Rabu, 16 Januari 2008

DENGARKAN MEREKA BICARA




MONYET DAN BURUNG PIPIT


Adalah seekor monyet bersarang di atas sarang burung pipit. Suatu soreyang mendung, induk burung pipit kebingungan mencari anak-anaknya yang sejak tadi pada sibuk bermain jauh dari sarangnya. Memang sekarang sudah menjelang petang serta angin bertiup dengan kencang, maka dipanggil-panggilnyalah anak-anaknya supaya segera pulang ke sarang.

"Ipit, ucrit, ciyit, klinyit dan uwit-uwit, .... dimana kalian ?" Panggil induk burung pipit itu. "Ayo cepatlah pulang. Sekarang hari hampir gelap dan mungkin langit akan segera mendung. Pulanglah, Nak." Tetapi teriakan induk burung-burung kecil itu justru dilecehkan oleh monyet muda yang dengan jumawanya bergelantungan di dahan pohon kenari yang paling tinggi.

"Hahaha......., cuma angin kayak begini saja kamu sudah ketakutan. Induk Pipit. Lihatlah, aku sama sekali tidak terusik oleh angin ribut sekalipun." ejeknya. "Tapi entahlah, mungkin saja karena kamunya dasar makhluk penakut, sih."

Tetapi induk burung pipit itu tidak memasukkan semua lecehan monyet itu ke dalam hati. Karena yang diingatnya, ia harus buru-buru mendapatkan kelima anaknya itu agar pulang kembali ke sarang dan diam dengan tenang di dalamnya. Benar saja, setelah ia berjerih payah, akhirnya dapat dikumpulkannya kelima anaknya itu. Sebentar kemudian langit pun benar-benar menjadi gelap dan mungkin akan segera turun hujan yang lebat.

Di dalam sarang, mereka saling berpelukan untuk menghangatkan tubuh serta membesarkan hati. Karena burung-burung kecil itu makin takut dengan angin yang kencang dan begemuruh. Tetapi sebaliknya si monyet seperti tidak mengacuhkan cuaca buruk di antara mereka. "Lihatlah, Burung Pipit. Dengan tangan dan kakiku, dan ekorku, aku dapat kalem-kalem saja, meski angin seperti badai sekalipun. Heheheh, aku memang hebat kok." kata monyet semakin jumawa saja. Menjelang malam, mendung di langit pun tidak jadi turun sebagai hujan. Dan badai pun telah berubah menjadi angin yang sejuk, bertiup sepoi-sepoi. anak-anak burung kembali terbangun dan berusaha keluar dari sarang, tetapi induknya melarang. "Jangan, anakku. Tidak baik bermain-main di luar, di waktu hari menjelang malam begini." Mereka menurut dan masuk kembali ke bawah sayap induknya. Tetapi sebaliknya monyet justru semakin jumawa. Katanya, "Penakut amat kamu ini, Induk Pipit. Ketika angin kencang kamu ketakutan. Sekarang waktu angin menjadi semilir, kaularang anak-anakmu keluar rumah pula. Mau jadi apa anak-anakmu besok."

Tetapi induk burung pipit itu tetap diam saja tidak membalas. Memang demikianlah, angin yang bertiup sepoi-sepoimakin sejuk saja terasakan. Membuat semua mata jadi cepat mengantuk. Tetapi tak lama kemudian para burung pipit menjadi sangat terkejut, mendengar suara benda berat terjatuh dari puncak pohon disertai jeritan yang panjang.

"Aaaaa......." Bum!! Ternyata monyet trjatuh menghempas tanah. Ia mengantuk dan terlena oleh tiupan angin lembut itu. Lalai, kemudian trjatuh ke tanah!

Fatal ! Si monyet trluka parah.


MAKNA CERITA :

Waspadalah trhadap peristiwa yang mengguncangkan jiwa, tetapi juga jangan terlena oleh sesuatu yang menyejukkan. Karena kedua-duanya sama-sama akan dapat membuat kita terjatuh.

"Sebab itu siapkanlah akan budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu pernyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu." 1 Petrus 1:13-14.

Selasa, 15 Januari 2008

Artikel


PENTINGNYA DISIPLIN


Oleh: Drs. Petrus Souisa,MEd.

Helena Souisa M.Ed





Buku Pendidikan yang ditulis oleh Hamba Tuhan Mrs. Ellen G. White mengenai DISIPLIN dalam halaman 223 dan 229 dikatakan sebagai berikut: "Di seberang disiplin rumah tangga dan sekolah, semua orang harus menemui disiplin hidup yang keras. Bagaimana menemui hal ini dengan bijaksana merupakan suatu pelajaran yang harus dijelaskan kepada tiap-tiap anak dan orang muda. Salah satu dari pelajaran pertama yang perlu dipelajari seorang anak ialah pelajaran PENURUTAN. Dan tujuan disiplin ialah mendidik anak untuk mengatur diri sendiri. Ia harus diajar percaya diri dan mengendalikan diri.


Di lingkungan pendidikan kata disiplin sering salah dimengerti oleh baik siswa, guru, orang tua, dan masyarakat pada umumnya. Pengertian yang salah timbul oleh karena disiplin itu disamakan dengan hukuman atau paksaan. Tindakan mendisiplin disamakan dengan tindakan menghukum siswa yang melanggar peraturan atau memaksa siswa supaya menurut.


DR.A. Simorangkir memberikan definisi dari Disiplin sebagai berikut: "Di lingkungan pendidikan mendisiplin berarti suatu usaha memimpin seseorang untuk dapat mengendalikan pemikiran, perasaan, dan tindakannya menuju kepada pencapaian hidup yang sehat, cerdas,trampil, makmur, dan bahagia bagi dirinya sendiri. Pengendalian diri itu timbul dan berkembang atas kemauan dan usaha orang itu sendiri.


Jadi apa yang dikatakan oleh DR. A. Simorangkir selaras dengan apa yang sudah ditulis oleh Mrs. Ellen G. White dalam buku Pendidikan....... bahwa disiplin merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan.


Hendaknya dibedakan antara disiplin dengan paksaan, sekalipun bisa saja agar kia bisa berdisiplin diri harus disertai paksaan terlebih dahulu.


Kami tidak ingin memperdebatkan antara disiplin dengan paksaan, namun setiap orang yang melihat disiplin sebagai sesuatu yang merepotkan dapat ditafsirkan telah menghilangkan makna kehidupan yang sebenarnya.


