 'Wanita itu adalah penyebab semua ini. Jika saat aku kecil dia menghardik kesukaanku mencuri aku tidak perlu menghadapi kematian hari ini."


Pada akhirnya anak yang dimanja tidak pernah akan berterima kasih karena pernah dimanja.

KATA-KATA PENGHIBUR

THE WAY TO GOD


If my days were untroubled and my heart always light

Would I seek that fair land where there is no night?

If I never grew weary with the weight of my load

Would I search for God's peace at the end of the road?

If I never knew sickness and never felt pain

Would I reach for a hand to help and sustain?

If I walked not with sorrow and lived without loss

would my soul seek sweet solace at the foot of the cross?

If all I desired was mine day by day

Would I kneel before God and earnestly pray?

If God sent no winter to freeze me with fear

Would I yearn for the warmth of spring every year?

I ask myself this and the answer is plain.......

If my life were all pleasure and I never knew pain

I'd seek God less often and need Him much less,

For God's sought more often in times of distress,

And no one knows God or sees Him as plain

As those who have met Him on the pathway of pain.


Many are the afflictions of the righteous;

but the Lord delivers him out of them all.

Mazmur 34 : 20



JALAN MENUJU TUHAN


Apakah aku akan mencari negeri indah

di mana tidak pernah mengenal malam?

Jika aku tidak pernah merasa lelah menanggung bebanku

Apakah aku akan mencari kedamaian Tuhan di akhir jalan hidupku?

Jika aku tidak pernah kena penyakit dan tidak pernah merasakan sakit

Apakah aku akan mencari tangan yang dapat menolong dan mendukungku?

Jika aku tidak pernah mengalami kesedihan dan hidup tanpa kekurangan

Apakah jiwaku akan mencari penghiburan di kaki salib?

Jika semua keinginanku aku dapat setiap hari

Apakah aku akan berlutut di hadapan Tuhan dan berdoa dengan tulus?

Jika tuhan tidak mengirimkan musim dingin

yang membekukanku dengan ketakutan

Apakah aku akan mengharapkan kehangatan musim semi setiap tahunnya?

Semua ini aku tanyakan pada diriku sendiri dan jawabannya mudah sekali --

Jika hidupku penuh dengan kegembiraan dan

tidak pernah diganggu oleh rasa sakit

Aku tidak akan sering mencari Tuhan dan semakin tidak membutuhkanNya,

Dan tidak seorang pun akan mengenal atau melihat Tuhan dengan nyata

Kalau tidak pernah bertemu denganNya di jalan yang penuh penderitaan.



Kemalangan orang benar banyak;

tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu.

Mazmur 34:20









SENYUM ITU BERKAT


Thomton membeli seekor kuda dari Pendeta Whitefield, "Anakku, perlu kau ketahui bahwa saya ini seorang yang saleh dan taat beragama," kata si pendeta, "Dan kuda itu sudah saya miliki sejak ia masih kecil. Karena itu ia hanya bisa memahami dua perkataan saja yang selama ini kuajarkan padanya. "Amin" kalau untuk berhenti dan "Puji Tuhan" kalau begitu berjalan." Begitulah, uang pun diberikan dan Thomton langsung naik dan memacu kudanya. Kuda itu berlari dengan kencang-kencangnya melintasi sebuah padang datgar. Tapi tiba-tiba tanpa diduga, mereka tiba di hadapan sebuah jurang yang menganga. Thomton menjadi begitu panik, tapi untunglah ia teringat akan pesan pendeta itu. "Amin!" teriaknya dan dengan serta-merta kuda itu langsung berhenti - hanya beberapa sentimeter dari tepi jurang yang terjal itu. Bukan main leganya Thomton karena baru saja lepas dari bahaya yang nyaris merenggut nyawanya. Ia menengadah ke atas, lalu secara tak sengajadari mulutnya terlotnar ucapan, "Puji Tuhan."