Dimana sebenarnya disiplin dibuat agar hidup penuh keteraturan. Dan hanya orang-orang yang menganggap disiplin tidak lebih dari paksaan yang akhirnya akan gagal mencapai tujuan hidup. Ia tidak akan pernah mencapai puncak prestasi, karena setiap tindakan yang ia lakukan disertai banyak persungutan dan ketidak ikhlasan.


Kalau boleh dikatakan, disiplin lebih tepat dikatakan sebagai pemandu kehidupan. Ketiadaan disiplin sama artinya dengan tidak adanya panduan yang hendak membawa hidup ini paeda satu tujuan tertentu.


Perlu disimak dan dingat, kesuksesan tidak akan pernah datang apabila dalam melintasi jalan yang harus dilalui kia tidak menjalankan disiplin yang baik. Karena disiplin berfungsi sebagai panduan, sudah seharusnya kita tidak melihat disiplin sebagai perintang dalam mencapai sukses. Jangan pernah direpotkan dengan disiplin kalau ingin sukses. Disiplin jangan dianggap sebagai beban yang sarat/penuh dengan rasa keterpaksaan. Dan rasa terpaksa selamanya tidak akan membawa hasil yang maksimal. Kalau kita melakukan sesuatu dengan terpaksa dan dengan tidak dengan hati yang ikhlas maka potensi yang Tuhan sudah karuniakan dalam hidup kita dalam meraih sukses bagaimanapun tidak akan pernah keluar secara maksimal. Oleh sebab itu, coba kita perhatikan dan kita teliti, adakah orang yang sukses dengan disiplin yang rendah ? Jawabnya tentu tidak ada. Sebagian besar orang justru mengatakan ANTARA DISIPLIN DENGAN KESUKSESAN adalah SANGAT DEKAT SEKALI, yang membatasi hanyalah NASIB.


Mari kita hayati makna disiplin ini, dan mudah-mudahan kita tidak membuat pilihan yang salah tetapi sebaliknya menjadikan disiplin sebagai suatu pilihan untuk mencapai hidup yang sehat, cerdas,trampil,makmur dan bahagia. Tuhan memberkati. Success is my right.

Illustrasi



PENGAKUAN YANG MENOLONG


Pada waktu Napoleon berkuasa di negara Perancis, lebih dari satu abad yang lalu, ada seorang atheis yang bernama Charlie yang ditangkap oleh karena suatu tuduhan bahwa ia telah memfitnah seseorang. Keadaan di dalam penjara itu sangat mengecilkan hati si charlie ini dan kerjanya sehari-harian di dalam selnya tak lain adalah menggerutu dan menyesali nasibnya saja. Hal ini ditambah pula dengan keadaan sel di mana ia ditahan; sel itu sudah sangat lama usianya dan dinding-dindingnya sangat lembab sehingga kalau malam datang terasa sangat dindin. Dengan penuh kejengkelan si Charlie yang atheis ini menuliskan suatu kalimat pada dinding selnya yang lembab itu : TIDAK ADA ALLAH. Tiap-tiap hari berkali-kali Charlie membaca tulisannya itu dan ia mencoba untuk merenungkannya. Ia ingin meresapkan sampai ke hati sanubari yang trdalam bahwa Allah itu benar-benar tidak ada. Tidak berapa lama kemudian terjadilah sesuatu yang sungguh di luar dugaan Charlie. Pada dinding sel yang lembab dan kotor itu tampak sebuah tunas yang kecil. Meskipun kecil tetapi nampaknya tunas itu akan terus bertumbuh, dan Charlie menjadi sangat gembira dan berniat untuk merawat tunas itu sebaik-baiknya. Bertumbuhlah tunas itu menjadi sekuntum bunga yang menarik hati. Sekarang pada dinding yang lembab itu terdapat dua hal yang kontras: Tulisan Charlie TIDAK ADA ALLAH di satu pihak dan sekuntum bunga yang segar di lain pihak. Hal ini mau tidak mau membuat Charlie banyak berpikir. Ia melihat dua hal yang kontras itu dan setiap kali Charlie memandangi bunga yang indah itu, bunga itu seolah-olah mengatakan: "Lihatlah keindahanku.........aku ini ada yang menciptakan........"Charlie sangat sayang akan bunga ini yang merupakan hiburan satu-satunya baginya yang harus mendekam di sel yang kotor dan gelap itu. Akhirnya setelah lama merenungkan tentang bunga itu, charlie sampai pada satu kesimpulan yang tegas bahwa sebenarnya allah itu ada, yaitu Allah yang menciptakan bunga yang indah itu dan juga yang menciptakan dirinya sendiri. Bertitik tolak dari pemikirannya yang baru itu, Charlie lalu menghapus tulisan TIDAK yang pernah ia tuliskan beberapa waktu yang lalu di dinding penjara itu. Kini yang tertinggal ialah tulisan : ADA ALLAH.

Pada suatu hari penjara itu mendapat kunjungan keluarga pejabat tinggi pemerintah yang ingin meninjau keadaan di dalam penjara tersebut. Ketika mereka melihat sel-sel yang terdapat dalam penjara ini, nyonya pejabat tinggi tersebut tertarik kepada Charlie dan bunga yang sedang dirawat olehnya. Nyonya itu bertanya kepada kepala penjara mengapa Charlie ditangkap dan dipenjarakan. Kepala penjara memberikan keterangan yang menyatakan bahwa Charlie ditangkap karena fitnah dan sebagainya. Selesailah perkunjungan keluarga pejabat tinggi itu, dan kehidupan di penjara itu kembali seperti biasa.

Tak lama kemudian nyonya pejabat itu berbincang-bincang serta beramah tamah dengan Josephine, istri dari Napoleon, dan ia menceritakan tentang keanehan yang dilihatnya di penjara: Seorang tawanan yang sayang pada sekuntum bunga. Ternyata hal ini begitu memikat hati Josephine sehingga ia menceritakan hal ini kepada suaminya Napoleon. Josephine berkata:"Seorang yang begitu mengasihi sekuntum bunga tentunya tidak sampai hati untuk memfitnah manusia yang nilainya lebih dari bunga. Mungkin tuduhan fitnah atas diri Charlie itu sebenarnya tidak berdasar.........." Napoleon juga sangat tertarik hatinya, sehingga ia memerintahkan agar diadakan pemeriksaan yang teliti dan akhirnya Charlie dibebaskan dari penjara dan juga dibebaskan dari segala macam tuduhan yang pernah dilontarkan kepadanya.