Spirit of CHANGE




INFORMASI AKAN MEMBENTUK SIAPA ANDA


Richard Petty & John Cacioppo


"Untuk mengubah sikap, perlu lebih dulu memodifikasi informasi yang menjadi pijakan dari sikap. Untuk mengubah keyakinan seseorang, perlu lebih dulu menghilangkan keyakinan lama, atau memperkenalkan keyakinan baru."

Pepatah baru di era informasi mengatakan, "Anda adalah apa yang Anda ketahui". Informasi akan jadi penentu daya saing Anda, juga akan mengubah diri Anda. Memang akan muncul resistensi di dalam diri, namun pemenang adalah mereka yang berhasil mengatasi resistensi itu.

Dengarkan mereka bicara



PAK KUDA YANG PENGAMPUN


Suatu hari, Kancil tertangkap basah telah mencuri ketimun di ladang Pak Rusa. Maka dengan berbondong-bondong maling berkaki empat itu diarak ke kantor Pak Kuda supaya diadili. Tetapi di tengah jalan si Kancil sudah sembab dijotosi pengaraknya sampai dia setengah teler. Di kantornya, Pak Kuda bertanya, mengapa Kancil dipukuli? Massa menjawab, "Karena Kancil mencuri ketimun." Tetapi Pak Kuda berkilah, siapapun juga yang belum dihadapkan di meja pengadilan dan belum dinyatakan bersalah, kita tidak boleh main hakim sendiri. Maka proses peradilan itu pun segera dimulai. Di hadapan persidangan itu Kancil mengaku bahwa ia telah berbuat salah karena mencuri ketimun milik orang lain. "Kenapa kamu mencuri?" hardik Pak Kuda. "Saya kelaparan. Pak. Saya tidak punya pekerjaan, dan anak saya perlu makan." "Pentung gundulnya saja, Pak Kuda." teriak massa. "Iya. Pak. Setiap pencuri memang harus mati." kata yang lain pula. "Dengarlah, Saudara-saudara." lerai Pak Kuda. "Kita dapat berkata macam-macam seperti itu, karena perut kita sekarang ini lagi kenyang. Tetapi apakah kita juga dapat berkata sesuci itu jika perut kita sedang kelaparan? lanjut Pak Kuda. "Saudara kita ini mencuri karena perut yang lapar, dan bukan karena jiwanya yang lapar sehingga menimbulkan kerakusan untuk menguasai barang milik orang lain." Massa yang berkerumun itu kemudian pada berguman dengan argumentasinya masing-masing. Tetapi dari sekian banyak suara itu tak satupun yang dapat memberikan jalan keluar yang dapat mengobati perut Kancil yang lapar, kecuali satu; mereka bubar sambil membawa PR. Para binatang di hutan itu segera pulang ke rumah masing-masing dengan penuh kekecewaan. Sementara setelah meeka pergi, Pak Kuda berkata kepada Kancil. "Berusahalah engkau mendapatkan kebutuhanmu sebaik-baiknya untuk dapat bertahan hidup, tetapi jangan berbuat jahat."


*******************

Kita lebih sering menjadi polisi yang pintar mencari-cari kesalahan orang, tetapi tidak pintar untuk menjadi dokter yang dapat menyembuhkan penyakit orang.


"Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda." (Yesaya 1:16-17).

Selasa, 18 Maret 2008

ARTIKEL



MINAT BELAJAR DAN HARAPAN ORANG TUA


Oleh: Drs. Petrus Souisa, M.Ed


Dalam sebuah studi yang dibuat dan dirancang untuk menemukan mengapa siswa-siswi di Amerika sekarang menunjukkan prestasi di bawah rata-rata Internasional dalam matematika dan sains. Kalau dibandingkan dengan siswa-siswi yang berprestasi tertinggi di Jepang dan Hongkong. Harold W. Stevenson dan Shin-Ying Lee mewancarai hampir 1500 orang siswa dan ibu mereka dan ditemukan bahwa : anak-anak dari Amerika, Jepang dan Hongkong sekalipun dari latar belakang budaya yang berbeda, tidak mempunyai perbedaan dalam kemampuan intelektual bawaan mereka. Perbedaan yang nyata adalah terlihat dalam hal minat belajar dan harapan orang tua mereka. Para Ibu di Jepang dan China menaruh harapan yang lebih tinggi dalam mengantisipasi keberhasilan. Menaruh harapan dan menekankan pentingnya pendidikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain menetapkan standar pendidikan yang lebih tinggi, kaum ibu Jepang dan china lebih menekankan pentingnya kerja keras, kalau dibandingkan dengan kaum ibu di Amerika, yang lebih menekankan kemampuan bawaan anak. Sebagai contoh : Di Jepang anak-anak bersekolah 60 hari lebih lama dalam setahun di banding di Amerika (1/3 lebih banyak dari Amerika) dan mereka rata-rata harus mengerjakan PR empat jam per hari di banding rata-rata empat jam per minggu bagi anak-anak Amerika. Dari beaya yang di keluarkan, orang Jepang dan orang Amerika menghabiskan dana yang sama untuk pendidikan anak-anak mereka (+ 7 persen produk nasional bruto). Kelas-kelas sekolah Jepang mempunyai perbandingan guru-murid yang jauh lebih besar (40:1, padahal untuk sekolah di Amerika mempunyai perbandingan 25:1). Dan yang mengherankan, ternyata sekolah-sekolah Jepang tidak begitu memanfaatkan teknologi dalam ruang kelas kalau di bandingkan dengan sekolah-sekolah yang ada di Amerika pada umumnya. Perbedaan yang menyolok tampak pada ibu-ibu Jepang yang memandang pendidikan anak-anak sebagai tanggung jawab yang paling penting, memberi kesempatan kepada anak-anak untuk merasa mampu, memperkuat rasa percaya diri dan membangun keberhasilan di atas ketekunan dan keuletan mereka sendiri. Kita boleh simak dengan baik apa yang sudah ditemukan oleh Harold Stevenson dan Shin-Ying Lee dalam mengantisipasi suatu keberhasilan dan perlu mengintropeksi diri kita masing-masing apa yang sudah kita buat selama ini dalam menjalani kehidupan sehari-hari kalau dilihat dari dukungan atau harapan yang sudah diberikan oleh orang tua atau bapak/ibu guru sebagai wakil sepenuhnya dari orang tua, mungkin sudah banyak yang dibuat, bagaimana supaya kita berhasil dan mendapat dukungan sepenuhnya. Semua kegiatan yang ada di Sekolah berasrama ini dari mulai kegiatan belajar di kelas, setiap perbaktian, belajar malam ada guru yang menjaga, di kamar makan ada guru/petugas yang mendampingi dan semua kegiatan yang ada, tidak ada yang tidak di dampingi oleh Bapak/ibu guru yang menaruh harapan yang tinggi dalam mengantisipasi keberhasilan hidup khususnya di Sekolah berasrama. Untuk mengantisipasi suatu keberhasilan diperlukan kerja keras, merasa mampu, percaya diri, dan membangun keberhasilan diatas ketekunan dan keuletan sendiri. Semoga kuasa Tuhan menolong masing-masing kita untuk menumbuhkan motivasi belajar yang lebih baik, dengan demikian apa menjadi tujuan kita semua datang dan belajar di Sekolah berasrama di tempat ini dan apa yang kita cita-citakan dapat tercapai dengan sebaik-baiknya. Success is my right.


Rabu, 12 Maret 2008

Artikel

TUJUAN DAN PERANAN PAKAIAN SERAGAM
Oleh: Helena Elizabeth Souisa, M.Ed




Satu ungkapan mengatakan sebagai berikut: "Apa yang terbaik yang dapat kita capai, adalah semuanya tergantung kepada individunya."