Ketika Charlie keluar dari penjara, ia menjadi seorang yang lain sama sekali sebab ia percaya sekarang bahwa Allah itu ada dan Allah bersedia menolong orang yang berharap kepadanya. Itulah juga yang berulang-ulang ditekankan di dalam berita Alkitab. Mazmur 121 berkata, "Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, penjagamu tidak akan terlelap. Tuhanlah penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan.Ia akan menjaga nyawamu dari sekarang sampai selama-lamanya." (ayat2-8).

Bukankah sangat indah jikalau kita boleh mendapat pemeliharaan yang seperti itu dari Tuhan sendiri? Itulah kepercayaan orang-orang beriman kepada Tuhan mereka, dan kiranya hal ini juga boleh menggugah hati saudara untuk memandang kepada Tuhan sebagai sumber Hidup dan Perlindungan yang sejati.

Rabu, 09 Januari 2008

Cerita Bijak



SAHABAT


Pada suatu hari dua orang sahabat sepakat untuk mengadakan perjalanan jauh bersama-sama. Mereka sahabat karib yang telah mengenal satu sama lain bertahun-tahun. Yang satu berjanji kepada yang lain, "Aku akan mendampingimu dalam kesulitan dan kegembiraan. Apa pun yang terjadi aku tetap bersamamu lebih-lebih dalam kesulitan di perjalanan."

Teman yang kedua, yang sedikit lemah dan penakut sangat senang mendengar janji itu. Mereka kemudian bepergian bersama-sama. Dalam perjalanan itu mereka harus melewati sebuah hutan lebat. Karena janji itu, teman yang lemah tidak takut. akan tetapi, sesudah setengah perjalanan tiba-tiba muncul dari kejauhan seekor beruang besar. Segera teman yang kuat itu memanjat sebatang pohon untuk menyelamatkan diri, meninggalkan temannya pada nasibnya. Teman yang lemah tidak dapat mengikuti apa yang dilakukan oleh teman yang kuat. Disaat panik itu tiba-tiba muncul gagasannya. Dia segera berbaring di tanah pura-pura mati. Dia menutup matanya rapat-rapat dan tidak berani bernafas. Teman yang di atas pohon mengamati beruang mendekati sahabatnya. Beruang melangkah ke tempat orang itu berbaring, brjalan mengelilinginya, berhenti sesaat dekat telinganya, dan dengan tenang pergi menghilang. Dengan rasa lega teman yang berada di pohon turun, sementara yang satunya duduk. "Aku mengamati beruang itu tampaknya membisikkan sesuatu kepadamu," kata teman yang lebih kuat. "Ya beruang itu berbisik begitu bodohnya aku mempercayai engkau," jawab orang itu dengan sikap dingin.

Ujian terhadap suatu janji terletak dalam pemenuhan janji itu.

Selasa, 08 Januari 2008

Senyum itu berkat





Setelah mencari-cari tempat parkir selama 20 menit, seorang pengemudi mobil nekad memarkir mobilnya ditempat dilarang parkir. Pengemudi ini kemudian menulis pada sebuah kertas dan diselipkan di kaca mobilnya berbunyi : Karena saya sudah berkeliling di tempat ini selama 20 menit dan tidak dapat tempat parkir juga, maka saya terpaksa parkir ditempat ini dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.

Setelah pegemudi itu kembali pada mobilnya, ia dapatkan surat tanda tilang (bukti pelanggaran), dan ada tulisan dari petugas kepolisian berbunyi: Karena saya sudah brkeliling di tempat ini selama 20 tahun dan menindak setiap pengemudi yang tidak disiplin, maka terpaksa Saudara tetap kami tilang dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.

Kata-kata Penghibur




NEVER DESPAIR GOD'S ALWAYS THERE !


In sickness or health,

In suffering or pain,

In storm-laden skies,

In sunshine and rain

God always is there

To lighten your way

And lead you through darkness

To a much brighter day


But know that the Lord has set apart the godly for himself; the Lord hears when I call to him. Psalm 4:3


JANGAN PUTUS ASA TUHAN SELALU SIAP MEMBANTUMU !


Pada saat kita sakit atau sehat,

Dalam penderitaan atau kesakitan,

Bila awan hitam memenuhi langit,

matahari bersinar atau hujan deras

Tuhan selalu ada

Untuk menyinari jalan kita

Dan membawa kita melalui kegelapan

Menuju cahaya terang!


Ketahuilah, bahwa Tuhan telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya; Tuhan mendengarkan apabila aku berseru kepada-Nya. Mazmur 4:4

Artikel




RENCANA-RENCANA YANG BAIK


Daniel Burnham pakar perencanaan yang hidup dalam abad 19 di Chicago mengatakan: "Jangan membuat rencana/sasaran kecil-kecil;rencana/sasaran-sasaran kecil itu tidak mempunyai daya ajaib yang akan menggelorakan darah anda untuk bertindak. Susunlah rencana/sasaran-sasaran yang besar, arahkanlah pada hal-hal yang hebat dalam pekerjaan dan pengharapan."


Kelihatannya masih ada sebagaian kecil/sebagian besar diantara kita belum memiliki tujuan atau sasaran yang pasti, tepat dan jelas atau tidak menyadari pentingnya membuat suatu tujuan, belum mempunyai sasaran dan sasaran yang dibuat masih kabur.

Menyusun sasaran, memang bukanlah suatu pekerjaan yang mudah kita buat. Memnyusun sasaran menuntut keinginan yang cukup besar, menuntut keteguhan hati untuk duduk dan menyelesaikan satu demi satu apa yang kita harapkan untuk dilakukan. Menyusun sasaran juga membuatuhkan keyakinan yang tulus akan kemampuan kita untuk mencapainya. Memang sulit membuat sasaran/tujuan,namun untuk meraih sukses kita harus mempunyai tujuan/menyusun sasaran.

Dikatakan bahwa orang yang hidup tanpa tujuan seperti kapal tanpa kemudi, akan terkatung-katung dan tidak menuju suatu tempat dan pada akhirnya akan terdampar di pantai keputusasaan,kekalahan dan kesedihan.

Orang yang tidak punya sasaran atau tujuan adalah sama sulitnya mencapai tujuan yang tidak kita miliki, seperti kembali dari tempat yang belum pernah kita kunjungi.

Perlu dipikirkan......mengapa untuk menjadi sukses dalam hidup begitu penting kita harus memiliki sasaran-sasaran ?

Salah satu contoh pentingnya kita menyusun sasaran dalam meraih keberhasilan adalah kisah JOHN GODDARD yang pernah di kemukakan dalam majalah Life pada tahun 1972.

Sewaktu John Goddard berusia 15 tahun, Goddard pernah mendengar neneknya berkata, "Seandainya saja saya telah melakukan lebih banyak hal pada waktu masih muda."

John Goddard berniat bahwa ia tidak akan menjadi tua dan mengatakan hal yang sama, karena menyesali segala "SEANDAINYA SAJA" dalam hidupnya. Oleh karena itu, John Goddard duduk dan menentukan apa yang ingin dicapainya. Ia menulis secara mendetail 127 sasaran tertentu. Ia mendaftar 10 sungai yang akan diarunginya dan 17 gunung yang akan didakinya. Ia ingin mengunjungi setiap negara di dunia, ingin mengemudikan sebuah pesawat terbang, ingin menelusuri perjalanan-perjalanan Marcopolo, mengendarai kuda di dalam parade Pasadena Rpse Bowl, dan menjadi seorang dokter. John Goddard juga ingin membaca injil dan seluruh karya Plato, seluruh karya Aristoteles, Charles Dickens, Shakespeare, Winston Churchil dan selusin pengarang klasik lainnya. John Goddard juga ingin menyelam dalam sebuah kapal selam, memainkan seruling dan biola, menjadi Pandu, pergi menjalankan misi gereja, menikah dan mempunyai anak, dan membaca seluruh Encyclopedia Britanica. Ia menghafalkan seluruh daftarnya dan dapat mengulanginya kalau di minta.

Pada tahun 1972, pada usia 47 tahun, John Goddard telah melaksanakan 103 diantara 127 sasarannya. Ia membina seluruh kehidupannya di sekitar menyusun dan mencapai sasaran-sasarannya, dan berkeliling dunia memberi ceramah mengenai petualangannya serta pencapaian-pencapaiannya.

Dari kisah kehidupan John Goddar, kita dapat menarik satu pelajaran pentingnya kita membuat sasaran/tujuan yang hendak kita capai dalam hidup.

Banyak rencana-rencana kita gagal, karena rencana-rencana yang kita buat tidak mempunyai sasaran yang pasti,tepat dan jelas.

John Goddard memberikan beberapa anjuran menyusun sasaran yang harus diikuti untuk mencapai sasaran yang penting :



  1. Tentukanlah sebuah sasaran utama yang menantang dan penting bagi anda, sasaran yang dapat diukur dengan cara tertentu. Membuat sasaran yang dapat anda lakukan.


  2. Tentukanlah tanggal yang tepat dimana kita ingin mencapai sasaran itu.


  3. Tentukan dan jajagi berbagai macam pilihan yang secara sendiri-sendiri atau bersama-sama akan memungkinkan kita dapat mencapai sasaran yang sudah kita buat.


  4. Rumuskan suatu rencana tindakan yang terperinci yang sudah kita tentukan untuk kita ikuti, dengan menyebutkan secara terperinci tindakan-tindakan mana yang akan kita ambil.


  5. Menyusun sebuah daftar hambatan-hambatan besar yang harus kita atasi dalam usaha-usaha untuk mencapai sasaran.


  6. Dan menyusun sebuah daftar manfaat-manfaat penting yang akan kia terima kalau kita dapat menyelesaikan sasaran itu tepat pada waktunya.

Pentingnya memiliki sasaran, kalau kita membayangkan sasaran-sasaran yang besar, secara otomatis kita akan mengharapkan hasil-hasil yang besar dan yang perlu diingat adalah besarnya sasaran akan ditentukan oleh besarnya keinginan dan keyakinan kita. Orang yang bertekad untuk meraih keberhasilan dalam hidup harus memulai dari mana dia berada, memanfaatkan, menggunakan semua terbaik yang dia miliki dan dapatkan apa yang kita sudah rencanakan. Selamat berencana dan selamat Tahun baru 2008. Tuhan memberkati.



Salam, success is my right


Drs. Petrus Souisa, M.Ed

Spirit of CHANGE

TIGA PASANG MATA UNTUK MELIHAT PERUBAHAN
Henry David Thoureau mengatakan: "Banyak hal yang tidak terlihat, walaupun hal itu berada pada jangkauan pandangan kita, karena hal itu tidak berada dalam jangkauan intelektual kita."
Agar bisa melihat perubahan, kita perlu tiga pasang mata. Perubahan sulit dilihat secara fisik, tetapi bisa kita rasakan. Perubahan sulit dijabarkan secara verbal, tapi bisa kita rasakan. Mata hati dan mata pikiran merupakan teropong perubahan yang efektif. Berikutnya adalah kejujuran diri. Jika kita cukup jujur, kita semua ingin perubahan. Jika kita tak cukup, kita selalu terdorong untuk mempertahankan status quo.

Kamis, 20 Desember 2007

INFORMASI LIBURAN


Tentu menyenangkan berlibur akhir tahun pada momen natal dan tahun baru kali ini. Diinformasikan bahwa sejak 7 Januari 2008, kegiatan belajar mengajar telah dimulai. Nantikan agenda OSIS yang lain pada semester mendatang:
1. Festival band pelajar
2. Valentine day
3. Nonton bareng NAGABONAR JADI 2
4. dan banyak lagi...
Ingat, pastikan kita bertemu pada 7 Januari 2008! Kerinduan yang tak tertahankan untuk SLAPUR tercinta... Salam hangat dan hormat kepada orangtua serta keluarga kita di kampung masing-masing. Semoga di tahun yang baru, Allah melimpahkan berkat-Nya.

We luv u SLAPUR...

Kamis, 13 Desember 2007

Puisi




SYUKURKU


Syukurku untuk tidur yang lelap

Syukurku untuk bangun pagi yang segar

Syukurku untuk sarapan pagi yang nikmat

Syukurku untuk tanggungjawab yang kuemban

Syukurku untuk makan siang yang menyehatkan

Hanya kepada Allah syukurku kupanjatkan.......