Kalau kita simak dari ungkapan tersebut, maka prinsip inipun dapat kita terapkan dan berlaku juga pada berbagai kebutuhan yang lainnya. Sebagai contoh dalam penggunaan pakaian seragam sekolah. Tidak ada sesuatu yang sulit kita laksanakan kalau kita ada kemauan yang baik menurut pada peraturan sekolah setiap hari senin menggunakan pakaian seragam putih lengan panjang dan dasi, Hari rabu seragam batik dan dasi, Hari Selasa, Kamis, Jum'at putih lengan pendek dan dasi. Dan masih kelihatan beberapa siswa belum menyadari pentingnya penggunaan pakaian seragam sekolah secara lengkap baik SMP maupun SMA yang sudah ditentukan oleh Sekolah. Apapun menjadi alasanmu, kalau kita ada kemauan yang baik untuk melengkapi apa yang sudah dianjurkan oleh sekolah adalah sesuatu yang tidak sulit untuk kita laksanakan. Kalau kita mau simak dan telusuri penggunaan dan peranan pakaian seragam, untuk pertama kalinya penggunaan pakaian seragam digunakan dalam bidang kemiliteran. Dalam ensiklopedia Americana dikatakan bahwa peranan dan tujuan dari penggunaan pakaian seragam oleh pihak kemiliteran secara umum ada tiga yaitu:
  1. Untuk memberikan perlindungan kepada pemakainya terhadap cuaca/alam dan terhadap bahaya dari pertempuran.
  2. Untuk membedakan orang-orang militer dari orang-orang non-militer, dan untuk membedakan kawan atau lawan.
  3. Untuk membantu pemuasan faktor-faktor moril dan rasa kebersamaan dalam satu kesatuan.

Uniform/pakaian seragam modern lahir pada abad ke-17 bersamaan dengan munculnya tentara-tentara nasional di Eropah Barat dan mencapai puncak kejayaan perkembangannnya pada pertengahan abad ke-19. Dan mulai awal abad ke 20, pakaian seragam militer dibagi dalam 2 jenis:

  • Pakaian seragam upacara untuk masa damai.
  • Dan pakaian seragam lapangan untuk persembunyian dan perlindungan dalam pertempuran.

Sesudah Perang Dunia II, disemua negara didunia, pakaian seragam militer untuk tugas sehari-hari dan pakaian seragam tempur cenderung untuk sederhana, praktis dan ekonomis.

Tujuan dan peranan pakaian seragam, bagaimanapun juga dan apapun yang dikatakan oleh para ahli, pakaian seragam memang memancarkan pengaruhnya. Baik kepada si pemakainya sendiri, mapun kepada orang lain di sekitarnya. Pakaian seragam juga mempunyai peranan kejiwaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari atau dalam lingkungan sekolah antara lain untuk memberikan identitas/sebagai identitas dan untuk memupuk disiplin setiap siswa. Dan masih banyak lagi hal yang positip peranan dari pakaian seragam. Oleh sebab itu, harapan kita semua apa yang sudah diupayakan sedemikian rupa oleh sekolah dalam membangun, memupuk sikap disiplin melalaui pakaian seragam, kita dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Salam sukses luar biasa!