Syukurku untuk materi yang kuperoleh

Syukurku untuk kesehatan yang kurasakan

Syukurku untuk kegembiraan yang kupancarkan

Syukurku untuk pengampunan yang kudapatkan

Syukurku untuk kebahagiaan yang kunikamati

Hanya kepada Allah syukurku kutambatkan.


Oleh: Helena Elizabeth Souisa

Jumat, 07 Desember 2007

REPLEKSI TAHUN 2007



Kita semua patut bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang sudah memimpin perjalanan hidup kita sampai pada bulan Desember 2007. Setiap bulan Desember adalah saat yang paling tepat meenungkan sejenak perjalanan hidup kita dan menengok kebelakang (perkara-perkara besar atau perkara-perkara kecil apa yang Tuhan sudah perbuat dalam kehidupan kita). Bulan Desember awal yang baik juga untuk memikirkan satu tahun ke depan (Tantangan, masalah, dan perkara-perkara yang baik dan indah yang bisa kita dapatkan). Apapun yang bisa kita renungkan dan pikirkan serta yang dapat kita rencanakan jangan pernah melupakan akan janji Tuhan dalam Ulangan ll : ll dikatakan : "Negeri yang dipelihara oleh Tuhan, Allahmu tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun." Tuhan senantiasa mengawasi/menjaga tanah tempat tinggal umatNya sehingga seluruh umat Tuhan aman terpelihara. Dan syarat untuk mengalami pemeliharaan Tuhan dari awal hingga akhir tahun adalah : Berpegang teguh pada seluruh perintah / Firman Tuhan. Firman Allah harus senantiasa menjadi pegangan hidup kita.

Bangsa Israel yang keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian adalah gambaran dari kita semua yang keluar dari Mesir rohani, yaitu penjajahan dosa, berjalan menuju tanah perjanjian, yaitu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu. Tuhan kita Yesus Kristus megnatakan,Ia datang agar domba-dombaNya mempunyai kehidupan yang berkelimpahan. Tanah perjanjian yang kita tuju adalah kehidupan yang berkelimpahan. Rasul Yohanes berdoa agar kita baik-baik yaitu mempunyai hidup yang berkelimpahan, jasmani dan rohani. Kalau di Mesir harus menabur benih dan megnairi tanah dengan jerih payah, di tanah perjanjian, bangsa israel mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit. Air/hujan berbicara dari Roh Kudus. Bila tetap berpegang pada seluruh perintah Tuhan, kita akan mengalami siraman hujan Roh Kudus.

Beberapa Minggu lagi kita akan mengakhiri tahun 2007, mari tempatkan diri seperti pemazmur yang mengingat apa yang dilakukannya pada awal tahun sambil memandang ke depan.

Mazmur 119:57-61......Mengingat masa lalu : ayat 57 :"You are my portion, O Lord, I have said that I would keep Your word". Ayat 58:"I entreated your favor.....". Ayat 59: "I thought my ways and turned my feet......". Ayat 60: "I made haste and did not delay to keep.....". Ayat 61: "The cords of the wicked have bound me, but I have not forgotten.....". Sejak semula, pemazmur telah berjalan sesuai dengan Firman Tuhan, bahkan ketika mengalami kesukaran, ketika tali-tali orang jahat telah membelitnya, ia tetap tidak melupakan Firman Allah.

Mazmur 119 : 62-64.........Memandang ke Depan : Ayat 62:"At midnight I will rise to give thanks........" Ayat 63: "I am a companion of all who fears you......" Ayat 64:"The earth, O Lord, is full of....." Berdiri pada akhir tahun 2007, biarlah kita seprti pemazmur, kita menoleh ke belakang, mengingat janji kita untuk tetap berpegang pada Firman Tuhan, bahkan dalam menghadapi masa-masa yang sukar. Firman Tuhan adalah kekuatan kita. Firman tuhan tidak pernah gagal dan tidak pernah kembali dengan sia-sia. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi Firman Tuhan tetap sampai selama-lamanya. Marilah kita semua berterima kasih kepada Tuhan sebab Firman-Nya telah menguatkan kita sepanjang tahun-tahun yang lalu. Sebagaimana Tuhan telah memelihara kita sepanjang tahun 2007, percayalah Ia akan tetap menjaga dan memelihara kita semua sejak awal hingga akhir tahun yang baru 2008. Tuhan memberti.


Salam, Succes is my right


Drs.Petrus Souisa,M.Ed

Helena Sabuin,M.Ed

Menyongsong Hari ibu 22 Desember 2007


TERIMA KASIH IBU


Syair ini kupersembahkan untukmu ibu.

Ribuan kilo jalan yang kaun tempuh

Lewati rintang untuk aku anakmu

Ibuku sayang masih terus berjalan

Walau tapak kaki, penuh darah......penuh nanah

Seperti udara......kasih yang engkau berikan

Tak mampu ku membalas.......ibu......ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu

Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku

Dengan apa membalas ......ibu......ibu......



Lagu yang ditenarkan oleh Iwan Fals ini, membuat kita ingat betapa besar jasa ibu, dari kita masih berada dalam kandungan, sampai sekarang sudah sebesar ini . Semua keringat , semua air mata yang ia keluarkan semata-mata untukku, ya Tuhan bagaimana caranya kita dapat membalas semua kebaikan dan ketulusan ibu. Dia yang membuat kita ini melihat dunia, dia yang merawat kita hingga dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, dia yang senantiasa setiap pagi yang menyediakan semua kebutuhan bagi anak-anaknya yang akan beranjak melakukan berbagai kegiatan. Saat dia tertidur terlihat eksprresi yang paling wajar dan paling jujur, terlihat oleh kita kulitnya yang mulai keriput, tangan yang dulunya halus membelai-belai tubuh kita ketika bayi, kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Dia yang tiap hari mengurus kebutuhan kita, yang paling rajin mengingatkan kita dan mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya yang sering sekali kita salah artikan. Begitu banyak pengorbanan yang telah dilakukannya, pengorbanan yang sangat melelahkan namun enggan dia ungkapkan atau tidak sempat lagi untuk disampaikan karena banyaknya beban yang harus dipikulnya. Pernah terdengar dengan suara yang halus "betapa lelahnya aku hari ini". Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain tak bukan adalah untuk kita semua. Tuhan, janganlah engkau cabut nyawaku dan nyawa kedua orang tuaku sebelum aku dapat membalas jasa-jasa yang telah mereka perbuat untukku, ampunilah mereka. Sayangilah mereka, seperti layaknya mereka menyayangiku dimasa aku kecil.



Kata-kata Penghibur

In Hours of Discouragement
God Is Our Encouragement
The Lord is our salvation
And our strength in every fight,
Our redeemer and protector,
Our eternal guiding light.
He has promised to sustain us,
He's our refuge from all harms,
And underneath this refuge
Are the everlasting arms,
So cast your burden on Him,
Seek His counsel when distressed,
And go to Him for comfort
When you're lonely and oppressed,
For God is our encouragement
In trouble and in trials,
And in suffering and in sorrow
He will turn our tears to smiles
Pada saat kita Putus asa,
Tuhanlah kekuatan kita
Tuhan adalah keselamatan kita,
Dan kekuatan kita dalam setiap pergumulan,
Penebus dan pelindung kita,
Penuntun abadi kita.
Ia telah berjanji untuk menabahkan hati kita,
Ia adalah perlindungan kita terhadap semua kejahatan,
dan dalam pelukan-Nya-lah
kita mendapatkan perlindungan ini.
Maka itu, bawalah beban kita kepada-Nya,
Mintalah pertolognanNya dalam kesusahan kita,
Dan pergilah menghadap-Nya untuk penghiburan
Pada saat kita merasa ditinggalkan dan tertekan,
karena Tuhan adalah kekuatan kita,
Dalam kesulitan dan percobaan,
Dan dalam penderitaan dan kesedihan,
Tangis kita akan dijadikan-Nya tawa riang.

Spirit of CHANGE

PERSEPSI POSITIF TENTANG PERUBAHAN
Charles Handy mengatakan : "Bagaimanapun, perubahan adalah kata lain dari pertumbuhan, sinonim dari kata belajar. Kita semua dapat melakukan dan menikmatinya. Jika kita mau."
Bila kita memiliki persepsi yang positif terhadap perubahan, maka kita bisa mempelajarinya. Bila kita berpikir positif mengenai perubahan, kita akan tumbuh bersama dengan perubahan itu sendiri. Jika kita memiliki niat untuk berubah, maka kita akan mengubah diri kita. Perubahan yang berada dalam satu ikatan makna dengan pertumbuhan dan belajar, akan selalu membuat diri kita lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Rabu, 28 November 2007

Artikel



MENUMBUHKAN MINAT MEMBACA


Oleh : Drs. Petrus Souisa, M.Ed.



Puisi yang ditulis seorang penyair wanita Amerika abad ke-19 yang bernama Emily Dickinson

yang semasa hidupnya tidak pernah publikasikan satu puisipun dan menjadi terkenal sesudah meninggal dunia. Emily Dickinson pernah menulis puisi yang berjudul There is no frigate like a book ( Tak ada bahtera bagai buku ). Diantara baris-barisnya ada yang bunyinya demikian:

There is no frigate like a book (tak ada bahtera bagai buku)

To take us lands away ( yang bisa membawa kita pergi ke berbagai daerah )

Without oppress of tall (tanpa terbebani sarana). Kita simak dan mengambil maknanya: Emily Dickinson membandingkan nilai sebuah buku dengan sebuah kapal (bahtera), ia mengatakan bahwa buku sama dengan kapal, dapat membawa kita ketempat tujuan dengan waktu yang relatif singkat, biaya yang relatif murah, badanpun tidak merasa lelah. Hanya dengan membaca buku, kita dapat mengenal dunia, tanpa harus mengunjungi tempat itu sendiri. Dan buku, bukan saja dapat membawa kita mengenal dunia masa kini, tetapi juga dapat membawa kita mengenal dunia masa lalu, bagaimana manusia-manusianya dan juga pikiran-pikirannya. Kalau diibaratkan, orang yang mempunyai banyak minat membaca berbagai bidang pengetahuan, seperti rumah yang mempunyai banyak jendela di berbagai sisinya. alau jendela sebelah utara yang kita buka akan terlihat pemandangan di utara; kalau jendela sebelah timur yang kita buka, kita dapat melihat sinar mentari pagi. Kalau jendela sisi selatan terbuka akan terlihat rumah-rumah tetangga, dan kalau jendela sebelah barat yang terbuka akan tampak pemandangan jalan. Dengan kata lain, rumah dengan banyak jendela di berbagai sisinya akan lebih baik daripada yang berjendela satu, karena pandangan akan lebih luas, di samping itu sinar juga akan lebih banyak masuk. Demikian halnya, orang yang mempunyai banyak minat membaca Ilmu dan Pengetahuan akan mempunyai pandangan yang lebih luas dengan membaca budi kita di latih bekerja, di pertajam dan akan berfungsi makin baik. Dan dengan membaca, cara dan gaya dan sikap hidup kita diperkaya, kita makin mampu melihat berbagai kemungkinan dengan pertimbangan-pertimbangan yang lebih matang. Berapa banyak waktu yang kita sudah gunakan dalam satu hari untuk membaca ? Kalau saja kita mau menyediakan waktu satu jam saja setiap hari untuk membaca maka kita berhasil mengumpulkan waktu 365 jam setahun, atau sama dengan 45 hari kerja penuh masing-masing delapan jam sehari. Kalau memang betul-betul 1 jam saja sehari kita manfaatkan menambah pengetahuan kita, dan kesempatan itu kita gunakan dengan sebaik-baiknya,maka banyak hal yang kreatif yang dapat kita ciptakan untuk masa depan kita yang lebih baik. Semoga kasih dan kuasa Tuhan menolong masing-masing kita untuk menumbuhkan minat membaca yang baik dan dengan demikian apa yang menjadi tujuan hidup atau apa yang kia cita-citakan dapat lebih tercapai dengan sebaik-baiknya.


Salam, success is my right

Drs. Petrus Souisa, M.Ed.