Jumat, 22 Februari 2008

PENGUMUMAN HASIL KELULUSAN KKM SEMESTER 1







SELAMAT ATAS KEBERHASILAN ANDA!
Kelas VII: Gabby Havelaar, Della Sinaga, Evlin Simamora, Frensisca.
Kelas VIII: Mercy, Monica, Cindy, Ruben, Wenny, Purnomo, Tomy, Yudho dan Ozzy.
Kelas IX: Stefany, Mardiyanti, Febiola, Gabriella, Tio Tarina, Yuli, Septha, Putri, Ervina, Martha, Ferry, Rachel, Daniel.
Kelas X-A: Julio, Evi Tamala, Monalisa, Debora, Ditha, Ruth Dian, Gabriella, Rikhard, Ishak, Claudia, Otniel, Lucky.
Kelas X-B: Cynthia, Kristiani, Joy, Lidya Wea, Selvy, Elisabeth, Wendy.
Kelas XI IPS-A: Yosafat, Ribka, Ronald, Elita, Joshua, Meylan, Intan, Adrielle, Victor Jerry.
XI IPS-B: Marcha, Jessy, Ava, Susi.
XI IPA: SEMUA LULUS KKM.
XII IPS-A: Sharon, Andy, Chandra, France, Yosinta, Yosua Indra, Tunjung, Asima, Joice, Allan Junet, Franko, Alfa, dan Senia.
XII IPS-B: Friska, Grace, Kiki Sabrina.
XII IPA: Claudia, Prizellya, Ribka, Merlin, Monalisa, Elsye, Marylin, Oki, Beverly, Sam Surya, Mellisa, Brata, Jonesly.
Mohon maaf bila ada kesalahan pada pembacaan pengumuman di acara Chapel. Yang terbaca pada Chapel adalah nilai psikomotor, sementara nilai yang diperhitungkan adalah nilai kumulatif.

Minum Berlebihan Menyebabkan Kematian


Dehidrasi merupakan kondisi tubuh karena kekurangan cairan. Sebelumnya ada pemikiran bahwa dehidrasi sangat berbahaya, yang sering terjadi pada seseorang yang aktif melakukan kegiatan panjang. Misalnya seorang atlet olahraga yang minum air banyak sambil berolahraga. Akibatnya, banyak orang yang membawa botol minuman ke mana-mana untuk menjaga tubuh dari dehidrasi.
Pada kenyataannya, dalam beberapa keadaan, minum air yang banyak lebih berbahaya daripada kurang cukup. Mengonsumsi air berlebihan dapat menimbulkan Hiponatremia. Itu adalah suatu kondisi kadar ion Natrium (Na+) dalam darah menjadi berkurang. Kadar normal natrium dalam darah adalah 135-145 mm. Kadar ion natrium yang rendah dalam darah dapat menyebabkan kematian. Keadaan seperti ini sering dialami oleh para pelari marathon yang disebabkan keluarnya keringat bersamaan dengan banyak meminum air. Efek ini akan lebih terasa pada wanita, karena sistem metabolisme yang berbeda.
Pada saat berlari, pelari marathon bisa kehilangan 6, 5% berat tubuhnya yang menghasilkan sejumlah panas keringat yang banyak sekali. Garam (natrium) yang ada dalam tubuh ikut keluar bersama keringat. Jika pada saat itu seorang pelari minum dalam jumlah yang sangat banyak, maka akan menurunkan kadar natrium yang ada dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan Hiponatremia.