Rabu, 21 November 2007

ILLUSTRAITION

DAMON DAN PYTHIAS
Kisah-kisah klasik dari Yunani merupakan sumber bahan cerita yang sangat menarik sepanjang masa, karena di dalamnya kita dapat menjumpai hal-hal yang menarik perhatian. Salah satu dari sekian banyak kisah klasik itu adalah kisah mengenai Damon dan Pythias.
Damon dan Pythias adalah dua orang yang sangat erat bersahabat satu sama lainnya. Jikalau yang satu menghadapi kesulitan, yang lainnya juga ikut menanggung kesulitan temannya itu. Demikianlah persahabatan antara kedua orang itu sangat dikenal orang. Pada suatu hari Pythias berbuat suatu hal yang rupanya tidak disukai oleh raja. Raja ini memang dikenal sebagai seorang raja yang kejam dan berhati jahat, sehingga sering kali menghukum rakyatnya yang tidak bersalah. Menurut sang raja yang kejam itu Pythias telah berbuat salah kepadanya, padahal Pythias tidak merasa berbuat sesuatu yang melanggar hukum. Raja itu menyatakan keputusannya: hukuman mati dengan dipancung kepalanya. Tentu saja Pythias menjadi sangat sedih mendengar hal ini. Ia membayangkan bagaimana anak istrinya yang tinggal di tempat yang jauh; mereka tentu menanti-nantikan kedatangannya dengan penuh pengharapan. Maka Pythias mengajukan permohonan supaya sebelum hukuman mati itu dilaksanakan, ia lebih dahulu diperkenankan pulang ke rumah untuk berpamitan dengan anak istrinya. Raja yang lalim itu tidak mau memberikan ijin kepada Pythias untuk pergi, siapakah yang akan menjamin bahwa Pythias tidak akan melarikan diri? Masa ada seorang yang demikian bodoh dengan suka rela menyerahkan kepalanya untuk dipancung ?
Kesulitan ini didengar oleh teman Pythias yang setia, yaitu Damon. Damon dengan segera menghadap kepada raja dan berkata : "Ya tuanku raja, berikanlah ijin kepada Pythias untuk pulang ke rumahnya menjenguk keluarganya, sementara ia pergi biarlah aku yang menggantikan tempat Pythias di sini untuk dijadikan jaminan". Raja menjadi heran sekali keberanian Damon, ia berkata: "Hai, Damon apakah engkau yakin bahwa temanmu Pythias ini tidak akan lari begitu saja ? Kalau ia lari, bukankah engkau akan jadi korban dan kepalamu akan kupenggal sebagai ganti Pythias?" Dengan yakin Damon mengatakan kepada raja:"Ya, tuanku raja. Saya percaya bahwa Pythias akan menepati janjinya, ia akan kembali. Tetapi kalau toh tidak, aku rela berkorban demi temanku". Dengan penuh keheranan raja yang lalim ini memberikan ijin kepada Pythias untuk pergi selama beberapa waktu lamanya.
Sampailah hari yang ditentukan di mana Pythias berjanji akan kembali. Ternyata sampai siang tidak kelihatan sama sekali batang hidung Pythias. Raja yang kejam itu tersenyum kepada Damon dan berkata:"Sudah kuduga bahwa Pythias akan kabur. Sia-sia saja engkau berkorban untuk temanmu yang kabur itu. Lihat sampai saat ini ia belum datang juga. Terpaksalah aku akan memenggal kepalamu." Demikianlah akhirnya Damon dibawa ke tanah lapang dan persiapan diadakan untuk memenggal kepala Damon. Algojo telah mengasah pedangnya dan sebentar lagi pedang itu tentu akan memotong leher Damon dengan mudahnya.
Sesaat sebelum hal yang mengerikan itu terjadi, datanglah Pythias dengan keadaan tubuh yang letih sekali. Ia mengatakan bahwa ia bukannya hendak ingkar janji, tetapi keterlambatgannya itu disebabkan karena kapal yang ia tumpangi di sungai tadi tenggelam. "Nah, sekarang," demikian Pythias berkata, "aku sudah siap untuk dipenggal kepalaku........."
Apakah yang diperbuat oleh raja yang kejam itu? Ia sangat terkesan melihat kesetiaan antara Damon dan Pythias sehingga akhirnya sebagai penghargaan atas kesetiaan serta ketepatan mereka memegang janji itu, ia membebaskan Pythias dari hukuman mati itu.
Sungguh luhur budi Pythias yang begitu teguh pada janjinya dan sungguh indah kesetiakawanan yang ditunjukkan oleh Damon itu ! Alkitab memberitakan tentang Tuhan Yesus yang jauh lebih indah daripada Damon dan Pythias. Dikatakan bahwa Tuhan Yesus tidak berubah baik kemarin, hari ini sampai selamanya (Ibrani 13:8). Segala janjiNya tetap baik 2000 tahun yang lalu maupun saat ini. KasihNya juga tetap tidak brubah. Yesus masih megnasihi orang yang berdosa. KesetiaanNya juga tidak berubah. Yesus selalu menyediakan penghiburan dan pertolongan kepada mereka yang membutuhkanNya. Keselamatan dariNya juga tidak berubah. Yesus bersedia memberikan keselamatan dari belenggu dosa, maut dan iblis serta megnaruniakan hidup yang kekal kepada siapa yang mau menyambutnya.

MENYONGSONG HARI GURU 25 NOVEMBER 2007

Sajak : GURU O' GURU


BERBURU ke padang datar
Dapat rusa belang kaki
Berguru kepala ajar
Ibarat bunga kembang tak jadi
(dedikasi kepada Hari Guru dan guruku tercinta)
Dialah pemberi paling setia
Tiap akar ilmu miliknya
Pelita dan lampu segala
Untuk manusia sebelum jadi dewasa.
Dialah ibu dialah bapa juga sahabat
Alur kesetiaan mengalirkan nasihat
Pemimpin yang ditauliahkan segala umat
Seribu tahun katanya menjadi hikmat.
Jika hari ini seorang Perdana
Menteri berkuasaJika hari ini seorang
Raja menaiki takhtaJika hari ini seorang
Presiden sebuah negara
Jika hari ini seorang ulama yang mulia
Jika hari ini seorang peguam menang bicara
Jika hari ini seorang penulis terkemuka
Jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa;
Sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
Dengan lembut sabarnya mengajar tulis-baca.
Di mana-mana dia berdiri di muka muridnya
Di sebuah sekolah mewah di Ibu Kota
Di bangunan tua sekolah Hulu
TerengganuDia adalah guru mewakili seribu buku;
Semakin terpencil duduknya di ceruk desa
Semakin bererti tugasnya kepada negara.
Jadilah apa pun pada akhir kehidupanmu,
gurukuBudi yang diapungkan di dulangi ilmuPanggilan
keramat "cikgu" kekal terpahat
Menjadi kenangan ke akhir hayat. PS

Senin, 19 November 2007

KATA-KATA PENGHIBUR

Never Be Discouraged
There is really nothing we need know
or even try to understand
If we refuse to be discouraged
and trust God's guiding hand.
So take heart and meet each minute
with faith in God's great love,
Aware that every day of life
is controlled by God above.
So never dread tomorrow
or what the future brings,
Just pray for strength and courage
and trust God in all things.
And never grow discouraged
be patient and just wait
For God never comes too early
and He never comes too
late !
JANGAN PERNAH PUTUS ASA
Sebenarnya tidak ada sesuatu yang perlu kita ketahui
atau bahkan yang perlu kita mengerti
Jika kita tidak ingin putus asa
dan percaya pada bimbingan Tuhan.
Jadi, bersikaplah berani dan penuh percaya
untuk selalu menerima kasih Tuhan yang besar,
Sadarilah bahwa setiap hari dalam hidup kita ini,
dikendalikan oleh Tuhan.
Maka itu janganlah takut akan hari esok
atau apa yang akan datang,
Mintalah kekuatan dan keberanian
dan percayalah pada Tuhan dalam segala hal.
Janganlah pernah berputus asa,
Bersabarlah dan tunggulah,
Karena Tuhan tidak pernah datang terlalu dini
dan Ia tidak pernah datang terlambat!

CERITA BIJAK



TERIAKAN GEMBALA
Pada suatu hari seorang anak gembala menggembala ternaknya di padang tepi sebuah hutan. Beberapa lama kemudian ia merasa bosan karena padang itu sunyi. Dia kemudian berpikir untuk membuat sebuah lelucon. Lalu ia berteriak, "Serigala......! Serigala......! Seekor serigala menyergap dombaku ! Tolong......!"
Dia yakin orang-orang dari desa terdekat jika mendengar teriakannya akan segera datang memberi bantuan dan itu akan mengusir kebosanannya. Benar, teriakannya menarik perhatian penduduk desa, mereka segera datang bersenjatakan tongkat dan pentung, siap untuk menghalau serigala.
"Di mana serigala?!" tanya mereka ketika mereka tidak melihat serigala seekor pun. "Oh, tidak ada serigala! Saya hanya melucu saja," jawab anak gembala sambil tertawa. "Tidak bisa melucu seperti ini!" kata para penduduk desa itu dengan marah. Meeka kemudian pergi sambil bersungut-sungut.
Akan tetapi si anak gembala berbuat seperti itu untuk kedua dan ketiga kalinya, sampai akhirnya penduduk desa itu mengancam akan memukulnya jika dia berkata yang tidak benar lagi.
Pada suatu hari seekor serigala benar-benar memangsa domba-dombanya, anak gembala itu berteriak minta tolong, tetapi sia-sia. Para penduduk desa berpikir bahwa itu hanya lelucon. Akibatnya, serigala berhasil membawa lari seekor domba miliknya dan anak gembala itu pun sangat sedih.
Seorang pendusta tidak dipercaya lagi ketika ia mengatakan yang benar.

Rabu, 14 November 2007

Artikel




KEMAUAN UNTUK BERHASIL
Drs.Petrus Souisa,M.Ed



Salah satu semboyan hidup orang China mengatakan: "Carilah setiap keberhasilan, segala keuntungan yang masih tersembunyi di dalam tiap situasi hidup; juga didalam nasib yang buruk !
Satu hal yang perlu dipertanyakan pada diri kita masing-masing, seberapa jauh kemauan yang kita miliki untuk mencapai keberhasilan dalam hidup ini ? Semua orang tentu ingin hidup sukses, bahagia dan beruntung dalam hidup. Untuk mencapai hidup yang sukses di tempuh dalam berbagai cara. Menyadari akan kebutuhan hidup yang sukses, maka orang-orang besar yang sukses terdorong menyumbangkan gagasannya, menyumbangkan teorinya mengenai sukses dan bagaimana cara mendapatkannya. Banyak gagasan mereka mengenai hidup sukses dimuat pada surat-surat kabar dan majalah-majalah, bahkan sudah banyak buku mengenai sukses di terbitkan. Secara ringkas, teori mengenai sukses yang mereka ajarkan:
* Percaya bahwa sukses itu dapat dicapai.
* Perlu membuat rencana-rencana dan tujuan yang hendak dicapai secara jelas sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang ada.
* Mengerahkan segenap potensi, kemampuan yang ada secara optimal.
* Mengembangkan sikap mental yang positip, optimis, ulet, tabah dan penuh semangat.
* Bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
Setiap teori mengenai sukses umumnya dilengkapi dengan nama-nama orang sukses yang merintis dari bawah sampai mencapai puncak kejayaan dalam hidupnya. Tentu saja pelajaran mengenai sukses seperti itu sangat baik dan ada manfaatnya. Banyak teori-teori mengenai sukses yang tidak bertentangan dengan petunjuk Firman Tuhan. Namunb demikian diatas segala rencana dan tujuan yang ingin kita capai, dingatkan kalau ingin hidup sukses sebenarnya Tuhan sendiri dengan jelas mengungkapkan petunjuknya di dalam alkitab bagaimana manusia harus bertindak agar berhasil dan beruntung dalam hidupnya dengan memakai cara yang ditunjukkan Tuhan sendiri untuk mencapai keberhasilan dengan cara yang tepat. Seperti yang dikatakan dalam Yosua 1:8 (Janganlah lupa...........renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis didalamnya. Sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung). Rahasia keberhasilan dan kebahagiaan hidup, apabila kita merenungkan Firman Allah siang dan malam dan bertindak hati-hati dalam hidup ini sesuai dengan FirmanNya. Dalam ayat ini terkandung jawaban atas segala macam sukses, bukan saja dalam arti materi, tetapi juga masalah rohani dan sudah dibuktikan oleh semua orang/tokoh sukses dalam Alkitab yang mengutamakan Tuhan dan Tuhan memberkatinya secara berlimpah baik materi maupun rohani.

Salam, success is my right
Petrus Souisa