Disadur dari buku Kimia, XI-IPA

MENGHADAPI TEKANAN WAKTU


Alkitab mengatakan dalam Roma 14, I Korintus 3, dan II Korintus 5 bahwa semua orang percaya pada suatu hari harus mempertanggungjawabkan apa yang telah mereka lakukan dalam hidup mereka.
Jarang ada orang yang memandang waktu dari segi kekekalan. Biasanya orang yang sudah sekarat atau hampir matilah yang menyadari betapa berharganya waktu yang ternyata begitu cepat berlalu. Bagaimana dengan Anda dalam menggunakan waktu?
Cara kita memperlakukan waktu seringkali menunjukkan kondisi hati kita. Kesibukan, kelelahan, atau masalah-masalah acap kali membawa kita sibuk melayani diri kita sendiri gantinya melayani TUHAN dan sesama.
Hidup ini merupakan proses pembuatan keputusan. Apa yang kita putuskan mengenai apa yang akan kita lakukan degan waktu yang kita miliki menentukan apakah kita menyia-nyiakan hidup kita dan waktu kita, ataukah kita menginvestasikannya. Untuk menginvestasikan hidup kita dan waktu kita, kita pertama-tama perlu tahu kehendak Allah. Allah akan menggeser langit dan bumi agar kita tahu kehendak-Nya bagi kita apabila kita benar-benar ingin mengetahuinya.
Ada beberapa hal mutlak yang kita ketahui dengan pasti merupakan kehendak Allah. Misalnya, adalah jelas kehendak Allah bahwa kita menyembah-Nya. Adalah jelas kehendak Allah bahwa kita memprioritaskan keinginan untuk aktif dalam tubuh Kristus dan berbuah di dalam-Nya. Hal-hal ini hendaknya tidak menjadi menu pilihan setiap hari Sabat saja, melainkan menjadi suatu kebiasaan yang begitu biasa kita lakukan sehingga jika kita tidak melakukannya, maka kita sudah bukan diri kita lagi.
Mawarni Lazira, S.Th.

GUNDAH GULANA

Risau hatiku memikirkan dirimu…
Walaupun aku tak melihatmu lagi…
Sampai saat ini…
Senyummu…
Gerakmu…
Itulah sumber bahagiaku.
Tapi kau semakin menjauh dan jauh, bagai kapal yang tak hendak berlabuh.
Aku tak mau. Aku tak ingin. Bingung!
Apa yang harus kulakukan? Aku tak mau kau tinggalkan.
Tapi aku malu walau sebenarnya hati ini mau.
Aku ingin meraihmu, menggapaimu. Haruskah aku maju? Atau malah mundur dengan malu?
Aku pasti bisa meraihmu, cinta! Menjadi milikku selamanya!
Evi Sihombing (XI IPA)

neWS!

· Attention for all students, who give not a diploma yet please give and take to the registrar office.
· Buat semua anak SLAPUR, dimohon kerelaannya mengumpulkan pakaian-pakaian yang akan dibagikan bagi kaum miskin, karena kita akan mengadakan bakti sosial.
· Selamat buat para pemenang band terbaik pada Festival Band yang lalu.
· Acara malam minggu dibawakan oleh OSIS.
· Sistem perlawatan ke asrama akan mengalami sedikit perubahan. Yang sakit dan yang absen dilawat oleh tim OSIS.
· Upacara Senin mendatang oleh kelas XI IPS.

FESTIVAL BAND PELAJAR SLAPUR 2008







Telah berlangsung dengan baik, Festival Band Pelajar yang diadakan pada Minggu malam, 18 Februari 2008 yang mengetengahkan tema THE MELODY OF LOVE. Evi Sihombing dan Yosua Indera yang menjadi pasangan serasi sebagai pembawa acara kali ini telah mengemas acara sedemikian rupa sehingga suasana malam itu penuh keceriaan.
Terdapat 9 grup band yang menampilkan kelihaiannya memainkan alat-alat masing-masing dan kemampuannya berimprovisasi. Wah, seru deh!
Sebagai pemenang pertama, dewan juri memutuskan bahwa CI Band dengan 2 buah lagunya—GARUDA PANCASILA dan SORRY.

Sementara itu, kantin Senior Class laris manis sepanjang malam penuh kenangan itu. Tentu malam yang penuh warna cerah, sebab malam ini, semua bakat seni SLAPUR terlihat jelas. Doa tutup oleh Pdt. J. Simbolon, dan acara tersebut pun menjadi kenangan manis. Semoga kegiatan ini dapat dilakukan kembali pada masa-masa mendatang sebagai sarana untuk menampung bakat-bakat seni yang terpendam dalam jiwa para pelajar SLAPUR, yang bukan hanya berbakat ngeband, tapi juga ngedance (seperti dancenya Amoy). OSIS tahun mendatang, apa kabar?